Iklan
Oleh: masshar2000 | 15 November 2017

Mindset Buruk Tak Kenal Usia , Ubah Mindset mu Sekarang !

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

M2000 – Sahabat sekalian , kita semua tahu mindset atau pola pikir seseorang itu berbeda-beda dan akan menjadi sama jika ujung-ujungnya adalah untuk kebaikan .
Kita akan merelakannya jika itu untuk kebaikan , seharusnya begitu .

Namun , beberapa orang tetap pada pendiriannya yang kalau boleh saya bilang mindsetnya buruk .
Ingat ya…Mindset tak pandang usia , tua muda  kalau mindsetnya buruk itu penyakit , ya penyakit hati .

Kita ambil contoh , naruh benci itu sakit lho?
Kenapa ..setiap kita menaruh benci sama seseorang , hati kita sebenarnya tidak tenang sendiri , mau ketemu orang tersebut kita canggung , kita mesti bersikap gimana-gimana jadi ribet sendiri deh pokoknya .
Lantas kenapa kita tidak memaafkan saja , bukankah lebih enak rasanya .. Hati juga jadi plong ‘gak ada beban .

Coba simak hadist berikut ,

“Tidak halal apabila seorang Muslim menjauhi kawannya LEBIH DARI 3 HARI. Apabila telah lewat waktu tiga hari tersebut maka berbicaralah dengannya dan beri salam. Jika ia menjawab salam maka keduanya akan mendapat pahala dan jika ia tidak membalasnya maka sungguhlah dia kembali dengan membawa dosanya, sementara orang yang memberi salah akan keluar dari dosa.”(HR. Muslim)

“Pintu-pintu surga akan dibukakan pada hari Senin dan Kamis, lalu Allah akan memberi ampunan kepada siapapun yang tidak menyekutukan-Nya kecuali seorang laki-laki yang berpisah dengan saudaranya. Maka Allah berkata: tangguhkanlah kedua orang ini hingga mereka berdamai, tangguhkanlah kedua orang ini hingga ia berdamai, tangguhkanlah kedua orang ini hingga mereka berdamai.” (HR. Muslim)

Menurut salah-satu hadist diatas dikatakan kepada malaikat nanti bahwa “… tangguhkanlah kedua orang ini (yg saling bermusuhan) hingga mereka berdamai…” maksudnya mereka di cegah melewati pintu syurga (bukan ahli surga), subhanallah .

Intinya, kita gak boleh saling musuh-musuhan. Dengan siapapun itu. Tidak akan mendatangkan manfaat untuk kita yang ada malah dosa .
Memang sih , memaafkan itu bukan perkara yang mudah. Tapi jika tidak pernah kita coba biasakan, maka itu akan semakin sulit dan hati kita semakin keras, biarlah Allah yang membalasnya, setiap ibadah dan dosa itu ada balasannya.
Tak perlu kita bantu Allah melakukannya, Allah tak butuh Itu, Allah tahu mana yang baik dan tidak, Allah Maha Perkasa dan Adil dalam memberikan balasan pahala bagi yang memaafkan dan dosa bagi yang mendholimi. Jadi belajarlah memaafkan , itu sudah cukup .

✔Bagaimana kalau kita minta maaf tapi dia tetap seperti itu?
Yang penting sudah mengutarakan meminta maaf, maka gugur tanggung jawabmu. Insyallah

✔Bagaimana kalau kita sudah memaafkan tapi dia tetap mendholimi kita?
Selama tidak mencoba membunuh (membayakan agama dan nyawa), misal ghibah, dihina, dicela dsb, biarkan saja.
Pasti ada pembalasannya. Tak perlu khawatir ,kita ‘gak selamanya di dholimi juga .
Allah pasti memberi keadilan. Jika tak di dunia, pasti di akhirat.

Sudah plong ..?
Mari belajar memaafkan , dari memaafkan diri sendiri dulu .
Memaafkan diri sendiri maksudnya , kita menyesali perbuatan kita jika salah dan memang harus mengakui salah , menghilangkan rasa dendam jika ada .

Bagaimana mau memaafkan orang lain jika kita tidak bisa memaafkan diri sendiri .
Mungkin bisa secara lisan memaafkan orang lain tapi yakin deh dalam hati tidak akan iklas karena hati kita sendiri belum bersih .
Maka , maafkan dulu diri sendiri dan berdamailah dengan masa lalu .

image

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Library : @unialfi

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: