Iklan
Oleh: masshar2000 | 5 Oktober 2017

Sukarno Presiden Seumur Hidup , Siapa Saja Presiden Seumur Hidup Di Dunia ?

image

M2000 – Pemimpin besar Revolusi , Ir Sukarno adalah presiden seumur hidup . Mungkin banyak orang tidak mengetahui sejarah aslinya dan menganggap presiden seumur hidup diperolehnya karena saking lamanya berkuasa hingga menjelang wafat seperti pak Harto .
Namun anggapan itu ternyata keliru , karena Sukarno nyatanya memang benar-benar diangkat menjadi presiden seumur hidup dua tahun menjelang gerakan PKI 1965.
Jadi tepatnya pada 15 mei 1963 oleh MPRS .

Pada hari itu , Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) menggelar sidang umum II di Bandung, Jawa Barat.
Dalam sidang itu, ditetapkan pengangkatan Pemimpin Besar Revolusi Indonesia Soekarno menjadi Presiden Republik Indonesia seumur hidup. Hal itu tertuang dalam Ketetapan MPRS Nomor III/MPRS/1963.
Dalam sejarah Indonesia, hanya Bung Karno saja yang pernah diangkat sebagai presiden seumur hidup karena benar-benar diangkat oleh lembaga tertinggi negara yang memiliki kewenangan .

Soekarno kemudian lengser dari kursi kekuasaan pada pada 20 Februari 1967 setelah menandatangani Surat Pernyataan Penyerahan Kekuasaan di Istana Merdeka, setelah sebelumnya pidato pertanggungjawaban mengenai sikapnya terhadap peristiwa G30S pada Sidang Umum ke-IV MPRS mendapat penolakan.

Namun rupanya, di belahan dunia lain, ada juga sejumlah tokoh yang diangkat atau mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup di negaranya masing-masing.

Sejak berakhirnya Perang Dunia II banyak negara baru bermunculan. Banyak pemimpin di negara-negara itu yang diangkat atau mengangkat dirinya menjadi presiden seumur hidup.

Selain Soekarno , siapa saja dan negara mana saja mereka berasal, yuk simak ulasannya ,

1. Francois Duvalier

image

Presiden Haiti, Francois Duvalier, lahir pada 17 April 1907. Selama berkuasa 14 tahun (1957-1971) setidaknya dia mengalami 6 kali percobaan pembunuhan.
Presiden Duvalier mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup pada 1964. Dia mempertahankan kekuasaannya dengan jalan kekerasan dan ilmu gaib yang dipercayai orang Haiti. Dia mengusir Uskup Agung dari Gereja Katolik Roma pada 1969 dan melestarikan voodoo.

Presiden Duvalier pada masanya mendapat jaminan keselamatan dari militer yang dia ciptakan yaitu Tonton Macuetes. Nama Tonton Macoutes sendiri ternyata diambil dari kisah orang Haiti tentang hantu ‘paman karung goni‘ yang suka menculik anak dan menyantap mereka.
Dia sangat percaya takhayul. Dia meyakini setiap tanggal 22 adalah hari keberuntungannya. Bahkan ,Duvalier sangat senang saat Presiden AS, John F Kennedy meninggal pada 22 November 1963. Dia meyakini Kennedy meninggal dunia karena kutukannya.
Kemudian Duvalier meninggal dunia pada 21 April 1971 karena komplikasi penyakit kanker, prostat, jantung dan diabetes. Sebelum meninggal, dia menunjuk anaknya Jean Claude Duvalier yang dikenal sebagai ‘Baby Doc‘ untuk menggantikannya. Saat itu Jean Claude masih berstatus mahasiswa dan berumur 20 tahun.

2. Saparmurat Niyazov

image

Presiden otoriter Turkmenistan,Saparmurat Niyazov berkuasa selama 21 tahun.
Niyazov menjadi Ketua Partai Komunis Republik Soviet pada 1985 dan terpilih sebagai presiden pertama Turkmenistan lewat jalur independen pada 1991.
Pada 1999, dia diangkat sebagai presiden seumur hidup dengan persetujuan parlemen. Selama masa pemerintahannya, Niyazov mengklaim dia adalah Turkmenbashi, atau pemimpin semua bangsa Turkmens.
Dia mengganti nama bulan dan hari dalam kalender dengan namanya dan keluarganya, dan memerintahkan membuat patung dirinya yang ditempatkan di seluruh gurun.
Namanya juga digunakan sebagai nama kota, bandara dan meteorit.

Niyazov adalah orang yang kebal kritik dan tidak memberi kebebasan media di negara dengan penduduk lima juta orang tersebut. Aturan hukumnya juga mengatur masalah privasi.
Rakyat dilarang mendengarkan radio dan merokok di depan umum serta tidak boleh memelihara jenggot. Niyazov meninggal dunia pada 21 Desember 2006 karena serangan jantung.

3. Kim il-Sung

image

Sukarno dan Kim il Sung

Kim il-Sung Lahir dari keluarga petani pada 15 April 1912, di Mangyondae, Korea. Dia lahir saat Korea sedang dijajah Jepang.
Pada 1932, Kim menjadi pemimpin sekelompok kecil warga Korea yang menyerang pos-pos Jepang di Korea. Pada tahun 1941, Kim melarikan diri dari Manchuria (China) ke Uni Soviet, dia pun menerima pelatihan militer di Uni Soviet.
Empat tahun kemudian, pada tahun 1945, Kim kembali ke tanah airnya sebagai tentara Soviet.
Soviet menugaskan dia untuk membentuk sistem pemerintahan sementara di wilayah Korea yang diduduki Soviet. Pada 1948, Kim menjadi perdana menteri pertama dari Republik Rakyat Demokratik Korea.
Dia sangat mendukung persatuan nasional dengan cara militer, rezim Kim mengobarkan perang gerilya melawan Korea Selatan. Kim dibantu oleh militer Soviet yang kuat.

Kim il-Sung meninggal dunia pada usia 82 tahun, atau pada 8 Juli 1994. Hingga akhir hayatnya, Kim Il-Sung menjabat sebagai presiden.
Jabatan tersebut kemudian turun temurun dilimpahkan kepada keturunannya. Setelah Kim Il-Sung, jabatan presiden Korut dijabat oleh anaknya, Kim Jong-Il. Setelah Kim Jong-Il meninggal, posisi presiden Korut dijabat oleh Kim Jong-Un anak dari Kom Jong-Il.

Ternyata dari keempat presiden tersebut Soekarno dapat di simpulkan sebagai yang terlurus dan terbaik selama menjabat dan kita harus bangga pernah mempunyai pemimpin sebaik dan sehebat Soekarno terlepas dari kontroversi yang telah dibuatnya .

image

Sukarno bersama Fatmawati

Library : merdeka.com

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: