Ketua Umum PBNU Ingatkan Tim Anies-Sandy : Allah Jangan Diajak Kampanye

image

M2000 – Hampir dipastikan semua pasangan calon kepala daerah selalu meminta restu dari ketua NU baik dipusat maupun didaerah , karena NU memang ormas terbesar di negri ini.
Walaupun selama ini NU tidak pernah mau terlibat dalam politik , namun para petinggi NU secara pribadi beberapa kali ikut dalam ajang politik serupa .

Kemarin pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang juga bakal maju ke putaran 2 pilgub DKI menemui Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017), sekitar pukul 17.15 WIB. Ketua Umum Partai Perindo Hari Tanoesoedibjo tampak ikut serta dalam pertemuan tersebut.

Kepada pasangan nomor urut tiga tersebut, Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj mengimbau agar tidak ada pihak yang memanfaatkan isu agama selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua 2017. Said Aqil menilai isu agama tidak seharusnya diseret ke dalam pusaran politik.

Masalah politik jangan dicampuradukan dengan agama. Allah jangan diajak kampanye. Tuhan kok diajak kampanye,” kata Said Aqil saat ditemui di Kantor PBNU, seperti diberitakan Kompas.com.

Dia mengatakan, daripada membawa isu agama, alangkah lebih baik jika isu yang disampaikan berkaitan dengan program yang berdampak terhadap masyarakat.

Mengerikan-mengerikan (kalau spanduk tak dicopot) itu. Pilih saya masuk surga. Nanti kalau pilih dia masuk neraka. Jangan seperti itulah, yang disampaikan program yang baik-baik. Enggak usah bawa-bawa Tuhan,” ujar Said Aqil.

Ia juga meminta warga agar tidak menolak untuk menshalatkan jenazah hanya karena perbedaan pilihan politik. Said Aqil menyatakan dia sudah menyampaikan imbauan itu kepada warga NU.
Menurut dia, hukum menshalatkan jenazah adalah fardu kifayah. Apabila tidak ada warga yang mau menshalatkan sesosok jenazah, berdosalah seluruh umat Islam lainnya.

Orang Islam wafat, orang Islam yang hidup wajib menshalatkan. Kalau tidak dosa semua, fardu kifayah. Tidak ada masalah politik, masalah pilpres, pileg, pilgub, pilbup milih siapa jangan dimasalahin. Selama Islam, ya wajib dishalatkan,” kata dia.

Gusdur juga pernah berpesan , Al-Maidah tidak ada hubungannya dengan Pilkada .
Gus Mus juga mengingatkan agar jangan asal meneriakkan Allahhu Akbar saat kampanye kalau tidak tahu maknanya Allahu Akbar …Intinya mereka semua sepakat kalau jangan bawa-bawa nama Allah saat pilkada terlebih merasa paling benar soal agama .
Apalagi sampai menghujat ulama-ulama karena berbeda pendapat .

image

Yang perlu kita ingat semua adalah bahwa tujuan melakukan syiar Islam adalah untuk mentauhidkan Allah bukan untuk kekuasaan , baik itu khalifah , khilafah atau apapun itu namanya.

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s