Iklan
Oleh: masshar2000 | 12 Agustus 2017

Oknum TNI Yang Memukul Polisi Akhirnya Dipenjara

image

M2000 – Kejadian tidak patut dicontoh ini terjadit pada hari Kamis (10/8/2017) sore sekitar pukul 17.30 WIB .
Adalah anggota Sat Lantas Polresta Pekanbaru Bripda Yoga Vernando sedang melaksanakan patroli kelancaran arus lalu lintas di sekitaran Jalan Sudirman (depan Ramayana).

Saat itu personel Polantas tersebut beriringan dengan seorang TNI yang tidak menggunakan helm.Namun saat itu Bripda Yoga tidak menegur atau pun memberhentikan oknum TNI tersebut.
Selang beberapa saat oknum TNI tersebut mengejar Bripda Yoga dan menabrak sepeda motornya dari belakang dan meminta Bripda Yoga untuk berhenti.

Oknum TNI tersebut tiba-tiba langsung marah-marah dan selanjutnya memukul helm (kepala) Bripda Yoga sebanyak empat kali.
Melihat warga yang semakin ramai Bripda Yoga tidak mau terpancing meski sempat turun dari sepeda motor karena ditantang oleh oknum TNI tersebut.
Bahkan entah kenapa oknum TNI ini malah menendang lagi motor polisi tersebut.
Dengan penuh kesabaran Bripda Yoga mengurungkan niatnya dan tetap sabar akan aksi oknum TNI tersebut. Kemudian memilih untuk meninggalkan lokasi kejadian.

Setelah diselidiki , akhirnya diketahui anggota TNI tersebut bernama Wira Sinaga berpangkat Serda yang berdinas di Korem 031/Wirabima dan akun medsosnya pun cepat menyebar di dunia maya .

image

Dan tidak menunggu lama , pada pukul 19.30 WIB Katim Intel Korem, Kapten Latif mendatangi Bripda Yoga untuk menyampaikan permintaan maaf terkait insiden tersebut.
Dan atas sanksi indisipliner dari pihak TNI ,
Anggota Korem 031 Wiba Bima, Serda Nopriadi Wira Sinaga yang melakukan pemukulan ke anggota Polantas Pekanbaru kini ditahan. Anggota tersebut dijebloskan ke sel Detasemen Polisi Militer 1/3 Kodam I Bukit Barisan di Pekanbaru.

Pantauan wartawan, Jumat (11/8/2017) bersama Komandan Korem WB, Brigjen TNI Abdul Karim bersama jajarannya, meninjau langsung ke ruangan tahanan di Denpom Pekanbaru, di Jl A Yani Pekanbaru.
Serda Wira Sinaga dalam sel mengenakan baju kuning dengan kaki dan tangan diborgol. Anggota ini sendirian dalam sel.

image

Dalam kesempatan ini, Danrem WR Brigjen Abdul Karim menegaskan, bahwa anggota yang melakukan tindakan yang melanggar ketentuan tetap ditindak tegas.

“Benar, anggota kita ini telah memukul anggota Polantas sebagaimana video yang telah viral,” kata Abdul Karim.

Orang nomor satu di jajaran TNI di Riau ini, menyebutkan, anggota tersebut tetap akan menjalani proses hukum.

“Ya ini tetap akan kita proses. Benar, waktu kejadian anggota kita tidak mengunakan helm dan memukul anggota Polantas itu,” tutup Abdul Karim.

Oknum TNI Alami Gangguan Jiwa dan suka bertindak aneh

WS, oknum TNI yang mengamuk dan memukul anggota polantas di Pekanbaru ternyata mengalami gangguan jiwa. Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono mengatakan WS kerap bertingkah aneh dalam beberapa bulan terakhir.

Edi menyebut, anggota kepolisian di wilayah Pekanbaru sudah mengetahui ‘keanehan’ WS itu.

“Ke kantor itu apel yang lain pakai seragam, dia tahu-tahu nyelonong pakaian preman sendiri. Di pojokan. Perlu pengobatan khusus lah. Teman-temannya juga, mungkin kawan polisi juga tahu dia depresi gitu. Jadi mungkin maklum. Teman-teman polisi di sana sih memang maklum dengan kondisi orang ini. Sudah tahu,” kata Edi seperti dilansir detikcom, Kamis (10/8/2017) malam.

“Dari tampangnya itu juga keliatan. Muka-muka tegang gitu kan. Dia memang kesehariannya udah nyeleneh seperti itu. Teman-temannya maklum,” sambung Edi.

Meski agak mengalami gangguan jiwa, namun WS masih tetap berdinas dan tidak diberhentikan dari satuannya. Edi mengatakan, TNI tidak bisa secara sepihak langsung memecat personel mereka tanpa ada tindaklanjut sebelumnya.

“Kita mau berhentikan seseorang kan nggak bisa serta merta. Kan kayak orang narkoba kan diobati dulu gitu. Orang ini memang dalam pengobatan, tapi di RS kita kan terbatas dokter jiwa. Jadi dirujuk ke luar. Karena ada juga yang harus melalui pondokan, ada juga yang mondok,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan (Kadispenad) TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh mengatakan WS saat ini tengah menjalani pengobatan.

“Sudah pernah diperiksa kejiwaan dan memang dinyatakan ada gangguan kejiwaan dan sedang dalam proses berobat jalan,” kata Alfret.

Hal senada juga dikatakan Panglima TNI Gatot Nurmantyo .
” Panglima Minta Maaf Prajuritnya Pukul Polantas “Atas kejadian tersebut (oknum TNI pukul Polantas), saya mohon maaf dan anggota tersebut sekarang sudah ditahan di Riau,” kata Gatot di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2017).

Gatot mengaku anggotanya tersebut mengalami gangguan kejiwaan sehingga melakukan tindakan tidak terpuji. Menurutnya, anggota tersebut sebenarnya sedang menjalani konsultasi di salah satu rumah sakit jiwa di Riau.

“Wartawan di Riau bisa cek di rumah sakit jiwa mana dan tiap minggu dia tetap konsultasi. Tapi bagaimana pun juga dalam hal ini, saya minta maaf atas kelakuan anggota saya tersebut,” ujar Gatot.

Gatot menjelaskan TNI tidak bisa langsung memecat anggota yang memukul Polantas tersebut. Sebab, untuk melakukan pemecatan harus ada proses hukum. Sementara anggota tersebut menderita sakit jiwa.

“Kan diproses tapi dia sakit jiwa tapi tetap kami proses hukum. Nanti hukum yang akan menentukan bagaimana. TNI tidak akan mengeluarkan, memecat anggota tanpa proses hukum,” papar Gatot.

WS mengamuk di jalan dan menendang motor anggota polantas pada Kamis 10 Agustus 2017. Dia juga memukul helm anggota itu dengan keras.

Nah , semua sudah jelas bukan , pihak yang bersalah sudah meminta maaf pada yang bersangkutan walaupun diwakili atasannya , jadi kita anggap masalah ini clear dan selesai serta tidak akan terulang lagi kedepannya .

Kami rakyat hanya berpesan , tolong kejadian serupa tidak dipertontonkan kepada kami , rakyat yang menggajimu .

Silahkan simak videonya DISINI dan DISINI

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: