Iklan
Oleh: masshar2000 | 19 Oktober 2017

Baru Dua Hari Menjabat , Buruh Demo Tagih Janji Anies-Sandi UMP DKI 7 juta

image

M2000 – Jangan dikira menjadi Gubenur DKI itu mudah .
Sebagai gubenur di ibukota negara tempat berkumpulnya orang dari seluruh Indonesia dan berkumpulnya sebagian besar uang yang beredar di Indonesia , jelas Jakarta adalah lahan yang empuk bagi para pekerja .Apa saja bisa jadi duit ditempat ini .
Dan ini jelas masalah pemprov DKI dalam masalah urbanisasi .

Hari kedua Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2002, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno bertugas di Balai Kota DKI Jakarta didemo puluhan anggota Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

Aksi yang digelar di kantor Balai Kota, pada Rabu (18/10/2017) menuntut kepada Gubernur dan Wakil Gubernur untuk secepatnya menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) bagi buruh Jakarta.
Akan tetapi, aspirasi SBSI tidak didengar langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur baru Jakarta, mengingat kedua pemimpin baru Jakarta itu tidak berada di tempat.

image

Dalam aksi tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SBSI Alson Naibaho mengutarakan sejak Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 277 Tahun 2016 tentang UMP 2017 dinyatakan batal oleh PTUN Jakarta, kemudian mewajibkan kepada Gubernur Baru Jakarta untuk menetapkan UMP buruh secepatnya.

Gubernur harus mencabut Surat Keputusan (SK) Nomor 227  tahun 2016. Artinya Gubernur tidak lagi mempergunakan Surat Keputusan tersebut sebagai ukuran untuk menetapkan UMP DKI Jakarta, tetapi harus kembali ke UU Nomor 13 tahun 2003, dimana undang-undang tersebut mengamanahkan jika penetapan UMP berdasarkan hasil survei,” tegas Alson Naiboho  yang menemui pendemo.

Lebih lanjut, Ketua DPC SBSI Jakarta tersebut menyampaikan jika pihaknya saat ini memiliki data riil dari hasil riset untuk pasar tradisional dan modern di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan. Menurutnya, data itu dapat menjadi pertimbangkan bagi pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menetapkan nilai UMP.

Angka yang kami tawarkan sebesar Rp4 juta. Itu hasil survei dari SBSI,” lanjutnya.

Menurut Alson Naibaho, jika angka Rp4 juta cukup realistik dibandingkan dengan janji Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno, yang menawarkan nilai UMP sebesar Rp7 juta di masa kampanye pilkada lalu.
Selain itu, Sandi juga berjanji akan membentuk Kelompok Kerja yang berfungsi mengevaluasi upah buruh DKI Jakarta dan menetapkan upah buruh guna mencapai kesejahteraan buruh.

image

Saat itu nilai yang disebut sebesar Rp7 juta. Walau Kami pahami kemungkinan angka itu tidak realistis. Tapi harapan besar kami adalah Gubernur dan Wakil Gubernur dapat mendengar dan merealisasikan aspirasi kami,” pungkasnya.

Seperti diketahui, UMP ditetapkan oleh gubernur dengan memperhatikan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi. Penetapan tersebut didasari Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimum.

Dewan Pengupahan Daerah (DPD) yang terdiri dari birokrat, akademisi, buruh dan pengusaha yang membentuk tim survei dan mencari tahu harga sejumlah kebutuhan yang dibutuhkan oleh pegawai, karyawan dan buruh di lapangan.

Ya , untung saja yang demo hanya minta 4 juta , coba kalau minta 7 juta seperti yang dijanjikan waktu kampanye .
Tapi itu baru satu kelompok pendemo , bagaimana dengan pendemo yang lain yang tentunya ingin menagih janji kampanye UMP 7 juta supaya bisa memiliki rumah dengan DP 0%.
Ya , inilah salahnya jika janji kampanye terlalu muluk , maka untuk merealisasikannya tentu sangat berat .

image

Yang belum tahu kenapa belum-belum sudah demo , karena bulan oktober dan november adalah bulan-bulan krusial bagi pemerintah untuk membahas dan menetapkan UMK/UMP untuk tahun berikutnya .
Jadi jangan berpikiran kalau yang demo adalah kubu sebelah .
Buruh mah gak mau tahu siapa yang menjabat , yang penting kesejahteraan mereka diperhatikan .

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: