APRIL MOP – Apa itu April Mop?

April Mop: Hari
Dimana Umat Islam
Dibantai

Mungkin sudah byk yg tahu tentang istilah April Mop..kebetulan saya sendiri pertama kali mendengar istilah itu sekitar tahun 2005, yg mana saat itu saudara saya cerita bahwa temennya dikerjain habis2 an (becanda)..trus saya bertanya, emang knp?,trus saudara saya menjawab, lho kan APRIL MOP, itu lho yg biasanya pada ngerjain2 temen gitu, wah kamu jadul bgt..masa APRIL MOP gak tahu, kt saudara saya..
Dlm hati, jadul amat yg gue..
Krn penasaran saya pun Googling mencari tahu apa itu APRIL MOP..

Jika Bulan April menjelang. Ada
suatu kebiasaan jahiliah
yang patut kita waspadai
bersama sebagai seorang
Muslim; 1 April sebagai hari
April Mop. April Mop sendiri
adalah hari di mana orang-
orang diperbolehkan menipu
dan berbohong kepada orang
lain. Tapi tahukah Anda
apakah April Mop itu
sebenarnya?
Sejarah April Mop
Sebenarnya, April Mop adalah
sebuah perayaan hari
kemenangan atas dibunuhnya
ribuan umat Islam Spanyol
oleh tentara salib yang
dilakukan lewat cara-cara
penipuan. Sebab itulah,
mereka merayakan April Mop
dengan cara melegalkan
penipuan dan kebohongan walau
dibungkus dengan dalih
sekadar hiburan atau
keisengan belaka.
Biasanya orang akan menjawab
bahwa April Mop—yang hanya
berlaku pada tanggal 1 April—
adalah hari di mana kita
boleh dan sah-sah saja menipu
teman, orangtua, saudara,
atau lainnya, dan sang target
tidak boleh marah atau emosi
ketika sadar bahwa dirinya
telah menjadi sasaran April
Mop. Biasanya sang target,
jika sudah sadar kena April
Mop, maka dirinya juga akan
tertawa atau minimal
mengumpat sebal, tentu saja
bukan marah sungguhan.
Walaupun belum sepopuler
perayaan tahun baru atau
Valentine’s Day, budaya
April Mop dalam dua dekade
terakhir memperlihatkan
kecenderungan yang makin
akrab di masyarakat perkotaan
kita. Terutama di kalangan
anak muda. Bukan mustahil
pula, ke depan juga akan
meluas ke masyarakat yang
tinggal di pedesaan.
Ironisnya, masyarakat dengan
mudah meniru kebudayaan Barat
ini tanpa mengkritisinya
terlebih dahulu, apakah
budaya itu baik atau tidak,
bermanfaat atau sebaliknya.
Perayaan April Mop berawal
dari suatu tragedi besar yang
sangat menyedihkan dan
memilukan? April Mop, atau
The April’s Fool Day, berawal
dari satu episode sejarah
Muslim Spanyol di tahun 1487
M, atau bertepatan dengan 892
H.
Sejak dibebaskan Islam pada
abad ke-8 M oleh Panglima
Thariq bin Ziyad, Spanyol
berangsur-angsur tumbuh
menjadi satu negeri yang
makmur. Pasukan Islam tidak
saja berhenti di Spanyol,
namun terus melakukan
pembebasan di negeri-negeri
sekitar menuju Perancis.
Perancis Selatan dengan mudah
dibebaskan. Kota Carcassone,
Nimes, Bordeaux, Lyon,
Poitou, Tours, dan
sebagainya jatuh. Walaupun
sangat kuat, pasukan Islam
masih memberikan toleransi
kepada suku Goth dan Navaro
di daerah sebelah barat yang
berupa pegunungan. Islam
telah menerangi Spanyol.
Karena sikap para penguasa
Islam yang begitu baik dan
rendah hati, banyak orang-
orang Spanyol yang kemudian
dengan tulus dan ikhlas
memeluk Islam. Muslim Spanyol
bukan saja beragama Islam,
namun sungguh-sungguh
mempraktikkan kehidupan
secara Islami. Tidak saja
membaca Al-Qur’an, namun
bertingkah-laku berdasarkan
Al-Qur’an. Mereka selalu
berkata tidak untuk musik,
bir, pergaulan bebas, dan
segala hal yang dilarang
Islam. Keadaan tenteram
seperti itu berlangsung
hampir enam abad lamanya.
Selama itu pula kaum kafir
yang masih ada di sekeliling
Spanyol tanpa kenal lelah
terus berupaya membersihkan
Islam dari Spanyol, namun
selalu gagal. Maka
dikirimlah sejumlah mata-
mata untuk mempelajari
kelemahan umat Islam
Spanyol.
Akhirnya mereka menemukan
cara untuk menaklukkan
Islam, yakni dengan pertama-
tama melemahkan iman mereka
melalui jalan serangan
pemikiran dan budaya. Maka
mulailah secara diam-diam
mereka mengirimkan alkohol
dan rokok secara gratis ke
dalam wilayah Spanyol. Musik
diperdengarkan untuk
membujuk kaum mudanya agar
lebih suka bernyanyi dan
menari daripada membaca Al
Qur’an. Mereka juga
mengirimkan sejumlah ulama
palsu untuk meniup-niupkan
perpecahan ke dalam tubuh
umat Islam Spanyol. Lama-
kelamaan upaya ini membuahkan
hasil.
Akhirnya Spanyol jatuh dan
bisa dikuasai pasukan salib.
Penyerangan oleh pasukan
salib benar-benar dilakukan
dengan kejam tanpa mengenal
peri kemanusiaan. Tidak
hanya pasukan Islam yang
dibantai, tetapi juga
penduduk sipil, wanita,
anak-anak kecil, orang-orang
tua. Satu-persatu daerah di
Spanyol jatuh.
Granada adalah daerah
terakhir yang ditaklukkan.
Penduduk-penduduk Islam di
Spanyol (juga disebut orang
Moor) terpaksa berlindung di
dalam rumah untuk
menyelamatkan diri. Tentara-
tentara salib terus mengejar
mereka. Ketika jalan-jalan
sudah sepi, tinggal
menyisakan ribuan mayat yang
bergelimpangan bermandikan
genangan darah, tentara
salib mengetahui bahwa banyak
muslim Granada yang masih
bersembunyi di rumah-rumah.
Dengan lantang tentara salib
itu meneriakkan pengumuman,
bahwa para Muslim Granada
bisa keluar dari rumah dengan
aman dan diperbolehkan
berlayar keluar Spanyol
dengan membawa barang-barang
keperluan mereka.
Orang-orang Islam masih
curiga dengan tawaran ini.
Namun beberapa dari orang
Muslim diperbolehkan melihat
sendiri kapal-kapal
penumpang yang sudah
dipersiapkan di pelabuhan.
Setelah benar-benar melihat
ada kapal yang sudah
disediakan, mereka pun segera
bersiap untuk meninggalkan
Granada dan berlayar
meninggalkan Spanyol.
Keesokan harinya, ribuan
penduduk muslim Granada
keluar dari rumah-rumah
mereka dengan membawa seluruh
barang-barang keperluan,
beriringan berjalan menuju ke
pelabuhan. Beberapa orang
Islam yang tidak mempercayai
pasukan salib, memilih
bertahan dan terus
bersembunyi di rumah-rumah
mereka. Setelah ribuan umat
Islam Spanyol berkumpul di
pelabuhan, dengan cepat
tentara salib menggeledah
rumah-rumah yang telah
ditinggalkan penghuninya.
Lidah api terlihat menjilat-
jilat angkasa ketika mereka
membakari rumah-rumah
tersebut bersama dengan
orang-orang Islam yang masih
bertahan di dalamnya.
Sedang ribuan umat Islam yang
tertahan di pelabuhan, hanya
bisa terpana ketika tentara
salib juga membakari kapal-
kapal yang dikatakan akan
mengangkut mereka keluar dari
Spanyol. Kapal-kapal itu
dengan cepat tenggelam.

