Bagaimana Allah Memberi Rejeki Kepada Hambanya

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com – Jodoh , Rejeki dan Mati adalah rahasia ilahi .. Kita sebagai hambanya tidak akan pernah tahu kapan terjadinya .

Imam Malik berpendapat : Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan berikan Rizki, Hal ini berdasarkan hadist {لَو أنكُم توكَّلْتُم علَى اللهِ حقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُم كما يَرْزُقُ الطَّيْرَ تغدُو خِمَاصًا وتَروحُ بِطَانًا}
“Andai kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal niscaya Allah akan berikan rizki kepada kalian sebagaimana Dia memberikan rizki kepada burung yang pergi dalam keadaan lapar lalu pulang dalam keadaan kenyang” (HR. Ahmad dan yg lain).

Adapun Imam Syafi’i berbeda dengan Imam Malik dalam hal ini , ia mengatakan bahwa seandainya burung itu tidak keluar dari sangkarnya dan pulang kembali niscaya tidak akan mendapat Rizki, artinya ia telah melakukan usaha.
Masing-masing bertahan pada pendapatnya…

Imam Malik mengambil potongan hadist (Niscaya kalian akan diberikan Rizki sebagaimana burung)… sedangkan muridnya Asy Syafi’i mengambil sisi hadist (Kalau burung tidak keluar dari sangkarnya maka tidak akan mendapatkan rizki)… Asy Syafi’i ingin memperkuat argumennya untuk sang guru, maka ia keluar meninggalkan Malik dalam keadaan berpikir.

Di tengah jalan ia mendapatkan orangtua sedang memikul plastik yang berisi sesuatu yang berat, lalu Syafi’i menawarkan diri untuk membawanya…
Wahai Paman, bolehkah aku membantumu Ujarnya, lalu Syafi’i memikul barang bawaan tersebut.

Tatkala sampai ke rumah orangtua itu, ia pun memberikan kepada Syafi’i beberapa biji kurma sebagai balas jasa kebaikannya.
Syafi’i bahagia karena telah mendapatkan ide untuk menguatkan pendapatnya, “seandainya aku tidak membantu orangtua tadi, niscaya orangtua itu tidak akan memberikan kurma ini kepadaku”… Penuh kegirangan, ia pun bergegas menjumpai gurunya dengan membawa beberapa biji kurma tadi.

Sesampainya di tempat Imam Malik, ia pun meletakkan kurma tersebut di hadapannya sembari menceritakan kisah yang terjadi.
Mendengar kisah yang diceritakan, Imam Malik pun tersenyum sambil mengambil kurma dan mencicipinya lalu mengatakan kepada Syafi’i, engkau telah membawa kurma ini kepadaku tanpa usaha dariku.

Jadi biarpun keduanya berbeda pendapat tapi keduanya benar dan tidak saling menyalahkan .
Begitulah cara Allah memberikan rejeki bagi hambanya , tidak tahu dari mana dan kapan datangnya .

Tugas kita hanya berusaha , tawakal maka insya Allah akan dapat rejeki yang halal dan barokah .

image

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s