Terlalu Mengada-Ada , Laporan Terhadap Kaesang Tidak Diproses Polisi

image

Masshar2000.Com – Sejak ada kasus pelaporan terhadap Kaesang Putra Jokowi , di jejaring sosial mendadak ramai , bukan karena mendukung pelaporan Kaesang namun justru membully si pelapor yaitu M Hidayat yang merupakan warga Perumnas 1 Bekasi Barat .

Tagar #dasarndeso dan #savekaesang pun meramaikan dunia maya .
Laporan tersebut memang terkesan mengada-ada , karena yang dilaporkan adalah video vlog kaesang yang memang ada unsur parodi satire dengan judul #BapakMintaProyek yang mana kaesang menyindir para anak pejabat yang suka minta proyek kepada bapaknya .
Kedua adalah video Kaesang yang mengkritik para orang dewasa yang mengajari anak-anak yang sedang pawai obor menyanyikan lagu ” bunuh Ahok ” .
Sebagai orang waras tentu kita suka dengan gaya Kaesang yang kreatif dengan vlog yang berisi kritik-kritik sosial , namun ternyata ada pihak yang tidak suka dan melaporkan Kaesang .

Rencananya Kaesang dan pelapor Hidayat akan menjalani pemeriksaan pada hari jum’at , namun ternyata setelah diteliti video tersebut tidak ada unsur ujaran kebencian dan penodaan agama seperti yang dilaporkan Hidayat , maka kasus tersebut ditutup .

Wakapolri Komjen (Pol) Syafruddin menegaskan Polri tidak memproses laporan Muhammad Hidayat S terkait dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian dengan terlapor Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo.

“Tidak ada unsur (penodaan agama dan ujaran kebencian). Tidak ada proses,” kata Syafruddin di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (6/7).

Syafruddin menyebut, laporan tersebut merupakan upaya mengada-ada atau mencari kesalahan Kaesang Pangarep.

“Itu mengada-mengada. Enggak ada kaitannya sama sekali. Enggak ada unsurnya itu. Enggak ada,” ucap dia.

Untuk diketahui, Muhammad Hidayat S melaporkan Kaesang Pangarep ke Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, Minggu (2/7) atas dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian.

Dalam laporan yang dilayangkan Muhammad Hidayat, Kaesang dituduh menodai agama Islam melalui video yang diunggahnya melalui akun Youtube. Menurut Muhammad Hidayat video di akun Youtube milik terlapor bermuatan ujaran kebencian berdasarkan Suku, Agama, Ras, dan antargolongan (SARA) berupa kata-kata mengadu domba dan mengkafir-kafirkan.

BACA :

Hanya Karena Bilang ” Dasar Ndeso ” Kaesang Dipolisikan

Apakah alasan polisi ini bisa diterima ?
Sebagai orang netral dan waras seharusnya semua pihak bisa menerima , karena tidak semua kasus yang dilaporkan harus diproses .
Sebagai contoh adalah banyaknya laporan kepada Rizieq Shihab , dari puluhan dan mungkin ratusan laporan masyarakat di seluruh Indonesia , yang diproses hanya beberapa saja , artinya Polisi memang profesional , mana yang perlu diproses dan mana yang tidak .
Bayangkan jika setiap laporan masyarakat harus diproses , maka kepolisian akan sangat kewalahan memprosesnya , karena satu kasus saja bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan .
Artinya polisi memang bekerja berdasarkan profesionalisme dan mengedepankan skala prioritas .

image

Apa perlu diganti " Dasar Kota " biar 'gak dilaporin ?

Dari kasus Kaesang ini , kita akan bisa melihat kelompok atau golongan mana yang waras dan golongan mana yang tidak memakai akal sehat .
#DasarNDeso

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s