Pro Kontra Aksi 112 , Dari Mengawal Pengantin Non Muslim Sampai Pemukulan Wartawan Metro TV

image

Masshar2000.Com – Aksi pro kontra pada aksi 112 sebenarnya sudah ada sebelum di gelar hari ini .
Aksi tersebut yang direncanakan akan menggelar longmarch terpaksa tidak di ijinkan pihak kepolisian dengan alasan menjaga keamanan jelang pilkada .
NU , Muhammadiyah yang merupakan dua ormas terbesar di negara ini juga sudah menghimbau umatnya untuk tidak ikut turun kejalan pada aksi 112 tersebut.

Akhirnya setelah ada kesepakatan dengan Menkopolhukam Wiranto dengan sejumlah tokoh seperti Rizieq Shihab , Bachtiar Nasir dan kawan-kawan , aksi pun diubah menjadi doa bersama di Istiqlal.

Aksi hari inipun terbilang cukup damai dan boleh dibilang super damai .
Salah satu contohnya adalah Sikap toleransi yang ditunjukkan massa aksi 112 di pelataran Masjid Istiqlal Jakarta, Sabtu (11/2).
Mereka mengawal pengantin beragama Kristen menerobos kerumunan massa aksi 212 yang memenuhi jalanan menuju Gereja Katedral Jakarta.
Pasangan pengantin bernama Asido dan Fellicia ini dikawal dan dipayungi oleh peserta aksi 112 hingga sampai di Gereja Khatedral untuk mengucap janji suci pernikahan.

Gereja Khatedral yang lokasinya bersebelahan dengan Masjid Istiqlal memang sangat krodit. Sebab, akses menuju ke rumah ibadah umat Kristen ini menjadi salah satu titik yang paling dipadati massa aksi 112.

image

Asido tampak berjalan santai. Ia menebar senyum bahagia. Di sampingnya, sang calon istri tampak menggenggam sekuntum bunga. Beberapa peserta aksi 112 mengawal dari belakang sambil membawa payung agar pasangan pengantin itu tidak kehujanan.

Inilah Toleransi yang luput dari pemberitaan. Pasangan Asido dan Fellicia dikawal dan dipayungi menuju Gereja Katedral agar dapat menjalankan pernikahan,” tulis megasusanto saat memposting foto pasangan pengantin Asido dan Fellicia yang sedang dipayungi menuju Gereja Katedral, Sabtu (11/2/2017).

Aksi 112 yang dipusatkan di Masjid Istiqlal dihadiri ratusan ribu umat Islam. Beberapa tokoh Islam dan tokoh politik hadir dalam agenda tersebut.

Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, juga tampak hadir dalam kegiatan dzikir dan doa tersebut.
Hadir pula Hatta Rajasa dan Hidayat Nur Wahid, guru besar IPB, Prof Didin Hafidudin, mantan Ketua MPR yang juga pendiri PAN, Amin Rais, dan sejumlah tokoh lainnya.

Selain , itu ada juga aksi yang tidak baik ditunjukkan peserta aksi , yaitu pemukulan dan pelemparan air mineral ke wartawan Metrotv dan kameramennya.
Dessy wartawan metrotv sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Dalam laporannya Dessy mengatakan dirinya dirinya ditendang bahkan dipukul dengan bambu pada kepalanya , sedangkan kameramennya ditendang .

image

Tentu saja ini menodai aksi damai yang disuarakan panitia aksi. Belum ada klarifikasi resmi dari panitia terkait kejadian ini.
Dewan pers sendiri menyayangkan tindakan ini. Profesi jurnalistik itu dilindungi undang-undang , bahkan melarang wartawan meliput berita saja dilarang , apalagi sampai ada penganiayaan .Ini harus segera ditindak , supaya kedepannya tidak terulang lagi , jangan sampai hanya karena dilakukan massa dan tidak ditindak , kan ada panitianya .

Sementara pihak Global TV juga melayangkan kekecewaannya saat meliput .
Wartawan Global TV tersebut diteriaki dengan kasar oleh sejumlah peserta aksi.
Mereka menganggap semua media dalam meliput dan memberitakan Rizieq Shihab tidak sopan karena tanpa menyebut kata ” HABIB ” di depannya.
Beruntung wartawan Global TV ini tidak mendapatkan kekerasan fisik seperti rekannya dari Metrotv .

Bagaimanapun tindakan tidak terpuji oleh para peserta aksi tersebut tetap tidak dibenarkan , karena wartawan dalam menjalankan profesinya dilindungi undang-undang .
Melarang wartawan meliput saja dilarang apalagi menganiaya .
Ini harus ditindak , supaya kedepannya tidak terjadi lagi , dan jangan hanya karena dilakukan oleh massa maka tidak ditindak , mereka punya koordinator dan panitia ..Jadi tidak sulit sebenarnya untuk ditindak .

Salam Literasi …

BACA JUGA :

Kronologi pemukulan wartawan Metrotv pada aksi 112

Wartawan Global TV diteriaki peserta Aksi 112 ” Kalau meliput Rizieq Shihab yang sopan , harus pakai HABIB “

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s