Sadis Dibalas Sadis , Wanita Ini Membunuh , Memenggal Bahkan Memasak Kepala Militan ISIS

image

M2000 – Siapapun tahu sepak terjang kelompok ISIS, selain kejam , ISIS juga kerap menyandera wanita untuk dijadikan budak seks mereka.
Hal ini memicu sejumlah wanita-wanita Irak untuk ikut berpartisipasi memerangi mereka.

Seperti yang dijalani wanita Irak ini .
Adalah Wahida Mohamed , seorang ibu rumah tangga di Irak yang mengaku sudah lama ikut memerangi kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Dia menyebutkan membunuh dan memenggal mereka, bahkan dia memasak kepala mereka di panci.

Wahida Mohamed memimpin pasukan yang terdiri dari 70 orang pria di Kota Shirqat, sekitar 80 kilometer dari Mosul. Usianya masih 39 tahun, dan selalu membawa pistol Beretta 9 milimeter, dia merupakan salah satu buronan ISIS.

Baca lebih lanjut

Seperti Inilah Kondisi Kamar Tempat Budak Seks ISIS

image

Ilustrasi para perempuan Yazidi

M2000 – Lama tak terdengar kabarnya , baru-baru ini muncul sebuah gambar yang menunjukkan kamar bagi budak-budak seks kelompok ISIS.

Sebuah gambar yang diambil oleh kantor berita Arab24 membuat jutaan netizen menangis.
Gambar ini menyingkap suasana kamar dalam bangunan yang ditemukan oleh pasukan pejuang Suriah penentang ISIS.
Para tentara anti-ISIS meyakini bahwa kamar ini biasa digunakan oleh tentara ISIS untuk menyekap para wanita Yazidi, yang menjadi budak seks mereka.

Dalam video yang dilansir oleh Arab24, kondisi ruangan itu sungguh membuat hati pilu.
Dalam kamar beton yang gelap dan pengap itu, hanya ada sebuah kasur kotor dan sejumlah bantal penuh noda kotoran.
Di beberapa bagian dinding dan pintu, ada beberapa tulisan arab yang diduga ditulis oleh para tahanan wanita.

Baca lebih lanjut

Tragis … Tak Mampu Bayar Ambulance , Pria Ini Gendong Jenazah Istrinya Sejauh 12 km

image

Dana Majhi berjalan didampingi putrinya yang terlihat sedih dengan keadaan ini

M2000 – Ini kisah nyata yang sangat memilukan , setelah kehilangan istri tercintanya , seorang pria tak mampu terpaksa harus menggendong jasad istrinya dari rumah sakit karena tak mampu bayar ambulance.

Seperti diberitakan , Dana Majhi, pria di India menggotong jenazah mendiang istrinya Amang (42) berjalan kaki hingga sejauh 12 kilometer menuju desanya. Dana Majhi menggendong jenazah istrinya karena tak mampu menyewa ambulans untuk membawa jenazah istrinya.

Dilansir dari Indianexpress, Jumat (26/8/2016), Dana Majhi mengatakan ia terpaksa menggotong jenazah istrinya dan berencana untuk berjalan kaki sejauh 60 kilometer karena rumah sakit tidak mau menyediakan mobil jenazah atau ambulans.

Baca lebih lanjut

Fakta Unik Korea Utara , Salah Satunya Model Rambut Saja Ada Undang-Undangnya

image

Presiden nyentrik , tampangnya imut lucu , tapi kejamnya minta ampun

M2000 – Beruntung dan berbanggalah kita hidup di Indonesia , sebab kita tidak hidup di Korea Utara .
Kenapa ?
Tidak banyak yang orang ketahui tentang Korea Utara selain presidennya yang kejam dan eksentrik?
Ya , Negara tersebut memang sangat terisolasi dari dunia luar akibat kebijakan penguasanya itu dan membuatnya menjadi misteri.
Tidak ada tempat di dunia ini yang lebih misterius selain DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea Utara). Sebuah bangsa tanpa hubungan paralel dalam masyarakat internasional.

Sedikit yang kita ketahui tentang Korea Utara, selain informasi yang sebagian besar datang dari pembelot. Mereka membuka tabir negara kecil itu,kerahasiaan yang diungkap menunjukkan beberapa hal aneh dari negeri itu.

Berikut beberapa fakta aneh mengenai Korea Utara :

1. Potongan rambut Korea Utara

Baca lebih lanjut

Perdana Menteri Kamboja Pun Kena Tilang Karena Tidak Pakai Helm

image

M2000 – Apa jadinya jika seorang pejabat atau bahkan pejabat tertinggi di suatu negara kena tilang atau razia saat berkendara.

Di banyak negara , termasuk di negara kita hal itu sepertinya mustahil .
Tapi di negara Kamboja , hal itu benar-benar terjadi dan menimpa pejabat tinggi sekelas Perdana Menteri.

Seperti dilansir dari tribunnews , Perdana Menteri Kamboja, Samdech Techo Hun Sen, pada Jumat (24/6/2016), membayar denda kepada kepolisian lalu lintas.
Hal itu karena PM Hun Sen tidak memakai helm saat mengendarai motor pekan lalu di Provinsi, Koh Kong, Kamboja barat daya.
Jumat pagi , PM Hun Sen mengendarai sepeda motor dengan mengenakan helm.
Dia melaju dari tempat tinggalnya di dekat monumen kemerdekaan di Phnom Penh ke sebuah pos polisi, yang berjarak 500 meter dari rumahnya.
Di sana ia membayar denda bukti tilang.

Baca lebih lanjut