Jidat Hitam Ciri Khawarij Menurut Hadist


Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

M2000 – Dewasa ini banyak orang mengukur keshalihan seseorang dari ketebalan kapal hitam yang ada dijidatnya, semakin hitam dan tebal jidat seseorang maka semakin dia dianggap sebagai orang yang ahli ibadah dan ahli sujud.

Hal ini berdasarkan pemahaman sempit mereka terhadap ayat yang berbunyi:

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ

“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud” (QS. Al-Fath:29).

Mengutip perkataan Imam Al-Baghowi sebagai berikut:

وقال البغاوى: وﻻ يظن من السيما مايصنعه بعض المرائين من اثر هيئة السجود فى جبهة فأن ذالك من سيماالخوارج

“Jangan menyangka sesungguhnya dari tanda-tanda yang dilakukan sebagian orang-orang yang riya’ (muroo’iin) itu termasuk tanda bekas saat sujud di jidat, karena sesungguhnya hal itu adalah tanda-tanda khowarij.”

Lanjutkan membaca “Jidat Hitam Ciri Khawarij Menurut Hadist”