Menghina Presiden Saat Pakai Baju Adat Maluku , Wanita Ini Dilaporkan Ke Polisi

image

M2000 – Entah ini sudah berapa kali terjadi , rakyat menghina pemimpinnya .
Seperti tidak ada kapok-kapoknya , berulangkali rakyat Indonesia menghina presiden Jokowi entah dari kata-kata kasar maupun gambar meme yang tidak pantas dan beberapa kali mereka harus berurusan dengan hukum .

Baru-baru ini, netizen dihebohkan dengan postingan instagram akun Facebook seorang wanita. Hal itu dikarenakan wanita itu dinggap telah menghina pakaian adat Maluku.
Parahnya lagi, hal itu ia lakukan saat pakaian adat itu dikenakan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Dalam foto tersebut, Jokowi tampak mengenakan jubah berwana putih berpadu warna merah, emas dan hitam.
Jokowi juga kemudian mengenakan topi dan memegang tongkat di lengan kirinya.
Di foto tersebut Jokowi tak sendiri, ia juga bersama dengan Kapolri dan Panglima TNI.
Postingan wanita itu disebut-sebut melukai hati warga Maluku.

image

Ini yang ia katakan di postingannya :

“Maaf mau tanya ini…!!!
Ini raja kodok pake baju ada daerah mana ya…???
Apa doi ingin bersaing dengan King Salman ya..???
Sampai segitu nya dalam mencari kostum
Hanya ingin bersaing dengan King Salman..!!!
(emoticon tertawa sambil nangis)”.

Postingan wanita itu kemudian dicapture dan diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah.

image

Akun itu juga menjelaskan kalau pakaian adat yang dikenakan Jokowi adalah pakaian adat Maluku.

“(#CurhatDM beberapa orang Maluku)

DEAR IBU INDRIASANTIKA KURNIASARI yang TERHORMAT

Baju yang dipakai pak Jokowi adalah baju adat raja2 di tanah Maluku.
Pak Jokowi datang untuk dinobatkan sebagai bagian dari masyarakat Maluku.
Kalau ibu nggak tau Maluku itu Indonesia bagian mana ibu buka aja peta yesss”.

Bahkan akun lambe_turah juga menyebutkan kalau baju adat itu kerap dipakai oleh raja-raja di Maluku.
Kemudian dijelaskan pula kalau Jokowi juga mendapat anugerah di sana.

“Presiden Joko Widodo mendapat anugerah gelar “Upu Kaletia Kenalean Dantul Po Deyo Routnya Hnulho Maluku” yang artinya Bapak Pemimpin Besar yang Peduli Terhadap Kesejahteraan Hidup Masyarakat Adat Maluku dari Majelis Latupati Maluku

“.

Penganugerahan gelar berdasarkan Keputusan Majelis Latupati Maluku Nomor 01/SK/MLM/II/2017 itu disampaikan oleh Ketua Majelis Latupati Maluku Bonifaxius Silooy, di Ambon, Maluku, Jumat (24/2/17) pagi.

Penganugerahan didahului dengan pasawari adat berupa pemasangan jubah kebesaran, kain ikat pinggang, mahkota kebesaran, dan pemberian tongkat komando adat.

Melihat postingan wanita tersebut, netizen pun marah.

Hingga kini, wanita itu jadi bahan bully-an netter. Netizen juga menilai kalau dia telah menghina presiden.

Ini beberapa komentar pedas untuknya :

yuli_fibe89: Bu…. Ini presiden bu…. Klw tdk suka lebih baik tdk berkomentar

arnelia.wi: Ckckck… main pos aja sih ya si ibu tanpa tau itu lagi ada acara ap

kristian22fw: itu mamak siapa tolong dulu mulutnya disekolahkan

widiayohana: menghina president tapi sayangnya mempermalukan diri sendiri

stepha.h: Doh ga pernah belajar dia ya ? Balik lagi sana ke smp

denish_ayanda: Ijin share, buat nunjukin adek2 yang malas sekolah nanti jadinya kek gini

Akhirnya Dipolisikan Rakyat Maluku

Ketua Forum Masyarakat Maluku Arnold Thenu melaporkan pemilik akun Facebook Indrisantika Kurniasari. Arnold mengaku tak terima atas status Facebook akun Indrisantika yang menghina Presiden Joko Widodo saat menggunakan pakaian kebesaran adat Maluku.

Orang ini mengatakan kalau ini (tunjuk foto Presiden Jokowi) adalah raja kodok, padahal itu adalah pakaian kebesaran raja-raja Maluku,” kata Arnold di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (27/2).

Menurutnya status tersebut bukan hanya melecehkan Presiden Jokowi, tetapi juga menghina pakaian adat orang Maluku. Padahal baju adat tersebut merupakan pakaian kebesaran yang hanya digunakan di waktu-waktu tertentu oleh raja-raja Maluku.

Kita sudah melaporkan kepada unit pelayanan Tetapi akan ditindak lanjuti yg cyber di Gambir, rencana ini terkait kebebasan berbicara dia di media sosial,” ujarnya.

Tak hanya Forum Masyarakat Maluku, belasan warga Maluku sengaja terbang ke Jakarta untuk melaporkan pemilik akun yang sama. Salah satunya yakni dosen dari Universitas Pattimura Maluku Stevin Melay.

Secara resmi akan membuat laporan polisi sebagai anak Maluku yang punya kegelisahan yang sama terhadap tatanan budaya Maluku,” kata Stevin.

Stein mengaku sejak tanggal 25 Februari sehari setelah status itu muncul dan viral, dia langsung mengimbau kepada netizen untuk melaporkan pemilik akun tersebut. Tak kurang dari 2.000 komentar pun didapatkannya yang berisi dukungan untuk melaporkan Indri.

Saya melakukan imbauan kepada masyarakat Maluku. Untuk Memproses hukum pemilik akun ini,” ujarnya.

Dia melanjutkan pelaporan ini bermaksud untuk memberikan efek jera karena tindakan tersebut merupakan tindakan yang tidak terpuji.

Kita melakukan ini agar pelaku mendapatkan hukuman yang membuat jera dan menimbulkan efek jera juga bagi yang lainnya karena ini merupakan perbuatan yang tidak terpuji,” terang Stevin.

Nah kan , makanya hati-hati kalau mau nyetatus , apalagi menghina orang , terlebih presiden kita sendiri yang dipilih lebih dari setengahnya rakyat Indonesia .

Bagaimana pendapat anda ?

Library : tribunnews

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s