Ini Jawaban Jokowi Saat Di hina Elite Politik


image

M2000.Jakarta – Mungkin diantara presiden yang pernah ada di negri ini , Presiden Joko Widodo atau Jokowi adalah presiden yang paling banyak mendapatkan hujatan dari rakyatnya sendiri .
Walaupun yang dikatakan rakyat disini adalah rakyat yang tidak lebih banyak dari pecinta Jokowi , tapi sungguh sangat memprihatinkan adab dari rakyat yang berani menghina pemimpinnya sendiri .

Jokowi adalah garis takdir bangsa Indonesia saat ini . Yang Kuasa tentu punya keinginan entah apa yang kita tidak pernah tahu .
Uniknya mereka yang tidak menyukai takdir ini adalah bukan hanya lawan politiknya , tapi malah para tokoh yang dianggap ulama dan punya banyak pengikut .
Entahlah , saya sendiri juga bingung …mereka yang punya ilmu atau wawasan keagamaan tinggi kenapa malah justru mengeluarkan statement yang ujungnya pasti akan ditiru jamaah atau pengikutnya .

Baca lebih lanjut

Dahlan Iskan – Jokowi Disandingkan Sandal Jepit Pun Akan Menang


image

Masshar2000.Com – Secara hitung-hitungan politik , sebenarnya Jokowi sudah diatas angin jika dibandingkan Prabowo .
Dari tahun lalu pun , saya sudah memprediksi jika Jokowi hanya bisa dikalahkan dengan isu SARA .

Indek kepuasan masyarakat pun sudah ada dikisaran 70% yang artinya sudah aman .
Namun isu sara seperti isu kriminalisasi ulama dan anti islam menjadikan posisi Jokowi jadi tidak aman .
Karena seperti kita tahu , mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim dan banyak propaganda kaum oposisi yang mengatakan Jokowi munafik dan jauh dari ulama dan haram memilih Jokowi .

Akhirnya , Jokowi memilih Ma’aruf Amin sebagai cawapresnya dengan tujuan untuk menghalau isu sara yang kerap dialamatkan kepadanya .
Kalau Jokowi adalah presiden RI , Maaruf Amin adalah presidennya ulama karena Maaruf adalah ketuanya Ulama di MUI .
Jadi tugas Jokowi kedepan harusnya semakin enteng dalam menghadapi oposisi yang kerap memainkan isu sara .

Baca lebih lanjut

Kenapa Jokowi Pilih Ma’aruf Amin , Begini Penjelasannya


image

Masshar2000.Com – Teka-teki siapa cawapres Jokowi akhirnya terjawab sudah , Prof . DR Ma’aruf Amien yang juga ketua MUI akhirnya didaulat menjadi cawapres Jokowi untuk 2019-2024.

Terpilihnya Ma’aruf tentu sebuah kejutan , karena nama yang kuat diberitakan adalah Mahfud MD dan tentu saja membuat beberapa kalangan kecewa .
Tapi bagi Jokower sejati , tak penting siapa cawapresnya , bahkan Jokowi dipasangkan Kaesang pun akan mereka pilih .
Ya sah-sah saja , dikubu Prabowo pun juga seperti itu , mau dipasangkan siapa saja , mereka tetap pilih prabowo , jadi imbang ya .

Bagi Jokower , mendukung Jokowi bukan sebuah pilihan tapi adalah suatu Keharusan yang tak bisa terbantahkan. Ada yang bertanya apakah kamu tidak ingat beragam fatwa dikeluarkan MUI atas kasus Ahok?
Ya itulah narasi yang dihembuskan pendukung Prabowo untuk Ahoker supaya tidak milih Jokowi .

Namun inilah seninya politik .. Hanya satu hal yang membedakan antara kawan dan lawan yaitu KEPENTINGAN.. Bagaimana dengan Mahfud MD ?

Baca lebih lanjut

Fahri Hamzah Dalam Cengkeraman Jokowi


image

M2000 – Salah satu anggota dewan yang paling kritis selain Fadly Zon adalah Fahri Hamzah .
Entahlah , yang jelas nama yang terakhir ini sudah tidak memiliki partai karena sudah dipecat , tapi masih menduduki Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) .
Secara hukum , karena dia sudah memenangkan gugatan atas partainya , dia memang masih pantas duduk di parlemen , tapi secara etika berpartai , dia seharusnya sudah mengundurkan diri .

Fahri Hamzah dikenal sebagai sosok yang vokal mengkritisi pemerintah. Berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah kerap dikritik bahkan kadang tidak nyambung , yang penting beda dengan pemerintah .
Ya , dia boleh keras mengkritik pemerintah , karena memang tugasnya oposisi dimanapun ya seperti itu , tapi kalau istilahnya nyinyir ya gak boleh , masa anggota dewan tugasnya nyinyir .

Baca lebih lanjut

Jokowi Mesra Dengan Pentolan 212 , Ada Apa ?


image

M2000 – Bukan Jokowi namanya jika ngambekan , pendendam dan tidak bisa merangkul semua orang .
Jokowi yang dianggap lugu dalam politik, justru membuat kubu yang berseberangannya bisa mengernyitkan dahi. Dihantam oleh Amien Rais yang merupakan Pembina PA 212, ,Jokowi justru bertemu dengan para pentolan Persaudaraan Alumni 212 di Bogor .

Dilansir detikcom, Selasa (24/4/2018), Jokowi terlihat diapit oleh pengurus persaudaraan Alumni 212, yaitu di antaranya Al Khaththath, Sobri Lubis, Usamah Hisyam, Slamet Maarif, dan Yusuf Marta.

Belum lama, senior PAN Amien Rais menyatakan elektabilitas Joko Widodo going down alias merosot. Hal ini dikatakan sambil menujuk foto Jokowi. Sebelumnya Amien Rais kerap mengkritis keras Jokowi. Namun Jokowi selalu menanggapinya dengan santai.

Baca lebih lanjut