Iklan
Oleh: masshar2000 | 31 Agustus 2017

Jonru Ginting Akhirnya Dipolisikan

image

M2000 – Sebagai pecinta dan pelanggan setia sosmed , tentunya kita kenal betul dengan Jonru Ginting .
Simpatisan PKS dan juga pendukung setia Prabowo ini memang cukup populer dengan jutaan follower di fans page nya .
Setiap kata-kata dan kalimat yang dituliskan di FP nya selalu ramai komentar dan dishare ribuan kali .

Banyak pro kontra dengan pribadinya , tentu saja karena berbeda kubu , simple nya antara pendukung Prabowo dan Jokowi …seperti tidak pernah akur di medsos sejak pilpres 2014.

Setelah beberapa hari yang lalu Jonru sempat hadir di acara ILC nya Karni Ilyas , nama jonru semakin terangkat , tapi bukan karena pintarnya dia mengolah kata seperti di FP nya , tapi karena gayanya yang mati kutu karena di skak mat polititisi Nasdem Akbar Faizal yang juga anggota komisi III DPR RI itu.
Bagi yang belum menyimak videonya , nanti kita tampilkan juga.

Dan kini , setelah dia masih pede dengan kata ” saya tidak takut ” diciduk polisi , seseorang yang juga Ketua Advokat Muda Muannas Al Aidid melaporkan pegiat media sosial Jonru Ginting ke Polda Metro Jaya.
Laporan itu buntut kisruh soal postingan akun medsos Jonru Ginting di salah satu acara televisi, Selasa (29/8) malam lalu.

Hal itu sesuai laporan polisi nomor : LP/4153/ VIII/2017/ PMJ/Dit. Reskrimsus Tertanggal 31 Agustus 2017. Muannas Al Aidid menilai, tudingan-tudingan Jonru di medsos selama Maret hingga Agustus dianggap provokatif dan membahayakan keutuhan bangsa.

image

“Akun ini acapkali diduga mempertentangkan dan mendikotomikan antara muslim dan bukan muslim serta semangat mempertajam sentimen individu dan etnis tertentu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata Muannas Al Aidid, usai memberikan laporan di Polda Metro Jaya.

Menurut dia, tudingan yang dilakukan Jonru di medsos tersebut melanggar UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE. Hal itu dianggap sebagai bentuk menyebarkan informasi secara tanpa hak menyebarkan kebencian (hate speech).

“Ia memberikan contoh antara lain dalam akun tersebut didapati update status yg menyebut antara lain ‘artis cerai yang dibahas cadarnya. First Travel yang dibahas aksi bela Islamnya. Vaksin palsu yang dibahas jilbabnya dan masih banyak lagi termasuk soal tuduhan sepihak soal tidak jelasnya asal-usul presiden serta tuduhan adanya sogokan uang kepada Nahdatul Ulama sebesar Rp 1,5 triliun dalam Perppu Ormas,” kata dia.

Dia menilai, postingan itu patut diduga ada upaya menggiring opini publik bahwa seolah-olah membangun perseteruan antara agama dan etnis tertentu.
Sehingga, kata Muannas, jika hal ini dibiarkan karena dapat menimbulkan keresahan dan adu domba ditengah masyarakat.
Kita bisa menilai ini sendiri setelah membaca postingannya di FP @JONRU GINTING .

image

“Oleh Karena itu Pasal 28 ayat 2 UU ITE ini bukan delik aduan melainkan delik biasa siapapun bisa melaporkan untuk itu saya terpanggil sebagai warganegara agar terhadap yang bersangkutan sebaiknya perlu diproses hukum, saya harap polisi segera bekerja menindaklanjuti ini, tidak ada alasan menunggu laporan dan sebagainya,” pungkasnya.

Kita tunggu saja kelanjutannya , namanya juga laporan masyarakat , harus ditindak lanjuti , nanti diperaperadilankan atau dipidanakan apakah memang ada unsur ujaran kebencian , kalau benar ya dilanjutkan , kalau tidak ya dihentikan . ..Jadi jangan salahkan polisi ya !

Simak video Jonru Ginting di skak mat Akbar Faizal saat di ILC ,

Library : merdeka

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: