Iklan
Oleh: masshar2000 | 7 September 2017

Inilah Sedekahnya Para Sahabat Nabi

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

M2000 – ” Belilah kesulitan dengan sedekah ” , anda pasti pernah mendengar hadist tersebut bukan ?

Dengan bersedekah kita sebenarnya sudah menolong diri sendiri selain tentunya untuk orang lain . Karena sudah jelas balasan bagi orang yang gemar sedekah adalah kemulian .
Sekiranya Allah belum memberikan balasan terbaik semasa hidup , maka Allah akan memberikannya di akhirat kelak .
Minimal didunia , Allah akan menjaga kita dari penyakit , bahasa sederhananya , kita akan selalu diberikan kesehatan .

Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah), Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri“. (HR. Thabrani).



image

Tentang sedekah , para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga sudah memberikan contoh . Mereka adalah orang-orang yang mulia yang Allah pilih untuk menemani Nabi-Nya dan mereka adalah orang-orang yang menggabungkan ilmu dan amal dalam kehidupannya. Mereka juga mengorbankan harta dan jiwa untuk Islam dan kaum muslimin. Oleh karena itu, merekalah tauladan kita setelah para Nabi dan Rasul.

Di antara teladan yang mereka berikan kepada kita adalah keteladanan dalam bersedekah. Demi Islam dan kaum muslimin, harta yang mereka yang mereka miliki seolah-olah tak berarti. Sebanyak apapun yang dibutuhkan untuk Islam dan kaum muslimin akan mereka berikan sesuai dengan apa yang mereka miliki. Bersamaan dengan itu, sedekah tersebut memiliki kualitas keikhlasan yang tak tertandingi. Semoga Allah meridhai mereka.

Dan berikut adalah sedekahnya para sahabat Nabi di antara sedikit dari amalan sahabat Nabi dengan keadaan zaman mereka yang sulit dan kemampuan finansial mereka yang masih terbatas.

1. Abu Bakar ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhu

Ketika Abu Bakar radhiallah ‘anhu berkeinginan membebaskan Bilal radhiallah ‘anhu dari perbudakan, Umaiyah bin Khalaf mematok harga 9 uqiyah emas. Dan dengan segera Abu Bakar radhiallah ‘anhu langsung menebusnya.

1 uqiyah emas = 31,7475 gr emas
= 9 x 285,73 gr x Rp 400.000,00 = Rp 114.291.000,00 ( 114,2 juta )
Itu baru untuk membebaskan Bilal , belum pada saat beliau mendekati ajal yang menghibahkan hampir seluruh hartanya untuk perjuangan umat islam.

2. Umar bin al-Khaththab radhiallahu ‘anhu

Di dalam Kitab Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih, karangan Ibnu Abdil Barr, menerangkan bahwa Umar radhiallah ‘anhu telah mewasiatkan 1/3 hartanya (untuk kepentingan Islam) yang nilainya melebihi nilai 40.000 (dinar atau dirham), atau totalnya melebihi nilai 120.000 (dinar atau dirham). Jika dengan nilai sekarang, setara dengan 510.000 gr emas = Rp 204.000.000.000,00 ( 204 miliar ).

3. Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu

Saat Perang Tabuk, beliau menyumbang 300 ekor unta,
300 ekor unta x Rp 12.000.000,00 = Rp 3.600.000.000,00 ( 3,6 miliar )
serta dana sebesar 1.000 Dinar Emas
1000 dinar x 4,25 gr = 4250 gr x Rp 400.000,00 = Rp 1.700.000.000,00 ( 1,7 miliar )

Ubaidullah bin Utbah memberitakan, ketika terbunuh, Utsman radhiallah ‘anhu masih mempunyai harta yang disimpan penjaga gudangnya, yaitu: 30.500.000 dirham dan 100.000 dinar

Di zaman Rasul perak memiliki kekuatan beli yang sangat tinggi
595 gram perak = 85 gram emas

100.000 dinar x 4,25 gr = 425.000 gr emas x Rp 400.000,00 = Rp 170.000.000.000,00 ( 170 miliar )
30.500.000 dirham x 85/595 = 4.357.143 dinar x 4,25 gr = Rp 18.517.857,8 x Rp 400.000,00
Rp 18.000.000 x Rp 400.000 = Rp 7.200.000.000.000,00 (Rp 7,2 Triliun)

Seperti kita ketahui , pada jaman khalifah Utsman , kekuasaan Islam berada pada puncaknya karena sudah sampai daratan Eropa .

4. Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu

Ketika menjelang Perang Tabuk, Abdurrahman bin Auf mempelopori dengan menyumbang dana sebesar 200 Uqiyah Emas.
1 uqiyah emas = 31,7475 gr emas
200 uqiyah x 31,7475 gr emas = 6.349,5 gr x Rp 400.000,00 = Rp 2.539.800.000,00 ( 2,5 miliar )

Menjelang wafatnya, beliau mewasiatkan 50.000 dinar untuk infaq fi Sabilillah
100.000 dinar x 4,25 gr = 425.000 gr emas x Rp 400.000,00 = Rp 170.000.000.000,00 ( 170 miliar )
50.000 dinar = 85.000.000.000,00 ( 85 miliar )

Ini baru satu amalan dari sekian banyak sedekah lainnya yang mereka lakukan, belum lagi amalan selain sedekah. Inilah upaya mereka berniaga dengan Allah Ta’ala, membeli surga-Nya yang mahal harganya.
Soal mahal sebenarnya juga tergantung dari niat seseorang , bagi yang gemar sedekah dan tahu manfaat sedekah tentu harta didunia tidak akan mengganggunya untuk tetap bersedekah .

Bagaimana dengan kita ….?

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Ditulis oleh Ustadz Said Yai Ardiansyah
Library :  KisahMuslim.com

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: