Pro Kontra Pembakaran Bendera HTI / Bendera Rosulullah


image

Masshar2000.Com – Publik belakangan dikejutkan dan dibuat gaduh dengan berita pembakaran bendera saat acara Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat.
Peristiwa itu menjadi ramai lantaran pada bendera itu tertulis kalimat tauhid.

Sejumlah kritik dan pembelaan meyiratkan masih ada gesekan masyarakat dari pertikaian ideologi di kalangan Islam di Indonesia.
Pihak yang melakukan pembakaran diketahui sekelompok orang yang memakai atribut Banser (Barisan Ansor Serbaguna), kelompok organisasi di bawah tanggung jawab Gerakan Pemuda Ansor.
Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan pembakaran itu disebabkan para Banser melihat bendera tersebut sebagai lambang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Organisasi itu sudah dilarang oleh pemerintah sejak 2017.

Mantan Juru Bicara HTI Ismail Yusanto menegaskan bekas organisasinya tidak pernah memiliki bendera seperti yang disebutkan oleh sejumlah pihak.
Pertama perlu ditegaskan itu bukan bendera HTI. HTI tidak pernah memiliki bendera. Apa yang dilakukan penbakaran itu jelas penistaan agama,” kata Ismail kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/10).
Ini berbanding terbalik dengan apa yang dikatakan HTI saat sidang kasus pembubaran HTI tahun lalu yang mengatakan itu adalah bendera mereka .

Baca lebih lanjut