Iklan
Oleh: masshar2000 | 17 September 2017

Fakta : Negara Memang Butuh Orang Narsis

image

Instagram @nuniknurjanah

Masshar2000.Com – Jika ada yang sebel dengan orang alay itu wajar , karena kadang mereka asik dan unik tapi tidak pada tempatnya .
Namun , siapa sangka merekalah orang-orang yang dibutuhkan negara , setidaknya urusan pariwisata.

Sebagian mungkin akan beranggapan mereka itu hanyalah anak-anak alay yang sukanya narsis, foto, lalu diupload ke akun instagram, facebook, dan jejaring sosial lainya.
Namun tahu dan sadarkan anda, bahwa ternyata, menurut pengamatan saya, orang-orang yang suka narsis tersebut, tidak selamanya dianggap negatif.

Cobalah kita mengamati dan kemudian mengaitkan antara perilaku orang-orang yang suka narsis dengan perubahan dan perkembangan pembangunan di daerah-daerah dan juga lokasi wisata.

Alasannya cukup sederhana.
Berawal dari banyaknya sebuah fakta bahwa, semakin suatu lokasi wisata ataupun suatu daerah, yang sering difoto dalam bentuk gambar dan direkam dalam video kemudian di share oleh para orang-orang yang kita anggap suka narsis tersebut dan akhirnya menjadi viral , maka secara otomatis akan menjadikan lokasi wisata atau daerah tersebut semakin terkenal karena alayer-alayer lain akan tertarik juga untuk mengunjungi . Selain itu mereka akan mengajak teman-temannya atau bahkan keluarga besarnya untuk berlibur ke tempat tersebut .

Kita ambil contoh misalnya, saat kita sebut kata Malioboro, hal itu bisa terkenal namanya dan terus terjaga kepopuleranya, hal itu slaah satunya akibat adanya peran orang-orang narsis yang selalu datang silih berganti ke Malioboro yang kemudian mereka share foto-foto narsis mereka ke berbagai akun media sosial mereka.
Anda bisa membayangkan, jika mereka yang datang ke Malioboro di Yogyakarta sama sekali tidak ada orang yang narsis dan berfoto di Malioboro, mungkin nama Malioboro bisa “mati” secara perlahan dan tidak akan terkenal lagi , yah minimal hanya warga Jogja sendiri atau para pendatang yang menetap di Jogja .
Seperti misalnya belum lama ini kan Malioboro sudah bersih dari parkir liar , orang pada penasaran karena banyak foto beredar memang sekarang lebih keren karena ada tempat duduknya untuk nyantai-nyantai bersama keluarga setelah shoping .
Dan nyatanya , sayapun juga jadi penasaran sendiri dan akhirnya menyempatkan diri kesana …hehehe korban alayer nih critanya .

Masih ‘gak percaya , coba anda lihat di twitter, instagram, facebook, dan media sosial lainya, kemudian anda lihat dengan kata #Malioboro, anda akan menemukan orang-orang narsis yang secara update di setiap hari, bahkan hitungan menit akan selalu memenuhi media sosial.

Hal yang sama silahkan anda cek sendiri dengan hastag lokasi wisata atau nama daerah anda. Jika semakin banyak orang-orang narsis upload foto dan video dengan hastag lokasi wisata dan daerah, maka secara otomatis lokasi tersebut akan jadi lokasi wisata dan daerah yang semakin dikenal oleh masyarakat secara luas.

Dan bagusnya , dengan melihat fenomena anak-anak narsis ini juga yang membuat saya berfikir bahwa pejabat setempat akan berlomba-lomba memperbaiki daerahnya masing-masing .

image

Maksud begini, jika ada daerah/kota/kabupaten ataupun lokasi wisata, yang kondisi lokasinya tersebut jelek, jorok, kumuh, bisa dipastikan daerah tersebut atau lokasi wisata tersebut tidak akan jadi target tempat narsis.
Akibatnya, daerah atau lokasi wisata tersebut jangan harap bisa terkenal dan viral di sosial media. Yang terjadi justru akan di foto tapi bukan untuk dijadikan tempat narsis melainkan bisa jadi sasaran bully karena lokasi wisata atau daerahnya sangatlah jelek.

image

Cie cie cie ...Yang lagi romantis

Jika itu terus berlangsung, masa sih pejabat daerah atau pengelola wisata tersebut TIDAK MALU dan akan MEMBIARKAN daerah dan lokasi wisatanya terus dicap sebagai daerah atau lokasi wisata yang jelek ?

Akibatnya, mau tidak mau, mereka pasti akan berjuang habis-habisan agar daerah atau lokasi wisata mereka dikelola dengan baik sehingga semakin banyak daerah atau lokasi wisata terus mempercantik diri. Toh nantinya akan ada pemasukan dari sektor ini , terlebih ikut juga memberikan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar untuk berjualan disana .
Ya, bisa dibilang sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui lah .

image

Instagram @zhinta_whicay

Jadi, mulai sekarang jangan anggap remeh atau kadang merasa risih atas perilaku orang-orang yang suka narsis ya?
Untuk sektor ini kita boleh acungi jempol pada alayer .
Karena berkat kenarsisan mereka, nama suatu daerah ataupun lokasi wisata jadi terkenal dan banyak dikunjungi, yang itu artinya perekonomian dan pendapatan daerah tersebut terus berkembang.

image

image

image

Jadi dengan segala hormat , saya meminta kepada menteri pariwisata , para bupati , pak camat , pak lurah dan juga para pedagang untuk berterima kasih pada Alayer-alayer ini .

image

ikutan Alay ahh…

image

Hayo , admin yang mana coba ?

MANA NARSISMU GUYS ?

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: