TGB – Ada Kelompok Khawarij Di Negri Ini

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com – Siapakah sebenarnya kaum Khawarij itu? Berbahayakah keberadaan mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang majemuk ini?

Gubernur NTB dua periode Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi yang juga ulama ini menjelaskan apa itu khawarij .
Dalam pandangan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, seperti dikutip news.baldatuna.com (28 Juli 2018), Khawarij merupakan salah satu kelompok dalam Islam yang selalu menganggap diri atau kelompok mereka selalu benar. Hanya kelompok atau pandangan anggotanya yang tidak pernah keliru.

Menurut TGB, yang tidak sepaham dengan kelompok Khawarij bukan hanya dianggap salah, melainkan juga dianggap kafir karena dianggap menentang hukum Allah .
Lebih lanjut TGB menyatakan, ciri khas kaum Khawarij, baik di Indonesia maupun di negara-negara lain, adalah mau menang sendiri. Hal itu terkait dengan penggunaan ayat-ayat dalam perang.

Kelompok Khawarij kerap mengambil ayat-ayat Kitab Suci Al Quran yang sebenarnya diarahkan untuk kafir Quraisy dalam situasi perang, tetapi ayat tersebut diterapkan kepada umat Islam yang lain yang tidak sepaham dengan mereka .
Dengan kata lain, mereka cabut ayat dari konteksnya untuk menjustifikasi kepentingan mereka.

Berbahayakah keberadaan kelompok Khawarij di negeri ini?

Tentu, sangat berbahaya! Melepaskan ayat-ayat perang dari konteksnya untuk mencari pembenaran demi kepentingan kelompok jelas sangat berpotensi memicu sentimen kebencian dan permusuhan.
Mereka yang tidak sepaham dan sealiran dengan kelompok Khawarij terkait dengan sikap keberagamaan, dengan mudah akan dicapai sebagai kafir .Untuk mencari pembenaran atas sikapnya, kaum Khawarij tak segan-segan mengutip ayat-ayat perang untuk menyerang mereka yang tidak sealiran.

Di tengah situasi sosial bangsa kita yang begitu plural dan majemuk, pandangan kaum Khawarij semacam itu jelas perlu diwaspadai. Kita harus bersikap hati-hati agar tidak gampang terhasut dan terprovokasi.

image

Dalam konteks politik, kaum Khawarij menunjukkan perannya dengan menuding kelompok lain sebagai kafir apabila pilihan politiknya berbeda dengan kaum Khawarij. Mereka tak jarang mencomot ayat-ayat Al Quran sebagai alat pembenar bahwa pilihan politik merekalah yang paling benar dan seperti biasanya mereka akan menyebut lawannya kafir , munafik , murtad , penghianat dan lain-lain .

Tentu saja hal ini sangat menakutkan bagi orang yang baru belajar agama atau mualaf atau baru hijrah .
Mereka lantas mengikuti alur kelompok ini dan merasa benar-benar hijrah .
Uniknya mereka sebelumnya menganggap diri mereka pendosa , setelah hijrah dan mengikuti kelompok ini , mereka ikut-ikutan mengkafir-kafirkan orang lain .

Khawarij sendiri awalnya ditujukan untuk Ibnu Muljam , seorang tokoh islam yang hafidz qur’an , yang dulunya di era khalifah Umar bin Khatab bahkan diutus ke suatu daerah untuk mengajarkan al-Qur’an .
Namun di era khalifah Ali , Ibnu Muljam ini karena merasa lebih paham agama malah menentang keputusan Ali sang khalifah yang berkuasa saat itu .
Puncaknya dia menebas kepala Ali saat selesai sholat subuh sehingga Ali terluka di bagian kepala dan sempat dirawat beberapa hari sebelum akhirnya wafat .

Dan ciri-ciri khawarij dijaman modern ini diseluruh dunia nyaris sama , selalu menyalahkan pemerintah dan dianggapnya thogut .

image

Nabi Muhammad SAW sendiri pernah bersabda ,
Akan memisahkan diri satu kelompok (Khawarij) ketika kaum muslimin berpecah belah. Kelompok itu akan diperangi oleh salah satu golongan dari dua golongan yang lebih dekat dengan kebenaran.’” [HR. Muslim]

Dari Abu Sa’id Radhiyallahu anhu bahwasanya ketika beliau ditanya tentang al-Haruriyyah, beliau menjawab, “Aku tidak tahu apa al-Haruriyyah itu? Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَخْرُجُ فِـي هَذِهِ اْلأمَّةِ -وَلَمْ يَقُلْ مِنْهَا- قَوْمٌ تَحْقِرُونَ صَلاَتَكُمْ مَعَ صَلاَتِهِمْ، يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَـاوِزُ حُلُوقَهُمْ أَوْحَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ مُرُوقَ السَّهْمِ مِنَ الرَّمِيَّةِ.

Akan keluar di dalam umat ini -beliau tidak mengatakan di antaranya- suatu kaum yang kalian menganggap remeh shalat kalian dibandingkan shalat mereka, mereka membaca al-Qur-an namun tidak melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama bagaikan anak panah yang keluar dari busurnya.” [HR. Al-Bukhari]

Dalam salah satu ayat Al- Qur’an pun disebutkan ,

image

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s