Islam dan China Dua Kekuatan Besar Yang Mengganggu Dominasi Barat

image

Masshar2000.Com – Beberapa hari terakhir media dibanjiri dengan berita muslim di Uighur Cina yang mendapat diskriminalisasi dari otoritas setempat .
Bahkan di Indonesia , berita ini malah digoreng oleh pihak oposisi untuk menyerang pemerintah .
Dari pemerintah yang tidak peduli padahal negara mayoritas muslim hingga hubungan RI-CINA dan lagi-lagi dihubungkan dengan komunis dan anti islam .

Ayolah kita kembali berpikir, bukannya kita bodo amat dengan perilaku rasial dan radikal pemerintah China di Uighur.
Di lain sisi kita harus mengakui bahwa masih banyak umat Islam yg hidup di China dan masih bisa hidup dengan damai dan tenang tanpa adanya penindasan layaknya muslim Uighur Xinjiang.
Bahkan kini akun-akun atau media yang kini memojokkan pemerintah pun dulu gemar memposting bagaimana pesatnya perkembangan islam di Cina .
Artinya apa , disana secara umum baik-baik saja , ya kita juga tahu lah bagaimana akun-akun atau media kalau tidak suka kan suka membesar-besarkan masalah . Contoh sederhana saja , di Indonesia yang damai ini saja dibilangnya pemerintah anti islam , kriminalisasi ulama dan lain sebagainya .

Jadi kita harus bisa memetakan masalah , di Cina ini kita batasi di Uighur saja karena yang bermasalah hanya disana .
Kita tahu , hari ini pengaruh media benar-benar mengerikan dan penuh dengan konspirasi global yang ujungnya adalah TANAH atau rebutan kekuasaan .

Tanah yang subur, apalagi kaya akan hasil bumi khususnya minyak dan emas tentunya akan menjadi rebutan para pemimpin global. Mereka menyadari bahwa minyak adalah simbol peradaban dunia, karena minyaklah roda perekonomian global berputar.
Intinya minyak itu penting, bisa habis dan bakal jadi barang mahal banget ke depannya, mungkin 10-20 tahun lagi produksi minyak global udah tinggal dikit dan bisa jadi kacau tuh dunia.

Untuk menjadi kaya karena minyak, kita gak harus punya ladang minyak di lahan kita. EXXONMOBIL, British Petroleum, China Petroleum, Royal Dutch Shell, dan perusahaan multinasional lainnya adalah contoh bagaimana sebuah negara mampu menjadi Raja Minyak tanpa harus punya tambang minyak sendiri.

Lagi-lagi isu kemanusiaan akan dijadikan topik utama untuk mengundang amukan internasional .Jika dulu orang kafir dan yahudi dijadikan TUMBAL, maka sejak/setelah perang dingin, umat islam dijadikan TUMBAL oleh kepentingan politik global yang dipimpin oleh Amerika .

Lihatlah Iran , Bosnia , perang teluk , perang afganistan , perang Irak , Palestina , Yaman , Suriah dan Uighur hari ini , semua melibatkan umat islam dan Amerika dan sekutunya atau AS Cs bermain disitu .
Menariknya di antara semua perang itu kenapa ada Sekte Syiah, seperti di IRAK, YAMAN dan SURIAH?

Dan yang paling penting KENAPA harus ada Amerika , kok ujung-ujungnya mereka yang mengambil manfaat dari semua huru-hara ini ?

Sudah pada sadar belum sih kalau selama ini AS selalu membela pemberontak untuk menyerang pemerintah yang sah .

Permasalahan yang terjadi di China, konflik Uighur, sebenarnya juga terjadi di beberapa negara termasuk Indonesia. jika bicara masalah ras, Uighur ini beragama Islam, serumpun dengan Turki dan Eropa Timur yang lain. Konflik yang terjadi di Uighur ataupun Rohingya Myanmar ini  pernah muncul dalam pertarungan Pilkada DKI Jakarta kemarin, dan tiba-tiba lenyap, lalu muncul lagi mendekati Pilpres. Ribetnya orang Indonesia adalah, mereka sibuk mencampuri dapur orang lain, negara lain, menuntut pemerintah Indonesia untuk ini itu bla bla bla. Padahal jika nalar kita dipakai sedikit, ada banyak sekali sumber yang menjelaskan mengenai Uighur ataupun konflik serupa di negara lain.

Dalam tema bahasan kali ini saya hanya mencoba untuk sedikit obyektif dengan mengambil dari beberapa sumber. Kesimpulan dari esai kali ini apa, silahkan tentukan sendiri, karena kesimpulan saya sudah jelas berada pada paragraf awal.

Beijing telah dituduh  menginternir banyak warga minoritas muslim Uighur untuk ‘dididik kembali’ terkait dengan keyakinan yang mereka anut sehubungan dengan kelompok separatis di China. Etnis Uighur dan Kazakh di China mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa tindakan yang tidak berbahaya seperti beribadah, melihat situs web asing atau menerima panggilan kerabat dari luar negeri, bisa membuat mereka ditangkap dan dijebloskan ke kamp pengasingan [source: Liputan 6].

Alasan China dalam konflik Uighur sebenarnya juga tidak asing dengan kita yang berada di Indonesia tentang Wahabi. China memberlakukan larangan baru di wilayah konflik panjang di Xinjiang yang berlaku mulai 1 April 2017. Peraturan itu melarang etnis Uighur di Xinjiang untuk berjenggot panjang yang digambarkan sebagai abnormal dan berjilbab.
Sebenarnya ini salah juga karena jelas membatasi hak orang yang paling hakiki yaitu agama .

Tapi menurut Dubes Suriah , suku Uighur ini tercatat salah satu yang paling banyak menyumbang pemberontak ataupun teroris di Suriah .
Mereka mencatat setidaknya ada 5 ribu orang dari suku Uighur telah tergabung dengan para pemberontak di Suriah , tercatat dari mereka yang sudah tewas tertembak tentara Suriah , ditangkap dan diprediksi masih berkeliaran di Suriah .

Dari sini bisa diambil kesimpulan kalau pemerintah Cina akhirnya memberlakukan tindakan represif kepada warga Uighur yang dianggap membahayakan kedaulatan negara Cina .
Cina beranggapan bisa jadi para pemberontak yang bergabung dengan ISIS atau kelompok lain di Suriah itu akan kembali ke negara asalnya Cina dan membuat kelompok baru atau cabang ISIS di negaranya dan pastinya menimbulkan ketakutan bagi keamanan dan kedaulatan negara , apalagi mereka ini acap kali ngawur dalam beraksi misalnya bom bunuh diri di muka umum yang mengakibatkan banyak rakyat tak berdosa menjadi korban .

Ya tentu saja kita juga tidak membenarkan tindakan pemerintah Cina dalam menangani masalah ras dan suku Uighur ini .Masa iya hanya karena 5 ribu orang warganya menjadi teroris di negri orang , jutaan orang di negrinya sendiri yang harus mendapatkan diskriminalisasi .
Tapi yang perlu dicatat bahwa tidak semua dari 2 juta orang di Uighur mendapatkan perlakuan diskriminalisasi dari pemerintahnya sendiri . Pasti juga yang dianggap bermasalah dan dianggap mengancam saja . Buktinya adalah di tempat lain di Cina juga aman-aman saja . Bahkan mereka juga bebas menjalankan ibadah tanpa di ganggu .

Di provinsi Xinjiang ( 10 juta jiwa / 1,5% penduduk Cina ) yang mayoritas suku Uighur yang beragama islam sunni saja ada lebih dari 24.400 tempat ibadah, termasuk untuk Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan kepercayaan lain seperti Saman. Dari jumlah itu, 24.200 adalah masjid.

image
Salah satu masjid di Uighur , berbentuk kuil pertanda umat beragama saling menghargai

Dan pemerintah cina juga memberikan ijin pendirian masjid bagi setidaknya 300 muslim yang belum punya masjid bahkan pemerintah juga mengucurkan dana untuk pembangunan sekolah atau universitas islam disana .
Jadi itulah kenapa pemerintah Indonesia tidak gegabah dalam menyikapi kasus Uighur ini , namun setidaknya pemerintah sudah mengutus dutanya kesana untuk mengetahui masalah sebenarnya .

Sebenarnya jika anda jeli masalah Uighur yang menjadi berita dunia ini tak lepas dari hubungan china dan amerika lagi panas terutama masalah perang dagang dan pengaruh didunia ,  makanya dihembuskan sentimen anti komunis dan anti china, jadi kalau sampai amerika berperang beneran dengan china, maka sentimen ini akan diledakkan oleh amerika di indonesia sehingga rakyat indonesia akan membantai habis segala sesuatu yang berbau komunis dan china, sekarang ini tanda-tandanya sudah ada dan nyata, banyak orang yang sudah terpengaruh .

Jangan mudah percaya dengan berita diluar sana yang memberitakan Amerika , jepang bersimpati pada Uighur sedangkan disini malah pada menyalahkan pemerintah sendiri . Mereka itu sekutu , ibarat saudara sendiri , kalau satu ngomong A maka satunya mengikuti .

Peristiwa ini persis seperti tahun 60an saat Sukarno lebih memilih mendekati Uni Soviet daripada Amerika . Akhirnya Indonesia dibuat chaos dan ujungnya penggulingan Sukarno dan kemudian Freeport berdiri .
Siapa yang mendirikan Freeport anda pasti tahu , padahal sebelumnya Sukarno sudah menentang pendirian Freeport .
Ujung-ujungnya ya masalah ekonomi , perang dagang dan pengaruh di dunia .
Lagian kalau memang membela saudara muslim mengapa harus pilih-pilih , kenapa pembantaian di Yaman yang disponsori Arab Saudi tidak ada aksi berjilid-jilid .
Jawabannya adalah tidak ada nilai jualnya  , padahal jelas disana adalah asalnya leluhur para dzuriah rosul , ahlul bayt , para habib .

Namun kita juga tidak boleh menafikan perjuangan saudara-saudara kita yang memperjuangkan nasib muslim Uighur .

Kita hanya dituntut untuk berpikir jernih .
Mari doakan saudara-saudara kita di Uighur supaya mendapatkan kehidupan yang lebih baik tanpa harus mempolitisasi mereka .

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s