image

Ribuan umat Islam tidak bisa
berbuat apa-apa karena sama
sekali tidak bersenjata.
Mereka juga kebanyakan
terdiri dari para perempuan
dengan anak-anaknya yang
masih kecil-kecil. Sedang
para tentara salib telah
mengepung mereka dengan
pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari
pemimpinnya, ribuan tentara
salib segera membantai umat
Islam Spanyol tanpa rasa
belas kasihan. Jerit tangis
dan takbir membahana. Seluruh
Muslim Spanyol di pelabuhan
itu habis dibunuh dengan
kejam. Darah menggenang di
mana-mana. Laut yang biru
telah berubah menjadi merah
kehitam-hitaman.
Tragedi ini bertepatan dengan
tanggal 1 April. Inilah yang
kemudian diperingati oleh
dunia kristen setiap tanggal
1 April sebagai April Mop
(The April’s Fool Day). Pada
tanggal 1 April, orang-orang
diperbolehkan menipu dan
berbohong kepada orang lain.
Bagi umat kristiani, April
Mop merupakan hari kemenangan
atas dibunuhnya ribuan umat
Islam Spanyol oleh tentara
salib lewat cara-cara
penipuan. Sebab itulah,
mereka merayakan April Mop
dengan cara melegalkan
penipuan dan kebohongan walau
dibungkus dengan dalih
sekedar hiburan atau
keisengan belaka.
Bagi umat Islam, April Mop
tentu merupakan tragedi yang
sangat menyedihkan. Hari di
mana ribuan saudara-
saudaranya se-iman
disembelih dan dibantai oleh
tentara salib di Granada,
Spanyol. Sebab itu, adalah
sangat tidak pantas juga ada
orang Islam yang ikut-ikutan
merayakan tradisi ini.
Siapapun orang Islam yang
turut merayakan April Mop,
maka ia sesungguhnya tengah
merayakan ulang tahun
pembunuhan massal ribuan
saudara-saudaranya di
Granada, Spanyol, 5 abad
silam.
Jadi, perhatikan sekeliling
Anda, anak Anda, atau Anda
sendiri, mungkin terkena
bungkus jahil April Mop tanpa
kita sadari..
Yuk, mulai sekarang kita hindari kebiasaan2 yg kt sendiri tdk tahu asal muasalnya (sekarang sudah tahu kan ),jangan hanya ikut2an..lagian Gak Penting Banget…

Dan katakan tidak pada APRIL MOP..

Powered by:http://masshar2000@facebook.com

Iklan

HAK SEORANG IBU DAN KWAJIBAN SEORANG ANAK

Membangun keluarga sakinah
merupakan dambaan kita semua.
Dasarnya adalah masing-masing
anggota keluarga tersebut harus
bertaqwa. Salah satu manifestasi
taqwa ialah berbuat baik kepada
orang tua (birrul walidain). Perlu
disadari, bahwa pernikahan itu
bukan hanya ikatan 2 orang anak
manusia, tetapi mengikat 2
keluarga besar.
Jadi pernikahan itu merupakan
risalah agung membentuk ukhuwah
yang luas yang dasarnya saling
kenal (ta’aruf), saling memahami
(tafahum), dan saling menolong
(tafakul) antara suami-istri,
keluarga suami dan keluarga istri.
Bila masing-masing pihak ridha,
maka nilai pernikahan yang sakinah
serta diridhai orang tua akan
terwujud.
Sebelum menikah, seorang anak,
baik laki-laki maupun perempuan
mempunyai kewajiban yang besar
kepada kedua orang tuanya,
terutama kepada ibundanya. Bila
seorang anak laki-laki yang telah
menikah, maka kewajiban berbakti
kepada ibu ini tidak hilang, jadi
suami adalah hak ibunda.
Bagaimana dengan anak perempuan
yang telah menikah? Nah, bagi
anak perempuan yang telah
menikah, maka haknya suami. Jadi
istri berkewajiban berbakti pada
suami. Karena setelah Ijab kabul,
berpindahlah hak dan kewajiban
seorang ayah kepada suami dari
anak wanitanya. Begitu besar
kewajiban berbakti pada suami,
sampai rasul pernah bersabda, “Bila
boleh sesama manusia mengabdi
(menyembah), maka aku akan
menyuruh seorang istri mengabdi
pada suaminya.”
Dari Abu Hurairah r.a. berkata:
Ada seseorang yang datang
menghadap Rasulullah dan
bertanya, “Ya Rasulallah, siapakah
orang yang lebih berhak dengan
kebaikanku?” Jawab Rasulullah,
“Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu
siapa?” Jawabnya, “Ibumu.” Ia
bertanya lagi, “Lalu siapa?”
Jawabnya, “Ibumu.” Ia bertanya
lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya,
“Ayahmu.” (Bukhari, Muslim, dan
Ibnu Majah)
Ada seseorang yang datang,
disebutkan namanya Muawiyah bin
Haydah r.a., bertanya: “Ya
Rasulallah, siapakah orang yang
lebih berhak dengan kebaikanku?”
Jawab Rasulullah saw: “Ibumu.”
Dengan diulang tiga kali pertanyaan
dan jawaban ini.
Pengulangan kata “ibu” sampai tiga
kali menunjukkan bahwa ibu lebih
berhak atas anaknya dengan bagian
yang lebih lengkap, seperti al-bir
(kebajikan), ihsan (pelayanan).
Ibnu Al-Baththal mengatakan:
“Bahwa ibu memiliki tiga kali hak
lebih banyak daripada ayahnya.
Karena kata ‘ayah’ dalam hadits
disebutkan sekali sedangkan kata
‘ibu’ diulang sampai tiga kali. Hal
ini bisa dipahami dari kerepotan
ketika hamil, melahirkan,
menyusui.

Tiga hal ini hanya bisa
dikerjakan oleh ibu, dengan
berbagai penderitaannya, kemudian
ayah menyertainya dalam tarbiyah,
pembinaan, dan pengasuhan.
Hal itu diisyaratkan pula dalam
firman Allah swt., “Dan kami
perintahkan kepada manusia
(berbuat baik) kepada dua orang
ibu- bapaknya; ibunya telah
mengandungnya dalam keadaan
lemah yang bertambah- tambah,
dan menyapihnya dalam dua tahun
–selambat-lambat waktu menyapih
ialah setelah anak berumur dua
tahun.

, bersyukurlah kepadaKu dan
kepada dua orang ibu bapakmu,
hanya kepada-Kulah kembalimu.
(Luqman: 14)
Allah swt. menyamakan keduanya
dalam berwasiat, namun
mengkhususkan ibu dengan tiga hal
yang telah disebutkan di atas.
Imam Ahmad dan Bukhari
meriwayatkan dalam Al-Adabul
Mufrad, demikian juga Ibnu Majah,
Al Hakim, dan menshahihkannya
dari Al-Miqdam bin Ma’di Kariba,
bahwa Rasulullah saw. bersabda:
“Sesunguhnya Allah swt. telah
berwasiat kepada kalian tentang
ibu kalian, kemudian berwasiat
tentang ibu kalian, kemudian
berwasiat tentang ibu kalian,
kemudian berwasiat tentang ayah
kalian, kemudian berwasiat tentang
kerabat dari yang terdekat.”
Hal ini memberikan kesan untuk
memprioritaskan kerabat yang
didekatkan dari sisi kedua orang
tua daripada yang didekatkan
dengan satu sisi saja.
Memprioritaskan kerabat yang ada
hubungan mahram daripada yang
tidak ada hubungan mahram,
kemudian hubungan pernikahan.
Ibnu Baththal menunjukkan bahwa
urutan itu tidak memungkinkan
memberikan kebaikan sekaligus
kepada keseluruhan kerabat.
Dari hadits ini dapat diambil
pelajaran tentang ibu yang lebih
diprioritaskan dalam berbuat
kebaikan dari pada ayah. Hal ini
dikuatkan oleh hadits Imam
Ahmad, An-Nasa’i, Al-Hakim yang
menshahihkannya, dari Aisyah r.a.
berkata:
“Aku bertanya kepada Nabi
Muhammad saw., siapakah manusia
yang paling berhak atas seorang
wanita?” Jawabnya, “Suaminya.”
“Kalau atas laki-laki?” Jawabnya,
“Ibunya.”
Demikian juga yang diriwayatkan
Al-Hakim dan Abu Daud dari Amr
bin Syuaib dari ayahnya dari
kakeknya, bahwa ada seorang
wanita yang bertanya:
“Ya Rasulallah, sesungguhnya anak
laki-lakiku ini, perutku pernah
menjadi tempatnya, air susuku
pernah menjadi minumannya,
pangkuanku pernah menjadi
pelipurnya. Dan sesungguhnya
ayahnya menceraikanku, dan
hendak mencabutnya dariku.”
Rasulullah saw. bersabda, “Kamu
lebih berhak daripada ayahnya,
selama kamu belum menikah.”
Maksudnya menikah dengan lelaki
lain, bukan ayahnya, maka wanita
itu yang meneruskan
pengasuhannya, karena ialah yang
lebih spesifik dengan anaknya,
lebih berhak baginya karena
kekhususannya ketika hamil,
melahirkan dan menyusui.

image

Jadi dpt diambil kesimpulan bahwa setiap laki2 walaupun sudah berkeluarga dan menjadi kepala keluarga, kwajiban dan pengabdiaannya ttp kpd ibunya.
Sering kita mendengar bahwa kadang seorang setelah menikah dan menjadi kepala keluarga, dan sudah punya rumah sendiri merasa bahwa pengabdiaannya kpd ibu sudah berakhir dan kwajibannya adalah kpd keluarga barunya..tidak..sekali lagi tidak.
Kwajiban mengabdinya tetap pada ibunya.,dan itu berbeda dgn seorang wanita, yg mana setelah menikah maka kwajiban mengabdinya bukan pada ibu ataupun orang tuanya lagi,melainkan pada suaminya.
Islam sudah mengaturnya didalam Al-Qur’an dan Hadist..dan kita sebagai umat muslim harus mengamalkannya.

Demikian yang dpt saya share kpd pembaca semua dan mudah-mudahan bermanfaat.
Powered by: http://masshar2000@facebook.com

500 TAHUN BERIBADAH – Apakan menjamin masuk surga?

Pembaca yg dirahmati Allah, mungkin anda pernah mendengar kisah ini,mungkin dari membaca di internet atau dari cerita dari ustadz,dai atau dari guru agama anda.
Tapi tidak ada salahnya saya
share lagi kisah ini untuk yg blm pernah mendengarnya..kalaupun ada yg beda, itu hanya dari gaya bahasa penulis yg ingin agar pembaca mudah utk mencernanya saja..tdk ada maksud utk membelokkan.
Ok, artikel ini saya beri judul ” Beribadah 500 tahun tanpa ridho dan rahmat Allah apakah bermanfaat? ”
Ada beberapa kisah dari judul ini, dan saya akan memaparkan 2 kisah saja.

