Ingin Mendirikan Negara Islam , Pentolan HTI Kediri Dibawa Ke Rumah Sakit Jiwa

image

Pentolan HTI Kediri dibawa ke RSJ

M2000 – Seperti kita ketahui , Hizbut Tahrir Indonesia adalah ormas yang paling getol menyuarakan negara Islam di tanah air . Lihat saja di sejumlah demo yang mereka lakukan , selalu saja menuntuk ditegakkannya kilafah di negri ini.

Banyak kalangan menilai , HTI adalah salah satu ormas Islam garis keras , yang di timur tengah sana , organisasi ini dinyatakan terlarang .Namun lagi-lagi , inilah Indonesia , negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak ini menjadi lahan empuk untuk mencari pengikut .
Tentu pemirsa masih ingat dengan dr Asahari asal Malaysia , yang dinegaranya sana , ajarannya tidak laku , ternyata di Indonesia masih gampang mencari pengikut dan nyatanya mereka dididik untuk jadi teroris atau bomber atau sebutan mereka adalah pengantin.

Kembali lagi ke HTI , di Indonesia ormas ini masih dibiarkan hidup , padahal ormas besar NU dan Muhammadiyah juga sudah menyatakan tidak suka dengan keberadaan HTI . Dan bukan hanya ormas besar saja yang mengatakan ketidaksukaannya , tapi masyarakat pun ingin ormas ini dibubarkan.

image

Seperti kejadian di Kediri ini ,setelah sekian bulan membuat geger warga Kota Kediri, Rizal Ahmad (35) warga  RT01, RW 01 Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto, akhirnya dibawa tim gabungan terdiri Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Satpol PP dikirim ke Rumah Sakit  Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Saat ditanya, Rizal yang dikenal sebagai keluarga Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Kediri ini, sebenarnya berniat akan melanjutkan dakwah ke Aceh.

Saya ini tokoh HTI, saya akan tegakkan Khilafah Islamiyyah demi mewujudkan negara Islam,” jelasnya, Senin (27/2/2017).

Atas desakan warga di Kelurahan Tamanan, yang telah mengumpulkan ratusan tanda tangan dan meminta pertanggungjawaban pemerintah kota, akhirnya Rizal yang berulangkali membuat ulah, baik di lingkungannya hingga memasuki kawasan Pondok Pesantren Lirboyo, dan sejumlah kantor, terpaksa dibawa tim gabungan ke rumah sakit jiwa.

Dengan pengawalan ketat dari Satol PP, TNI dan Polri, proses evakuasi terhadap tokoh HTI ini memakan waktu satu jam lebih.

Saya HTI, begitu juga keluarga saya. Saya ini hanya diantar untuk berobat, kemudian saya akan ke Aceh untuk syiar agama. Saya tidak kenal terorisHTI itu  cinta damai, karena agama kami mengajarkan itu. Tidak perlu teriak–teriak atau dengan kekerasan,” jelas Rizal, sehari–hari mengaku berjualan jajanan dan telur asin.

Kabid Trantibum Satpol PP, Nur Khamid menjelaskan, bahwa pihaknya terpaksa melakukan evakuasi karena yang bersangkutan telah menggangu ketenteraman. Kejadian terakhir pada Minggu malam.

Kami sebenarnya telah melakukan kesepakatan saat di Polsek Mojoroto kemudian melakukan pertemuan berulangkali dengan pihak kelurahan. Namun karena tidak menemukan solusi, akhirnya tim gabungan dari Dinsos, Dinkes dan Satpol memutuskan dibawa ke rumah sakit jiwa,” jelas Nur Khamid.

Menurut keterangan warga, Rizal dan keluarganya memang dikenal sebagai pengikuti HTI. Bahkan kakaknya juga sebagai ketua HTI di Kediri Raya. Sesungguhnya, warga tidak masalah, tetapi karena sering membuat ulah, maka, warga sepakat menyerahkan kepada pihak berwajib.  

Library : muslimmoderat.net

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s