Mantan Anggota Blak-Blakan Rahasia HTI

image

Masshar2000.Com – Pemerintah secara resmi melalui Menkopolhukam Wiranto sudah mengumumkan membubarkan HTI .

Pro kontra pembubaran HTI menghiasa medsos pasca diumumkannya berita tersebut .
Yang pro dibubarkan tentu saja warga negara yang pro pancasila dan setia pada NKRI. Dan yang kontra seperti biasa orang-orang yang sealiran dengan HTI atau garis keras.

Apakah HTI layak dibubarkan ?

image

Para pakar hukum menilai pemerintah terlalu terburu-buru membubarkan HTI karena menurut undang-undang ormas , pembubaran haruslah didahului dengan peringatan 1,2 dan 3 sebelum akhirnya ke pengadilan
Namun , berbeda dengan pernyataan mantan ketua MK Mahfud MD yang pernah mengatakan untuk HTI tidak perlu pakai surat peringatan karena sudah jelas ingin mengganti Pancasila yang merupakan ideologi bangsa Indonesia , tapi semisal yang suka sweeping memang harus pakai surat peringatan .

BACA DULU :

Mahfud MD : pembubaran HTI tidak perlu peringatan

Nah , jika masih ragu dan menolak pembubaran HTI , Silahkan simak pernyataan mantan anggota organisasi Hizbut Tahrir Indonesia Ainur Rofik Al Amin blak-blakan tentang HTI.

image

Ainur Rofik , mantan petinggi HTI

“Yang ingin saya katakan, HTI sering menggunakan dalil debatable, tetapi itu diyakinkan sebagai yang benar. Dia menggambarkan ingin menetapkan khilafah mulai zaman rasul. Dia memaksakan dalil. Itu yang saya sebut inagurasi dalil,” kata Ainur di acara bedah buku karyanya yang bertajuk Membongkar Proyek Khilafah Ala HTI di Dhotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (30/5/2017).

Itu sebabnya, Ainur mengingatkan masyarakat tak mudah percaya dengan dakwah pengikut HTI.
“Kalau anda ketemu Hizbut Tahrir jangan terlalu meyakini, itu hanya hasil ijtihadnya ulama mereka. Tapi sayangnya ini bagi pengikutnya dianggap kebenaran,” kata Ainur.

Menurut Ainur pemikiran HTI mengandung rekayasa pemahaman seolah khilafah merupakan keharusan dalam ajaran Islam.
“Khilafah seolah sama dengan Islam. Kalau anda menafikan khilafah, anda menafikan Islam. Dia berusaha mengonstruksi untuk memperkuat ideologi khilafah,” kata dosen UIN Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur.

Ainur mengungkapkan HTI mewajibkan anggota mempunyai buku wajib. Buku wajib tersebut, kata dia, merupakan panduan.
“Sebanyak 18 kitab. Di situ membicarakan bagaimana cara memasarkan khilafah mereka. Kemudian HTI dalam metodologinya, untuk memperoleh khilafah mereka memiliki cara, dan cara ini baku, istilahnya tarekah, dan cara ini wajib dilakukan karena meniru nabi,” katanya.

Ainur juga menyoroti kaderisasi HTI. Dalam proses kaderisasi, kata Ainur, mereka mengajarkan dengan pedoman buku wajib tadi.
“Misalkan dengan metode taskif. Istilahnya membina atau mengkader. Mereka lebih serius dan tidak senang guyon. Mereka ditawari tentang gagasan HTI,” kata Ainur.

Jadi menurutmu , apakah HTI harus dibubarkan ?

Library : tribunnews

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s