Iklan
Oleh: masshar2000 | 17 Februari 2017

Bolehkah Wanita Muslim Menyemir Rambutnya Yang Beruban ?

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com – Dalam menjalani hidup ,  pastilah kita mengalami fase-fase perubahan dari waktu ke waktu.
Di mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga tua. Dari fase dewasa menuju tua inilah keadaan fisik mulai berubah. Kulit yang mulai mengendur dan juga rambut yang mulai memutih.

Banyak orang khususnya kaum wanita yang ingin menyemir rambutnya kembali. Mereka melakukan itu karena ingin warna rambutnya kembali seperti semula yaitu berwarna hitam sehingga nampak lebih muda . Namun, apa hukumnya wanita yang menyemir rambut dalam Islam?

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nasrani itu tidak menyemir uban. Oleh karena itu selisihilah mereka,” (HR. Bukhari no 3275 dan Muslim no 80).

Hadits ini adalah yang menunjukkan adanya anjuran untuk mengubah warna uban dengan yang lainnya dalam rangka menyelisihi orang-orang Yahudi yang memiliki ciri khas tidak mau mengubah warna uban.

Akan tetapi, diharamkan seorang muslimah mengubah warna rambutnya dengan warna hitam atau mencabut ubannya karena perbuatan semacam itu mengandung kedustaan dan penipuan. Seseorang yang melakukannya berarti menyembunyikan ciptaan Allah dan berbangga dengan keadaan yang tidak sebenarnya.

Yang disunnahkan baginya adalah mewarnai rambutnya dengan selain warna hitam, sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Fathu Makkah ketika melihat Abu Quhafah, ayah Abu Bakr ash-Shiddiq radhiyallahu anhu, telah memutih seluruh rambutnya dan janggutnya, bersabda, “Ubahlah warna rambut ini dan jauhilah warna hitam,” (HR. Imam Muslim dalam Kitabul Libaas bab “Istihbab Khidlabisy Syaib”).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Akan ada suatu kaum pada akhir zaman yang menyemir rambutnya dengan warna hitam seperti dada-dada burung merpati. Mereka tidak akan mendapati bau surga,” (Dishahihkan Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 3548).

Adapun seorang wanita yang menyemir warna rambutnya yang aslinya hitam menjadi warna yang lain, maka hal ini termasuk perkara yang sia-sia karena sesungguhnya tidak ada sebab yang mendorong untuk mengubah warna rambut tersebut.
Rambut yang hitam itu indah dan bukan merupakan sesuatu yang buruk yang harus diubah. Selain itu juga dikhawatirkan perbuatan tersebut menyerupai wanita-wanita non Muslim.

Oleh karena itu, hendaklah seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir bertakwa kepada Rabbnya dengan menjauhi perbuatan yang telah diancam oleh Rasullullah shallahu ‘alaihi wa sallam dengan ancaman yang keras ini dan segera kembali kepada ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Sebenarnya Islam sudah memberikan kemudahan bagi para wanita yang rambutnya sudah beruban supaya tetap percaya diri , yaitu dengan memakai hijab .
Rambut merupakan mahkota bagi seorang wanita. Dan sebagai wanita muslimah ia wajib menutup mahkotanya itu.
Hal ini dilakukan agar mahkota indahnya tidak mudah dilihat oleh orang lain, terutama bagi orang yang bukan mahramnya. Sebab, kehormatan bagi seorang muslimah ialah dengan menjaga harta berharga yang ada dalam dirinya. Salah satunya ialah rambut.

image

Foto : instagram @dianoliviarasya

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum …

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: