Iklan
Oleh: masshar2000 | 12 Juni 2017

Penjelasan Mbah Moen Soal Atribut FPI Yang Dilucuti Polisi

image

Masshar2000.Com – Kehadiran sejumlah warga beratribut Front Pembela Islam di haul KH Zubair Dahlan di Sarang, , Jumat lalu (9/6/2017), sempat heboh.

Acara yang seyogyanya di gelar di kediaman KH Maimun Zubair tersebut sempat heboh lantaran sejumlah warga yang menggunakan atribut ormas FPI kehadirannya ditolak dalam acara haul tersebut.
Kapolres , AKBP Sugiharto, akhirnya meluruskan berita yang beredar. Ia membantah anggotanya melucuti artibut anggota yang datang ke acaranya Mbah Moen tersebut .

“Atribut yang dikenakan para anggota yang datang ke kami minta untuk melepasnya, kemudian kami ganti dengan baju koko baru. Itu bukan melucuti, tapi kami mengganti. Cara menyampaikannya juga dengan bahasa humanis,” ujar Sugiharto dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jateng pada Jumat (9/6/2017).

Muhammad Wahyudi selaku khodim diperintah langsung Mbah Moen untuk memberikan penjelasan terkait tersebut. Begini penjelasannya:

” Peringatan Haul KH Zubair Dahlan (ayahanda KH ) di Sarang, , diisi serentetan acara di Maqbaroh Simpek. Dibuka dengan iftitah yang dipimpin oleh KH Muhammad Alim, kemudian dilanjutkan dengan bacaan surat Yasin oleh KH Ahmad Ainul Yaqin (dari) Tuban. Kemudian disusul dengan bacaan tahlil yang dipimpin oleh Habib Abu Bakar Assegaf dan ditutup dengan doa oleh KH .

Selesai tahlil di maqbaroh, ribuan peziarah serentak ikut berbuka bersama di ndalem KH .
Yang diharapkan datang dalam acara haul tiap pertengahan bulan Ramadan ini adalah santri dan alumni Pondok Pesantren Sarang, khususnya Pondok Pesantren Al-Anwar. Dan Mbah Maimoen tidak mengundang yang lainnya, tidak mengundang elemen dan ormas-ormas tertentu.

Mbah Moen tidak tahu menahu adanya orang-orang yang hadir mengentakan atribut ormas tertentu. Mbah Moen tidak tahu menahu tentang kehadiran mereka dengan mengatasnamakan organisasi.

Dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Mbah Moen meminta untuk tidak menggunakan atribut mereka. Silakan ikut ziarah di maqbaroh dengan mengenakan pakaian layaknya tamu-tamu yang lain.
Mbah menegaskan tidak ada keterkaitan dengan . Adapun berita yang beredar di medsos tentang dukungan adalah hak mereka.

Manhaj Mbah Moen adalah yang terpenting menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan empat pilar.
Hal ini adalah sesuatu yang patut dan harus dipertahankan serta diperjuangkan untuk menjadi pelajaran bagi umat Muslim.
Menjunjung tanah air adalah hal yang pasti sangat bermanfaat untuk agama Islam dan menuju kepada baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Seperti apa yang dicontohkan oleh Nabi Besar Muhammad SAW bahwa kesemuanya untuk kesemuanya, Rohmatan Lil ‘Alamin ” .

Jadi sudah jelas bukan ?
Dalam acara tersebut mbah Moen tidak mengundang siapa-siapa kecuali alumni pondok pesantrennya , kalaupun ada alumni yang sekarang ikut anggota FPI maka atributnya harus dilepas dan menggunakan atribut yang sama dengan tamu-tamu lain .

Istilahnya , janganlah masalah ini dibawa kemana-mana .. Polisi mengintimidasi FPI lah atau apa , semua sudah sesuai permintaan yang punya hajat .
Dan lihat setelahnya anggota FPI juga tambah keren dan ganteng-ganteng kalau pakai baju koko .

Kalaupun akhirnya beredar foto anggota FPI yang bertato gambar porno itu urusan lain , toh FPI juga sudah mengklarifikasi , ” lebih baik bertato tapi tobat dari pada tidak bertato tapi tidak tobat ” .

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: