Iklan
Oleh: masshar2000 | 22 September 2017

Ketika Agus Widjojo Anak Jendral Sutoyo Korban PKI Malah Dituduh PKI

image

M2000 – Dari sikap dan perhatianya kepada keluarga PKI, siapakah sebenarnya Agus Widjojo ?

Sosok Agus Widjojo adalah salah satu jendral terbaik yang dimiliki bangsa ini .
Agus adalah anak dari Jendral Sutoyo yang ikut dibunuh PKI pada peristiwa G30 S/PKI  kala itu . Beliau juga pernah menjadi menteri di era presiden SBY .

Belakangan ini namanya cukup populer dan banyak dibicarakan oleh berbagai pihak.
Beliau adalah seorang mantan anggota TNI berpangkat Letnan Jenderal yang sedang menjadi sorotan para pencari berita karena secara kebetulan saat ini sosok Agus Widjojo dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk memimpin Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) sebuah jabatan mentereng bagi para pensiunan militer .

Karir sebagai Gubernur Lemhannas, berawal dari keberhasilan Agus Widjoyo menyelenggarakan Simposium Nasional Tragedi 1965 pada bulan April, tepatnya tanggal 18-19 april 2016.
Itu yang menjadikan Agus Widjoyo kembali menjabat di Institusi Pemerintahan setelah sekian tahun vakum semenjak era SBY .

Agus Widjojo adalah juga seorang yang sangat inten memperjuangkan adanya rekonsiliasi terhadap para korban tragedi 65, yang pada akhirnya hasilnya bisa dilihat pada simposium tersebut.

image

Karena aktifnya Agus menggelar simposium tersebut , belakangan Agus justru mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari berbagai pihak karena dinilai memberi ruang pada anak-anak PKI untuk tampil ke publik .

Menurut mereka , mantan Jenderal yang juga merupakan anak dari “Pahlawan Revolusi Jenderal Sutoyo” yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI atas kekejaman PKI pada tahun 65, seolah telah lupa akan kebiadapan PKI pada saat itu.
Agus Widjoyo seakan telah lupa atas perjuangan para Pahlawan pendahulu Negara ini. Hal ini terlihat dari sikap Agus yang menganggap PKI tidak berbahaya.

Dengan dalih “Demokrasi” setiap pihak yang berusaha mengkritisi tentang indikasi kebangkitan komunis senantiasa dimentahkan oleh pernyataan beliau. Kata-kata bahwa “PKI TIDAK BERBAHAYA”, “PKI BUKAN BAHAYA LATEN” dan lain sebagainya senantiasa terucap pada bibir Agus Widjoyo sebagai argumen dan bantahan terhadap siapapun yang menghawatirkan kebangkitan komunis di Indonesia.

image

Sebenarnya menurut saya , pernyataan Agus ini sangat tepat , kenapa ?

Alasannya sederhana saja , diberbagai kesempatan sebelumnya presiden Jokowi , pak JK , menteri agama Lukman Hakim dan sejumlah menteri lainnya juga sudah mengatakan hal yang sama , PKI nya sudah tidak ada , sudah tidak laku , dinegara asalnya juga sudah bubar tinggal segelintir apa yang perlu ditakutkan , terlebih Indonesia adalah negara mayoritas muslim yang pernah merasakan kebiadaban PKI , mana laku ideologinya dijual disini , kalaupun nongol langsung gebuk , kata presiden .

Ya , memang seharusnya pemerintah tidak perlu harus gaduh soal ini , masa iya pemerintah harus membesar-besarkan masalah yang justru akan meresahkan warganya . Lagian kan sudah ada Polisi dan TNI yang memang tugasnya menjaga suasana tetap kondusif . Presiden itu tugasnya mengayomi rakyatnya bukan menakut-nakuti rakyatnya dengan isu kebangkitan PKI .
Mari berpikir cerdas , bagaimana jika saat ini presiden mengatakan awas kebangkitan PKI , atau awas kita sudah di susupi ISIS , apa rakyat gak gaduh , apa rakyat bisa kerja tenang , apa investor mau masuk ke negara ini , yang ada juga malah investor malah kabur .

image

Dua orang baik yang difitnah PKI

Agus juga pernah mengatakan bahwa seandainya ada yang perlu marah pada PKI tentu dirinyalah salah satunya karena dia adalah anak dari jendral yang ikut dibunuh , tapi biarlah itu menjadi catatan kelam yang harus dilupakan dan tidak usah mendendam karena sejatinya semua pihak harus saling memaafkan dan harus bisa berdamai dengan masa lalu .

Coba saya mau tanya salahnya pak Agus ini dimana ?
Ada orang baik yang ingin menjaga situasi kondusif kok malah dituduh PKI , logikanya gak masuk bro .
Beliau itu anak jendral yang dibunuh PKI lho dan beliau sudah memaafkan dan bisa berdamai dengan masa lalunya .
Lah yang tidak tahu apa-apa , belum lahir pas PKI ada , bukan juga anak dari korban PKI sok-sokan nasionalis dan menuduh beliau PKI , mikir keras saya , nalarnya dimana ya ?

image

Fitnah keji terhadap letjen purn Agus Widjojo yang beredar di medsos

image

Mereka membakar logo PKI dan foto Letjen purn Agus Widjojo karena dituduh PKI

Dan uniknya , mereka-mereka yang suka nuduh PKI itu orang-orangnya ya itu itu-itu juga , kelompoknya itu-itu juga , yang kemarin pas 17 agustusan melarang hormat bendera dan tidak mengakui Pancasila , eh sekarang sok nasionalis teriak “ganyang PKI dan NKRI harga mati ” . Ini lucu banget …Mikir keras lagi saya .

Atau bisa jadi pak Agus ini memang tahu bahwa PKI 65 itu hanya persaingan para jendral ,  kan beliau waktu tahun 1965 juga sudah dewasa (18 tahun ) dan pasti tahu kejadian sebenarnya .

Soal isu kebangkitan PKI , Waspada boleh karena itu memang manusiawi tapi kalau menuduh , memfitnah itu baru watak iblis yang diturunkan ke manusia .

Agus Widjojo juga mengatakan bahwa masyarakat sekarang masih seperti saat 1965 , saling curiga mencurigai .
Salah satu kutipan pernyataan beliau yang paling saya suka adalah ” Berdamailah dengan masa lalu “

salam literasi

Simak videonya

Iklan

Responses

  1. […] Ketika Anak Jendral Korban PKI Malah Dituduh PKI […]

    Suka


gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: