Al Aqsa Ditutup , Sholat Di Jalan Pun Ditembaki Tentara Israel #SAVE PALESTINA

image

Masshar2000.Com – Sebuah negri yang selalu dilanda konflik , itulah Palestina .
Kehidupan damai di Palestina sepertinya masih menjadi mimpi indah bagi warganya.

Agresi militer yang terus dilancarkan Israel, terus menimbulkan korban di kedua bela pihak.
Bahkan akhir-akhir ini, Israel seakan mengamuk dan menembaki warga yang sedang melakukan shalat Jumat di jalan sebagai bentuk protes ketika Masjid Al Aqsa makin dijaga ketat.
Lantaran baru-baru ini, Israel menerapkan kebijakan baru. Pria di bawah usia 50 tahun dilarang memasuki kota tua untuk menunaikan ibadah sholat Jumat pekan ini.
Bahkan akses masuk sempat diblokir sehingga masjid sebagai kiblat pertama umat muslim itu pun sepi dari umat yang ingin beribadah , suasana pun lengang bahkan tak terdengar lagi suara adzan .

Larangan ini mendapat protes warga Palestina dengan menggelar salat Jumat tepat di luar Masjid Al-Aqsha sebagai protes terhadap larangan memasuki komplek situs paling suci ketiga ummat Islam itu.
Akibatnya, seorang warga Palestina tewas dalam serangan  yang terjadi di dekat Kota Tua, Jerusalem, Jumat (21/7/2017) siang waktu setempat bahkan imam sholat pun diberitakan menjadi korban kekejaman tentara zionist .

image

Media setempat melaporkan bahwa satu warga Palestina terbunuh setelah ditembak oleh seorang pemukim ilegal Israel dan lusinan lainnya terluka karena serangan polisi penjajah Israel tersebut.
Kementrian Kesehatan Palestina memastikan bahwa Muhammad Mahmoud Sharf dari Silwan ditembak tepat di kepala di Ras al-Amud, sebuah pemukiman di bagian timur kota.

Foto-foto yang muncul di sosial media menunjukkan seorang laki-laki berpakaian sipil memegang sebuah senapan otomatis, menembaki warga Palestina dari posisi yang lebih tinggi.
Warga Palestina lain yang terbunuh dalam serangan polisi penjajah Israel di wilayah At-Tur, Jerusalem.

Dalam video yang beredar terlihat polisi Israel melepaskan granat setrum untuk membubarkan para demonstran di Ras al-Amud termasuk didalam masjid .
Polisi penjajah Israel mengatakan warga Palestina melempari mereka dengan batu.
Seperti diketahui, hanya laki-laki di atas 50 tahun dan para perempuan yang dibolehkan masuk ke Haram al-Sharif.
Polisi mengatakan mereka menembakkan gas air mata untuk membubarkan orang-orang yang melempar batu dan mencoba menerobos barikade polisi.

Aparat keamanan Israel memasang detektor metal menyusul pembunuhan terhadap dua polisi Israel pekan lalu.
Tindakan Israel diprotes warga Palestina yang melancarkan aksi tiap malam.
Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan orang-orang yang dikatakan melempar batu atau mencoba menerobos barikade polisi Israel.

Tokoh-tokoh Palestina dan pemimpin sejumlah negara Muslim menentang langkah Israel dengan alasan pemasangan detektor metal melanggar status quo.
Palestina juga menuduh Israel menambah kontrol atas kompleks Haram al-Sharif.

Menanggapi keberatan ini, pemerintah Israel mengatakan detektor diperlukan untuk mencegah penyelundupan senjata ke kompleks Haram al-Sharif.
Kawasan di Jerusalem Timur ini diduduki Israel sejak Perang Timur Tengah pada 1967.

Perubahan oleh Israel atas pengaturan khusus tersebut oleh pihak Palestina dikatakan sebagai pelanggaran status quo.
Palestina sudah menetapkan Jerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Presiden Turki Erdogan pun sudah mengontak otoritas Israel agar membuka kembali akses masuk ke masjid suci al Aqsa .
Sementara pemerintah Indonesia melalui presiden Jokowi mengecam keras tindakan agresif tentara dan polisi Israel kepada rakyat Palestina .

image

Simak Video nya Disini dan Disini

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s