Tokoh-Tokoh Gerakan 212 Hengkang , Ini Alasannya

image

Masshar2000.Com – Dua tahun yang lalu , aksi gerakan 212 cukup menggetarkan hati orang yang melihatnya .
Bayangkan saja , lebih dari sejuta orang , yang menurut panitia aksi mencapai 7 juta orang itu berkumpul menjadi satu di Monas dan meluber ke jalan-jalan .

Gerakan 212 waktu itu lebih pas sebagai gerakan moral umat Islam, ketika Basuki Tjahaja Purnama mempolitisir Surat Al Maidah 51.
Namun tidak dipungkiri , gerakan moral ini memang pelan-pelan menjadi gerakan politik, yang tak membuat para pendiri dan anggotanya nyaman dan sevisi. Inilah yang membuat Gerakan 212 pecah menjadi tiga: Ada Persaudaraan Alumni 212 di bawah pimpinan Slamet Ma’arif, Alumni Presidium 212 di bawah pimpinan Aminuddin, dan Garda 212 di bawah Ansufri Idrus Sambo.

Sebagaimana dinukil dari Sejumlah tokoh alumni 212 satu per satu undur diri dari gerakan itu dan bergabung dengan kubu Jokowi atau masih belum menetapkan dukungan. Perpecahan ini diduga akibat berubahnya arah gerakan dari yang tadinya membela agama menjadi politik praktis. Itupula yang mendorong keputusan Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam yang memilih mundur dari jabatan Anggota Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212.

image

Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam, di Jakarta (Foto: CNN Indonesia/Dhio Faiz)

Sebagaimana diberitakan cnnindonesia.com (28/11), Usamah yang pernah berperan mempertemukan alumni 212 dengan Presiden Joko Widodo, April lalu, mengaku kecewa dengan PA 212.
Ia menilai semangat membela agama yang kental pada Aksi Bela Islam 2 Desember 2016 kini luntur. Gerakan Islam ini, katanya, sekarang telah terkontaminasi dengan politik praktis.

Usamah menyebut saat itu Ahok menyinggung perasaan muslim Indonesia dengan mengutip Surat Al-Maidah ayat 51 yang mewajibkan muslim dipimpin oleh pemimpin muslim. Itulah yang mengakibatkan ormas Islam bersatu. Bahkan Usamah menyebut ada 28 aksi digelar untuk menuntut keadilan atas penistaan agama yang dilakukan Ahok. Usamah mengaku harus merogoh kocek sendiri untuk melakukan aksi-aksi tersebut.

Usai Ahok mendekam di penjara, kata dia, sebetulnya PA 212 sudah menunaikan tugasnya. Namun, perpecahan mulai timbul dan saling tuding sebagai kubu ilegal dan paling merasa berjasa istilahnya .
Menurut Usamah, terdapat konflik kepentingan satu sama lain. Masalah berlanjut pada pertengahan 2018. Sesaat sebelum Pilpres 2019 digelar, PA 212 menggelar Ijtimak Ulama guna mendiskusikan arah dukungan ke salah satu kandidat.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Parti PAN Zulkifli Hasan, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Ketua Umum PKS Sohibul Iman, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, dan Ketua Umum Berkarya Tomy Soeharto menghadiri acara Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Menara Peninsula Hotel, Jakarta (27/7).

Saat itu arah dukungan sudah hampir pasti ke Prabowo, kata Usamah. Namun ada beberapa kalangan yang bersikukuh mengajukan Rizieq karena dianggap lebih mencerminkan pemimpin Islam kafah atau sempurna yang diamanatkan oleh surat Al-Maidah ayat 51. Usamah dan beberapa tokoh, seperti pendakwah Bukhari Muslim, tidak diundang. Mereka tidak diberi akses masuk berupa kartu identitas khusus. Akhirnya mereka pun tak bisa ikut mengambil keputusan.

Usamah akhirnya mengirim surat pengunduran diri kepada Ketua PA 212 Slamet Maarif pada 11 November. Ia resmi hengkang dari jabatan anggota penasihat. Meski mundur, Usamah tak melarang anggota Parmusi untuk ikut dalam aksi-aksi 212 mendatang. Namun sekarang elite Parmusi akan ‘mematikan mesin’ dukungan.
Usamah dkk tidak akan menggerakkan massa secara aktif pada perhelatan 212. Dia mengatakan Parmusi membawahi sekitar lima ribu pendakwah dan sekitar 2,5 juta kader. Terkait dukungan politik, Parmusi tidak secara spesifik memerintahkan kadernya untuk memilih salah satu kandidat apakah Jokowi-Ma’ruf atau Prabowo-Sandi. Ia hanya minta kadernya memilih yang taat agama.

image

Selain Usamah ada Ali Mochtar Ngabalin meninggalkan rekan-rekannya di 212 untuk bergabung dengan Istana. Ia didapuk sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP).

Politikus Golkar yang jadi orator dan penggerak Aksi Bela Islam 212 ini bahkan mendapat jabatan lainnya, Dewan Komisaris PT Angkasa Pura I. Sejak itu, Ngabalin jadi orang paling vokal membentengi Joko Widodo dari serangan oposisi dan Alumni 212.

Ngabalin berujar saat ini Aksi 212 sudah keluar konteks. Ahok sebagai target utama sudah dijebloskan ke penjara. Dia bahkan mencibir Reuni 212 nanti hanya sekadar romantisme tanpa esensi.

image

Lalu, sekitar dua bulan setelahnya, pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, juga keluar dari gerbong 212. Kapitra secara mengejutkan merapat ke PDIP, partai yang selama ini ia ‘perangi’ bersama 212. Ia bahkan jadi salah satu caleg PDIP. Menurut Kapitra, Gerakan 212, sudah selesai ketika Ahok divonis bersalah.

Di sisi lain, Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin membantah semua yang dikatakan Usamah. Novel mengatakan pihaknya semakin yakin Usamah sudah ‘masuk angin’. Caleg DPRD DKI dari PBB itu mengatakan Usamah menunjukkam jati dirinya sebagai orang pro Jokowi. Hal ini, kata Novel, sudah terlihat sejak Usamah menjembatani Jokowi dan 212.

Dari para pendukung 212 , Novel ini memang yang paling aneh dan suka sekali mengeluarkan pernyataan yang kontroversi .
Bahkan menurut berbagai sumber , Novel yang dulu adalah petinggi atau pentolan FPI , kini sudah dicabut mandatnya dan hanya menjadi anggota FPI biasa atau simpatisan , setidaknya dia sudah tidak boleh memberikan pernyataan atas nama FPI .
Tapi memang nasib lagi mujur , tak dianggap sebagai petinggi FPI , mantan karyawan FITZA HUTZ ini masih didapuk menjadi jubir PA 212 ..Gak jauh-jauh dari FPI juga atau bisa dibilang under bow nya FPI .

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s