image

Dari Jabir r.a. berkata
bahawa Rasulullah s.a.w.
telah memberitahu kami
bahawa Malaikat Jibrail
telah memberitahu
Rasulullah s.a.w
katanya:”Wahai muhammad
demi Allah yang mengutusmu
sebagai nabi yang besar,
sesungguhnya ada seorang
hamba Allah yang beribadat
selama 500 tahun diatas
sebuah bukit yang
lebar,panjangnya bukit itu
30 puluh hasta kali 30 hasta
dan disekelilingnya ialah
air laut yang seluas 4,000
farsakh dari tiap penjuru.
Dan di situ Allah s.w.t
mengeluarkan air selebar
satu jari dan dari bawah
bukit dan Allah s.w.t juga
telah menghidupkan sebuah
pohon delima yang setiap
hari mengeluarkan sebiji
buah delima. Apabila tiba
waktu petang hamba Allah itu
pun memetik buah delima itu
dan memakannya, setelah itu
ia pun sembahyang. Dalam
sembahyang ia telah meminta
kepada Allah s.w.t. supaya
mematikannya ketika ia dalam
sujud, supaya badannya tidak
disentuh oleh Bumi atau apa-
apa saja sehingga tibanya
hari berbangkit.Maka Allah
s.w.t. pun menerima
permintaanya.
Berkatalah malaikat
lagi:”Oleh itu setiap kali
kami naik turun dari langit
kami melihatnya sedang
sujud, kami mendapat dalam
ilmu bahawa ia akan
dibangkitkan pada hari
kiamat dan dihadapkan kepada
Allah s.w.t. lalu Allah
s.w.t. menyuruh
Malaikat:”masukkanlah
hambaku itu ke dalam syurga
dengan limpah rahmatku:”
maka berkata orang
itu:”Dengan disebabkan
amalku?” Maka Allah s.w.t.
menyuruh malaikat
menghitung semua amalnya
dengan nikmat yang Allah
s.w.t. berikan.Apabila
penghitungan dibuat maka
amal yang dibuat oleh orang
itu selama 500 tahun itu
telah habis apabila dikira
dengan sebelah mata, yakni
nikmat pengelihatan yang
Allah s.w.t. berikan
padanya, sedangkan nikmat-
nikmat lain belum dikira.
Maka Allah s.w.t.
berfirman:”Masukkan ia
kedalam neraka”.Apabila ia
ditarik ke neraka maka ia pun
berkata:”Ya Allah,
masukkanlah aku ke dalam
syurga dengan
rahmarmu.”Lalu Allah
s.w.t. berfirman kepada
malaikat:”Bawakan ia ke
mari”.
Kemudian Allah s.w.t.
bertanya orang
itu:”Siapakah yang
menjadikan kamu daripada
tidak ada”Lalu orang itu
menjawab:”Engkau ya
Allah”.Kemudian Allah
s.w.t. bertanya
lagi:”Apakah itu kerana
amalmu atau
rahmatku?”.jawab orang
itu:”Ya Allah, dengan
rahmatmu.”
Allah s.w.t. bertanya
lagi:”Siapakah yang
memberikan kekuatan
sehingga 500 tahun kamu
beribadat?”.Jawab orang
itu:”Engkau ya Allah”.
Allah s.w.t. bertanya
lagi:”Siapakah yang
menempatkan kamu diatas
bukit yang di tengah-tengah
lautan, dan siapakah yang
mengeluarkan air tawar yang
bersih dari tengah-tengah
lautan yang airnya sangat
masin dan siapakah yang
menumbuhkan sebuah pohon
delima yang mengeluarkan
sebiji delima setiap hari,
padahal buah itu hanya
berbuah setahun sekali lalu
kamu meminta supaya aku
matikan kamu dalam sujud,
jadi siapakah yang membuat
semua itu?”
lalu orang itu berkata:”Ya
Allah, ya Tuhanku engkaulah
yang melakukanya.”
Allah s.w.t.
berfirman:”Maka semua itu
adalah dengan rahmatku dan
kini aku masukkan kamu ke
dalam syurga juga adalah
dengan rahmatku.”Malaikat
Jibrail berkata:”Segala
sesuatu itu terjadi hanya
dengan rahmat Allah s.w.t.

Dari riwayat yg lain dikisahkan bahwa:

Suatu hari nabi Musa berjalan-jalan diantara umatnya,kemudian Musa bertemu dgn umatnya yg sedang beribadah,diriwayatkan bahwa orang ini umurnya lebih dari 500 tahun.
Setelah istirahat, orang itu kemudian bertanya kpd Musa..wahai, nabi Allah, aku sudah 350 tahun beribadah dan tanpa melakukan dosa selama itu, tolong tanyakan kpd Nya ya nabi Allah, dimana kelak aku ditempatkan.

image

Kemudian Musa berlalu dr orang itu dan bermunajat kpd Allah menyampaikan pertanyaan itu..” Sampaikan kpd nya wahai musa, bahwa orang itu akan ditempatkan di neraka yg paling dasar.”
Kemudian Musa menemui orang itu dan mengatakan nya..sedihlah orang itu sambil berlalu dari hadapan Musa.
Malamnya orang itu terus berfikir bagaimana mungkin aku yg sudah beribadah selama 350 tahun akan ditempatkan di neraka yg plg dasar.,bagaimana dgn mereka yg baru beribadah selama 200 tahun, 100 tahun atau yg malah blm pernah beribadah sama sekali..org itu terus berfikir sepanjang malam.
Akhirnya esoknya dia menemui Musa..kemudian dia berkata, Aku rela ditempatkan ke dalam neraka..tp tolong mintakan kpd Allah, setelah aku ditempatkan kedalam neraka,besarkan dan lipatgandakanlah tubuhku agar semua pintu neraka tertutup oleh tubuhku,sehingga tidak ada lagi seorangpun yang bisa memasukinya.
Kemudian Musa menyampaikannya kpd Allah, dan Allah menjawab ” katakanlah Aku akan memasukkannya kedalam surga yg tinggi dgn rahmatku “.

Jadi dari uraian dan riwayat diatas dpt ditarik kesimpulan bahwa amal yang dibuat oleh seseorang itu
tidak akan dapat menyamai
walaupun setitik debu
sekalipun dengan nikmat yang
Allah s.w.t. berikan pada
hambanya, oleh itu janganlah
mengharapkan amal kita itu
akan dapat memasukkan kita
ke dalam syurga Allah s.w.t.
sebaliknya memohonlah
dengan rahmatnya.
Sebab hanya dengan rahmat
Allah s.w.t. sajalah
seseorang itu dapat memasuki
syurganya. Apabila kita
memohon kepada Allah s.w.t.
supaya dimasukkan ke dalam
syurga dengan rahmatnya maka
mintalah supaya Allah
s.w.t. memasukkan kita
dengan rahmatnya ke dalam
syurga FIRDAUS.
.Insya Allah.

Library:kisahreligi-kisah islami
Powered by :M2000 Production

BERWISATA KE PADANG MASYAR

Pasti anda sudah atau sering mendengar nama Padang Masyar,ini adalah sekelumit “kisah masa
depan”, ketika seluruh manusia
berkumpul di hari kiamat. Kisah ini
disampaikan oleh Rasulullah kepada
para sahabatnya. Dalam kisah itu
diceritakan bahwa Allah Subhanahu
Wa Ta’ala mengumpulkan seluruh
manusia dari yang pertama hingga
yang terakhir dalam satu daratan.Bayangkan betapa besar dan luasnya padang masyar yg bisa menampung umat dr nabi adam hingga umat nabi muhammad, bermilyar manusia berkumpul jadi satu.bisa kita lihat dan saksikan dlm siaran haji di tv, yg kurang lebih 4 jt jamaah haji dari seluruh penjuru dunia  saja terasa begitu banyak.

image

Dari Abdulah bin Abbas R.A meriwayatkan,bahwa rasul bersabda ” ditunjukkanlah padaku dari umat2 dahulu dipadang masyar,sehingga aku melihat ada nabi yg hanya diikuti beberapa umatnya,jg ada nabi yg tidak ada pengikutnya.Kemudian aku melihat sebuah rombongan besar,aku mengira bahwa itu adl umatku,kemudian diberitahukan padaku bahwa itu adl umatnya nabi Musa..tp lihatlah yg di ufuk kanan dan kirimu..kemudian aku melihat rombongan yg sangat besar dan disebelahnya ada rombongan yg lain.Dan kemudian diberitahukan padaku bahwa itu adl umatku dan yg disebelahnya ada golongan yg berjumlah 70.000 orang. ,dan mereka adl golongan umat yg masuk surga tanpa dihisab.

image

mereka adl orang yg tdk pernah menjampi dan di jampi-jampikan utk menilik masa depan,dan hanya berserah pada Allah dan bertawakal.”
( tdk pernah meramal dan diramal, menanyakan  masa depan dan hanya berserah hanya kpd Allah ).

Pada hari dikumpulkannya semua umat,pada hari itu matahari mendekat
kepada mereka, dan manusia
ditimpa kesusahan dan penderitaan
yang mereka tidak kuasa
menahannya.
Lalu di antara mereka ada yang
berkata, “Tidakkah kalian lihat apa
yang telah menimpa kita, tidakkah
kalian mencari orang yang bisa
memberikan syafa’at kepada Rabb
kalian?”
Yang lainnya lalu menimpali,
“Bapak kalian adalah Adam AS.”
Akhirnya mereka mendatangi Adam
lalu berkata, “Wahai Adam, Anda
bapak manusia, Allah
menciptakanmu dengan tangan-Nya,
dan meniupkan ruh kepadamu, dan
memerintahkan para malaikat
untuk bersujud kepadamu, dan
menempatkanmu di surga.
Tidakkah engkau syafa’ti kami
kepada Rabb-mu? Apakah tidak
kau saksikan apa yang menimpa
kami?”
Maka Adam berkata,
“Sesungguhnya Rabbku pada hari
ini sedang marah yang tidak
pernah marah seperti ini
sebelumnya, dan tidak akan marah
seperti ini sesudahnya, dan
sesungguhnya Dia telah melarangku
untuk mendekati pohon (khuldi)
tapi aku langgar. Nafsi nafsi (aku
mengurusi diriku sendiri), pergilah
kalian kepada selainku, pergilah
kepada Nuh AS.”
Lalu mereka segera pergi menemui
Nuh AS dan berkata, “Wahai Nuh,
engkau adalah Rasul pertama yang
diutus ke bumi, dan Allah telah
memberikan nama kepadamu
seorang hamba yang bersyukur
(abdan syakuro), tidakkah engkau
saksikan apa yang menimpa kami,
tidakkah engkau lihat apa yang
terjadi pada kami? Tidakkah
engkau beri kami syafa’at
menghadap Rabb-mu?”
Maka Nuh berkata, “Sesungguhnya
Rabbku pada hari ini marah dengan
kemarahan yang tidak pernah
marah seperti ini sebelumnya, dan
tidak akan marah seperti ini
sesudahnya. Sesungguhnya aku
punya doa, yang telah aku gunakan
untuk mendoakan (celaka) atas
kaumku. Nafsi nafsi, pergilah
kepada selainku, pergilah kepada
Ibrahim AS!”
Lalu mereka segera menemui
Ibrahim dan berkata, “Wahai
Ibrahim, engkau adalah Nabi dan
kekasih Allah dari penduduk bumi,
syafa’atilah kami kepada Rabb-mu!
Tidakkah kau lihat apa yang
menimpa kami?”
Maka Ibrahim berkata,
“Sesungguhnya Rabb-ku pada hari
ini marah dengan kemarahan yang
tidak pernah marah seperti ini
sebelumnya, dan tidak akan marah
seperti ini sesudahnya, dan
sesungguhnya aku telah berbohong
tiga kali. Nafsi nafsi, pergilah
kalian kepada selainku, pergilah
kalian kepada Musa AS!”
Lalu mereka segera pergi ke Musa,
dan berkata, “Wahai Musa, engkau
adalah utusan Allah. Allah telah
memberikan kelebihan kepadamu
dengan risalah dan kalam-Nya atas
sekalian manusia. Syafa’atilah kami
kepada Rabb-mu! Tidakkah kau
lihat apa yang kami alami?”
Lalu Musa berkata, “Sesungguhnya
Rabb-ku pada hari ini sedang
marah dengan kemarahan yang
tidak pernah marah seperti ini
sebelumnya, dan tidak akan pernah
marah seperti ini sesudahnya. Dan
sesungguhnya aku telah membunuh
seseorang yang aku tidak
diperintahkan untuk
membunuhnya. Nafsi nafsi,
pergilah kalian kepada selainku,
pergilah kalian kepada Isa AS!”
Lalu mereka pergi menemui Isa,
dan berkata, “Wahai Isa, engkau
adalah utusan Allah dan kalimat-
Nya yang dilontarkan kepada
Maryam, serta ruh dari-Nya. Dan
engkau telah berbicara kepada
manusia semasa dalam gendongan.
Berilah syafa’at kepada kami
kepada Rabb-mu! Tidakkah kau
lihat apa yang kami alami?”
Maka Isa berkata, “Sesungguhnya
Rabb-ku pada hari ini sedang
marah dengan kemarahan yang
tidak pernah marah seperti ini
sebelumnya, dan tidak akan marah
seperti ini sesudahnya. Nafsi nafsi,
pergilah kepada selainku, pergilah
kepada Muhammad
SALLALLAAHU’ALAIHI WA
SALLAM !”
Akhirnya mereka mendatangi
Muhammad Sallallaahu’alaihi Wa
Sallam , dan berkata, “Wahai
Muhammad, engkau adalah utusan
Allah dan penutup para nabi. Allah
telah mengampuni dosamu yang
lalu maupun yang akan datang.
Syafa’atilah kami kepada Rabb-mu,
tidakkah kau lihat apa yang kami
alami?”
Lalu Nabi Muhammad
Sallallaahu’alaihi Wa Sallam pergi
menuju bawah ‘Arsy. Di sana beliau
bersujud kepada Rabb, kemudian
Allah membukakan kepadanya dari
puji-pujian-Nya, dan indahnya
pujian atas-Nya, sesuatu yang tidak
pernah dibukakan kepada
seorangpun sebelum Nabi
Muhammad. Kemudian Allah
Subhanahu Wa Ta’ala berkata
kepada Muhammad, “Wahai
Muhammad, angkat kepalamu,
mintalah, niscaya kau diberi, dan
berilah syafa’at niscaya akan
dikabulkan!”
Maka Muhammad Sallallaahu’alaihi
Wa Sallam mengangkat kepalanya
dan berkata, “Ummatku wahai
Rabb-ku, ummatku wahai Rabb-ku,
ummatku wahai Rabb-ku!”
Lalu disampaikan dari Allah
kepadanya, “Wahai Muhammad,
masukkan ke surga di antara
umatmu yang tanpa hisab dari
pintu sebelah kanan dari sekian
pintu surga, dan mereka adalah
ikut memiliki hak bersama dengan
manusia yang lain pada selain pintu
tersebut dari pintu-pintu surga.”
Di dalam kisah ini, Rasulullah
Sallallaahu’alaihi Wa Sallam juga
menceritakan bahwa lebar jarak
antara kedua sisi pintu surga itu,
bagaikan jarak Makkah dan Hajar,
atau seperti jarah Makkah dan
Bushro. Hajar adalah nama kota
besar pusat pemerintahan Bahrain.
Sedangkan Bushro adalah kota di
Syam. Bisa kita bayangkan, betapa
tebalnya pintu-pintu surga itu..

Itulah sekelumit kisah nyata di
masa depan ketika hari kiamat.
Pada hari itu, Rasulullah
Sallallaahu’alaihi Wa Sallam
memberi syafa’at kepada
ummatnya. Pada hari itu Rasulullah
Sallallaahu’alaihi Wa Sallam
menjadi sayyid (tuan)nya manusia.
Berbahagialah kita sbg umat nabi Muhammad.
Sahabat pernah bertanya kpd rosul, siapa yg paling berbahagia di dunia ini ya rosul?
Rosul menjawab “orang yg pernah melihatku “,
Kemudian sahabat bertanya lagi,adakah yg lbh berbahagia lagi ya rosul?
Kemudian Rosul menjawab,” ada, yaitu orang yg belum pernah melihatku, tapi mempercayai ajaranku “.

Jadi itulah kita wahai muslimin..yg sudah meyakini akan kebenaran ajaran islam.

Shalawat dan salam kepada
Rasulullah Muhammad
Sallallaahu’alaihi Wa Sallam.

Library: kisahislami.com
Powered by :M2000 Production

JOSE MUJICA ( PRESIDEN URUGUAY ) – Presiden idealis dan termiskin didunia.

Presiden Idealis dan Termiskin didunia

Di dunia ini baru ada dua presiden penyandang ikon paling idealis, paling miskin, dan kontroversial.
Yang pertama ialah Ahmadinejad Presiden iran ( s/d 2013), dan yang kedua Jose Mujica
Presiden Uruguay.
image
Jose Alberto Mujica Cordano ( Presiden Uruguay periode 2010-2015).
Tentu sudah banyak yang tahu bila Jose menjadi presiden termiskin karena dari gajinya setiap bulan, 90 persen – setara 12.000 dollar AS atau hampir Rp 120juta – didonasikan untuk berbagai kegiatan amal.
Artinya, dengan mendonasikan sebagian besar
gajinya sebagai presiden untuk rakyat miskin dan
pengusaha kecil, maka setiap bulan Mujica hanya menerima kurang dari Rp 800.000.
Pada 2010, ketika kekayaan pribadinya diumumkan—yang merupakan kewajiban pejabat
publik Uruguay, saat itu total kekayaan Mujica hanya 1.000 dollar AS atau kurang dari Rp 10 juta. Uang sebanyak itu hanya bisa digunakan untuk membeli sebuah mobil VW Beetle keluaran 1987.
image
Bukan itu saja, Jose yang kerab dipanggil Pepe ini
juga menolak tinggal di kediaman resmi kepresidenan di ibu kota, Montevideo.
Mujica lebih memilih tinggal di tanah pertanian di luar ibu kota. Bahkan, jalan menuju kediaman Mujica belum dilapisi aspal.
Tak ada penjagaan ketat pasukan elite kepresidenan.
Hanya dua polisi dan anjingnya yang hanya memiliki tiga kaki, Manuela, yang terlihat mengawasi di pintu masuk pertaniannya.

Di pertaniannya, Mujica dan istrinya bahkan menanam sendiri bunga-bunga yang menjadi pemasukan baginya.
Kehidupan Jose mungkin membuat banyak orang
terheran-heran, bagaimana mungkin orang nomor satu bisa berlaku seperti ini.
“Hampir seluruh hidup saya habiskan dengan cara seperti ini.
Saya bisa hidup baik dengan apa yang saya miliki
saat ini,” kata Mujica
sambil duduk di sebuah kursi tua di kebunnya.
image
Bila kita mencari sosok inspiratif seorang pemimpin sejati, rasanya layak Jose
menjadi kadidat terbaik di masa sekarang.
Seseorang berpandangan idealis biasanya hanya saat menjadi mahasiswa atau aktif dalam pergerakan di masa muda. Biasanya sikap revolusioner ini akan pudar dengan sendirinya saat usia bertambah, apalagi ketika “kursi empuk” dalam pemerintahan ditawarkan padanya. Anda pasti bisa melihat sendiri pada semua tokoh yang sekarang menjadi pragmatis padahal dulu saat
era reformasi begitu vokal, bukan?

Tidak demikian halnya dengan Pepe. Di masa muda, selama 1960-an sampai 1970-an, dia
adalah anggota pemberontak Tupamaros, kelompok bersenjata berhaluan kiri
yang terinspirasi revolusi Kuba. Dia pernah enam kali tertembak dan mendekam 14 tahun di penjara. Sebagian besar masa penahanannya dilalui dalam kondisi yang sangat buruk dan dalam sel isolasi.

Namun, masa-masa pahit yang penuh perjuangan itu tetap meneguhkan hati dan pandangan Pepe yang idealis.
Dia tidak serta-merta jadi “aji mumpung” ketika
kedudukan datang menghampirinya. Sebelum
menjadi presiden, Pepe menjadi senat dan kemudian di tahun 2005 diangkat sebagai Menteri Peternakan Pertanian dan Perikanan oleh Presiden Urugay Tabaré Vázquez. Di tahun 2008 Pepe mundur dan kembali menjadi senat hingga akhirnya terpilih sebagai Presiden tahun 2009.
Sikap Jose Mujica menjadi idealis tentu pilihan
hidupanya.
“Banyak yang mengatakan saya orang tua gila atau
eksentrik, tapi ini adalah masalah pilihan,” ungkap
Jose.
Apakah salah disebut gila namun menghasilkan
perubahan positif bagi banyak orang, dan menjadi
teladan sebuah keteguhan hati?

Anda pasti tidak percaya ,tapi inilah kenyataannya.

.. Bukankah seharusnya sosok pemimpin sejati seperti ini?

Library:apakabardunia.com
Posted by:masshar2000