Iklan
Oleh: masshar2000 | 4 Mei 2017

Said Agil : Demo Tidak Ada Dalam Islam , Hanya Menguras Energi , Waktu dan Uang

image

Masshar2000.Com – Rencananya pada tanggal 5 mei nanti , Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Mejelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) akan kembali melakukan aksi. Kali ini dilakukan Jumat (5/5) atau dikenal dengan aksi simpatik 55.
Aksi ini adalah rentetan aksi dari 411 dan 212  yang menginginkan gubenur Basuki JP atau Ahok segera dipenjara atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukannya .

Mengenai aksi ini , Kapolri Jendral Tito Karnavian menghimbau agar aksi ini tidak dilakukan karena tidak perlu .
Sama halnya dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj . Kyai Said begitu biasa beliau disapa  berharap, GNPF bersama dengan ormas muslim lainnya mengurungkan niat melakukan aksi itu. Sebab, menurutnya, aspirasi lebih baik dilakukan lewat dialog bukan melakukan aksi.

Selalu saya katakan demo itu enggak ada gunanya, karena hanya menghabiskan energi, waktu dan uang,” ujar Said di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (3/5).
Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat ini menerangkan, dalam Islam tidak mengenal adanya aksi demo. Semua dilakukan lewat jalan dialog.
Apalagi aksi itu bisa merugikan masyarakat luas. “Akan mengganggu segalanya, di Islam itu tidak ada demo-demo seperti itu,” katanya.

image

Sekadar informasi, aksi pada Jumat (5/5) mendatang dilakukan untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar dijebloskan penjara, lantaran diduga melakukan penistaan agama dengan mengutip Surat Al Maidah‎ ayat 51.
Rencananya aksi itu dimulai dengan shalat Jumat di Masjid Istiqlal yang kemudian berjalan kali menuju Mahkamah Agung (MA), guna menyampaikan tuntutannya.

Masyarakatpun sebenarnya juga sudah jenuh dengan berbagai demo yang belakangan marak terjadi , apalagi yang demo itu-itu juga .
Artinya hanya mereka-mereka saja yang tidak puas dengan apa yang sudah Polri dan Pemerintah lakukan .

Memang harus kita akui , demo atau menyampaikan aspirasi tidaklah dilarang dalam sistim demokrasi dan pemerintah pun melalui Polri selama ini juga memberikan ijin pelaksanaan . Tentu dengan catatan-catatan , tidak boleh mengganggu kepentingan umum , tidak merusak , tidak boleh ada hujatan dan caci maki , harus ada koordinator aksi yang bertanggung jawab , tidak boleh melebihi jam 18.00 dan lain sebagainya .

Sekarang kita lihat , apakah demo yang mereka lakukan selama ini ada yang melanggar ketentuan-ketentuan yang sudah ditetapkan menurut Undang-Undang ..Jika ada , apapun nama demonya kalau orang-orangnya itu-itu juga ,  seharusnya memang Polri tidak memberikan ijin karena melanggar aturan .Polisi sebagai penegak hukum di lapangan harus tegas dan polisi sebagai bagian dari Pemerintah jangan sampai kalah dengan ormas .

Beberapa ulasan singkat diatas adalah dilihat dari sisi hukum yang berlaku di Indonesia .
Bagaimana ulama memandang demo dalam ilmu agama , apakah diperbolehkan ?

Simak video singkat dari Ustadz kondang ini bahwa demo memang dilarang dan haram ,

Berikut , admin tampilkan juga screenshot komentar dari netizen ,

image

Apa komentar anda ?

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: