Teganya , Anak Yatim Piatu Dipaksa Mandi Oli Karena Mencuri Onderdil Bekas

image

M2000 – Yang namanya salah , memang harusnya dihukum , jika salahnya merugikan orang banyak atau mengancam diri sendiri bolehlah melapor ke yang berwajib karena memang setiap orang boleh membela diri dan mendapatkan perlindungan .
Namun jika hanya menimpa diri kita sendiri dan kita tidak merasa terancam , kita memang baiknya memaafkan , apalagi kalau tidak sampai merugikan fisik ataupun materi .

Seperti contoh kasus yang terjadi di Sleman ini , entah apa yang dipikirkan oleh pemilik bengkel sehingga tega menyuruh seorang anak yatim piatu mandi oli karena ketahuan mencuri onderdil bekas.

Dalam postingan yang diunggah oleh akun Facebook @Masy Hadi Urc, diketahui kejadian tersebut terjadi di Sleman, Yogyakarta. Anak itu mencuri onderdil bekas karena tidak memiliki uang.
Bocah itu tersenyum pedih karena tak dapat membela diri sehingga ikhlas dipaksa mandi oli. Usai menyiram dirigen yang berisi cairan hitam itu, si anak terlihat beberapa kali mengusap matanya yang diduga cairan oli sudah mengenai matanya.

image

@Masy Hadi Urc: ” Meski sudah terlambat kami datang untukmu. Nak, maafkan kami. Kami baru tahu ketika kejadian telah berselang hari. Saya menangis melihatmu pasrah mengguyurkan olie bekas ke kepalamu, tak setahumu kamu terpaksa membahayakan kedua matamu, mungkin olie juga masuk ke telingamu, bahkan sangat mungkin terjilat dan terminum olehmu. Kamu nampak sangat tidak berdaya melakukan penolakan. dan nalar ke anak-anak anmu belum cukup untuk melakukan alasan perlawanan dan pembelaan diri.

Kamu terlihat pasrah dan bahkan sambil tersenyum saat dipaksa mengguyurkan olie bekas ke kepalamu, saya sangat mengerti perasaanmu saat itu. Kamu merasa bersalah karena memang telah mengambil onderdil bekas di bengkel itu. Dan sama sekali tidak ada yang peduli padamu karena statusmu yang yatim piatu. Tidak ada orang dewasa di sekitar kejadian itu yang bisa berpikir sedikit waras, mencegah dan membelamu atas ketidak adilan itu.

sehebat apa dan sekuat apa penggagas hukuman dengan persekusi ini sehingga tidak ada orang yang bisa mencegahnya.

Heran sekali, di Sleman Yogyakarta kok masih ada warga yang mental arogannya berlebihan. Kegoblogan saja tidak cukup untuk seseorang bisa melakukan hal seperti itu. Dibutuhkan arogansi dan sok kuasa, bahkan watak yang cenderung dzolim untuk bisa menghukum anak anak dengan hukuman seperti itu

“.

Bagaimana pendapatmu bro …

Lurr tulunggg, nyolong jelas jelas salah, nanging opo kudu koyo ngene hukumane ?? | MANAberita.com — ENTAH apa yang dipikirkan oleh pemilik bengkel sehingga tega menyuruh seorang anak yatim piatu mandi oli karena ketahuan mencuri onderdil bekas. Dalam postingan yang diunggah oleh akun Facebook @Masy Hadi Urc, diketahui kejadian tersebut terjadi di Sleman, Yogyakarta. Anak itu mencuri onderdil bekas karena tidak memiliki uang. Bocah itu tersenyum pedih karena tak dapat membela diri sehingga ikhlas dipaksa mandi oli. Usai menyiram dirigen yang berisi cairan hitam itu, si anak terlihat beberapa kali mengusap matanya yang diduga cairan oli sudah mengenai matanya.@Masy Hadi Urc: ” Meski sudah terlambat kami datang untukmu. Nak, maafkan kami. Kami baru tahu ketika kejadian telah berselang hari. Saya menangis melihatmu pasrah mengguyurkan olie bekas ke kepalamu, tak setahumu kamu terpaksa membahayakan kedua matamu, mungkin olie juga masuk ke telingamu, bahkan sangat mungkin terjilat dan terminum olehmu. Kamu nampak sangat tidak berdaya melakukan penolakan. dan nalar ke anak-anak anmu belum cukup untuk melakukan alasan perlawanan dan pembelaan diri. Kamu terlihat pasrah dan bahkan sambil tersenyum saat dipaksa mengguyurkan olie bekas ke kepalamu, saya sangat mengerti perasaanmu saat itu. Kamu merasa bersalah karena memang telah mengambil onderdil bekas di bengkel itu. Dan sama sekali tidak ada yang peduli padamu karena statusmu yang yatim piatu. Tidak ada orang dewasa di sekitar kejadian itu yang bisa berpikir sedikit waras, mencegah dan membelamu atas ketidak adilan itu. sehebat apa dan sekuat apa penggagas hukuman dengan persekusi ini sehingga tidak ada orang yang bisa mencegahnya. Heran sekali, di Sleman Yogyakarta kok masih ada warga yang mental arogannya berlebihan. Kegoblogan saja tidak cukup untuk seseorang bisa melakukan hal seperti itu. Dibutuhkan arogansi dan sok kuasa, bahkan watak yang cenderung dzolim untuk bisa menghukum anak anak dengan hukuman seperti itu news from @manaberita #sleman #yogyakarta #berita #yatimpiatu #oli #hatinurani

A post shared by Klaten Kita (@klatenkita) on

Library : manaberita.com

Iklan

3 tanggapan untuk “Teganya , Anak Yatim Piatu Dipaksa Mandi Oli Karena Mencuri Onderdil Bekas”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s