Jokowi Butuh Wakil dari Kalangan Militer atau Islam , Nama ini Paling Realistis

image

Masshar2000.Com – Seperti kita ketahui , Partai besutan Megawati PDI Perjuangan telah resmi mengusung Jokowi sebagai Capres 2019 nanti .
Sebenarnya kabar ini tidak mengagetkan karena Jokowi memang kader partainya sendiri .

Majunya Jokowi kembali di pilpres 2019 menurut sejumlah survey akan menang telak jika lawannya adalah Prabowo lagi tentu dengan catatan tidak ada unsur SARA yang masif mengiringi langkahnya .
Sebenarnya sosok Jokowi ini sudah cukup kenyang dengan cacian , hinaan dan fitnah sejak maju di pilpres 2014 lalu , namun Jokowi tetap tenang dan melenggang dengan mulus menuju istana .

Namun kini berita SARA menjadi musuh utama Jokowi , bukan Prabowo seperti yang sering di dengung-dengungkan para pendukung Prabowo . Ya , bukan Prabowo lawan kuat Jokowi ,tapi berita SARA lah yang paling ditakuti Jokowi dan pendukungnya .
Belajar dari kasus Pilkada DKI yang sarat dengan isu SARA , Jokowi memang semestinya menggandeng wakilnya dari unsur militer ,  dari kalangan Islam atau dari Partai Politik .
Mari kita prediksi satu persatu ,

Kalangan Islam

Menurut Lingkaran Survei Indonesia (LSI) ,  Denny JA mengungkapkan, dari bursa cawapres berlatar belakang Islam, ada dua nama yang berpeluang dibanding tokoh yang lain. Keduanya adalah Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dari PKB  yang memiliki popularitas sebesar 32,4 persen dan Gubernur NTB M Zainul Majdi ( Tuan Guru Bajang /TGB ) yang popularitasnya mencapai 13,9 persen.

Cak Imin sendiri sudah mengkampanyekan dirinya sebagai cawapres bagi siapa saja yang mau mengajaknya berduet , walaupun pasti hati kecilnya ngarep jadi cawapresnya Jokowi ketimbang Prabowo , apalagi Cak Imin sendiri pernah menjadi menterinya Jokowi sebelum di gantikan oleh Hanif Dhakiri yang juga kader dari PKB .
Cak Imin jelas lebih potensial dibanding TGB karena dia adalah ketua umum partai Islam terbesar di negri ini yang jelas satu-satunya ketua umum yang kental dengan Nahdliyin nya . Dan yang tidak boleh dilupakan partainya Cak Imin adalah partai yang selalu mendukung Jokowi .

Unsur Militer

Untuk wapres berlatar belakang militer, tiga nama yang paling menonjol adalah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan popularitas sebesar 71,2 persen. Gatot Nurmantyo memiliki popularitas 56,5 persen dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dengan popularitas 18,0 persen.
Selain AHY mempunyai elektabilitas survey yang tinggi , AHY juga punya partai yang besar .

image

Disini AHY jelas lebih potensial , selain dari pendukung dari partai Demokrat yang akan all out mendukung AHY , diprediksi AHY akan bisa menggaet pemilih dari kalangan muda .
Ya kita tahu kan anak jaman now kalau lihat sosok ganteng pasti akan ngikut . AHY akan menjadi magnet tersendiri bagi anak jaman now yang menganggapnya artis idola .

Dari Parpol

Dari bursa cawapres dari latar belakang parpol, ada tiga nama yang muncul, yaitu Ketum Golkar Airlangga Hartarto dengan popularitas 25 persen dan Kepala BIN Budi Gunawan yang punya popularitas 16 persen dan tentu saja cak Imin dari PKB .
Oke , untuk cak Imin kita lupakan dulu karena sudah kita masukkan dalam kriteria kalangan Islam dan tinggal Airlangga dari Golkar dan Budi Gunawan dari PDIP sendiri .
Jika Jokowi ambil Budi kemungkinan tidak akan menambah suaranya karena satu partai dengan Jokowi . Jadi tinggal satu nama yaitu Airlangga Hartarto yang muncul .

Kalangan Profesional

Dari kalangan profesional ada empat nama di sana. Ada dua nama berasal dari kabinet kerja Jokowi: Susi Pudjiastuti dan Sri Mulyani.
Dua menteri ini memang punya kelebihan masing-masing . Susi dengan kerja cekatan dan ketegasannya sedangkan Sri Mulyani punya jaringan yang luas dan disegani di dunia .
Jika dua nama ini disodorkan , kemungkinan Jokowi akan memilih Sri Mulyani karena memang dia selain cerdas juga punya akses di  luar negeri sehingga bisa menjalin hubungan baik dengan negara-negara lain .

Kesimpulan sementara dari keempat kriteria tersebut didapat nama Cak Imin (PKB) , AHY (Demokrat) , Airlangga (Golkar) dan Sri Mulyani .
Menurut pengamatan saya , walaupun keempat nama tersebut yang paling potensial dan menguntungkan adalah AHY dari Demokrat .
Kita tahu selama ini Partai Demokrat berada diluar pemerintahan dan sangat kritis lewat SBY yang sudah berpengalaman menjadi presiden selama 2 periode .

Dengan menggandeng AHY sebagai wakilnya , posisi Jokowi akan semakin kuat baik di pemerintahan maupun parlemen .
Ya, walaupun AHY belum pernah menjadi jendral , setidaknya nama besar ayahnya cukup membantu menyokong popularitasnya sebagai pemimpin masa depan .

Mungkin banyak yang tidak setuju jika AHY yang maju terlebih partai pendukung yang selama setia pada Jokowi ,karena merekapun pasti butuh imbal balik dari dukungan mereka selama ini .
Ini yang harus di pikirkan Jokowi dan tim pemenangannya nanti .
Mungkin Jokowi bisa menambah jumlah menteri dari partai-partai pendukung .
Ya , ini politik , semua tidak ada yang cuma-cuma , tidak ada makan siang gratis .

Selamat menikmati jalannya perpolitikan tanah air yang penuh drama ini .

Salam literasi ,

Iklan

3 tanggapan untuk “Jokowi Butuh Wakil dari Kalangan Militer atau Islam , Nama ini Paling Realistis”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s