Bedanya Radikal Positif dan Radikal Negatif

image

Masshar2000.Com –  SIMPATI-SUPORTER-PELAKU. Itulah urutan terjadinya terorisme yang bermula datang dari sebersit percikan api kebencian yang diyakini dan membesar menjadi kobaran terorisme.

Simpati berarti ikut bangga dengan aksi mereka dan sedih jika aksi mereka gagal atau tewas bahkan mendoakan mereka mati syahid .
Suporter artinya ikut mendukung gerakan mereka dan membenarkan perbuatan mereka dan mencela pemerintah yang memberantas mereka atau bisa disebut sel-sel tidur teroris dan teroris bangga karena mereka mendapat dukungan .
Kemudian mereka yang awalnya bersimpati atau memberikan support kepada teroris , akhirnya terjerumus juga menjadi teroris di dunia nyata untuk meneruskan perjuangan pendahulunya supaya didoakan mati syahid .

JIKA negeri kita mau utuh, maka jauhi paham radikalisme negatif. 
NEGARA bubar? bisa sekali.
Contoh negara bubar karena komitmen persatuan tidak dipatuhi: Uni Soviet bubar, Yugoslavia bubar. Contoh negara porak poranda karena bertengkar: Suriah, Yaman, Afganistan , Irak  dll.

Indonesia juga bisa bubar jika ego agama, ego suku tidak bisa bersatu dalam Persatuan Indonesia dalam NKRI. Radikalisme negatif umumnya ini berawal adalah bisikan atau ujaran atau doktrin bahwa kamu harus ‘membenci’: Benci manusia, benci kelompok, benci agama yg berbeda, benci merah putih, benci karena pilihan politik ,  benci pancasila dll.

Menurut beberapa pakar ekonomi , sebuah negara tidak akan bubar karena masalah ekonomi , paling banter juga penurunan presiden dan di ganti presiden baru , begitu seterusnya .
Tapi kalau masalah persatuan , tidak ada yang berani bertaruh bahwa negara yang berdaulat akan aman dan tetap utuh , karena semua tergantung rakyatnya .
Seorang presiden pun tidak akan bisa menghentikan ,apalagi jika mereka adalah kelompok-kelompok yang selalu membawa label agama dalam aksinya .

Kita ambil contoh nyata sekarang ini adalah apa yang terjadi di Irak dan Suriah . Kedua negara ini porak poranda karena adanya pemberontak yang mengusung agama .
Kenapa mereka begitu kuat , jelas karena mereka membawa label agama dalam perjuangannya untuk memerangi pemerintah yang sah dengan berbagai isu buruk untuk mempengaruhi rakyat supaya mendukung gerakan mereka .
ISIS adalah contoh nyata dimana mereka berhasil merekrut ribuan orang dari seluruh dunia termasuk dari Indonesia untuk bergabung dengan kelompoknya dengan iming-iming jihad dan masuk surga .

image

Padahal aksi mereka jelas-jelas radikal , tak segan membunuh sesama bahkan orang yang seagama demi mencapai tujuannya .
Ini sudah jelas radikal negatif .
Terus apa bedanya dengan radikal positif .
Radikal positif biasa kita temukan dalam sains .
Mereka para profesor , ilmuwan bertahun melakukan penelitian , uji coba yang sebelumnya belum pernah dilakukan orang lain , dan kadang dengan metode-metode yang bisa dibilang radikal .
Karena radikal sendiri artinya adalah berbeda dengan yang lain dan menuntut adanya perubahan .
Dalam kamus bahasa radikal berarti prinsip yang kuat untuk perubahan .

image

Jadi jika kamu memang radikal , gunakanlah untuk hal-hal yang positif , contohnya adalah ilmu sains , yang ditujukan untuk kebaikan umat .

CINTAI KEHIDUPAN, MAKA KEHIDUPAN AKAN BALIK MENCINTAIMU

Salam Literasi ,

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s