Alumni 212 Sebaiknya Membuat Partai Politik Saja

image

M2000 – Mau berkelit bagaimanapun , setiap orang diluar alumni ataupun pendukung 212 pasti mengatakan kalau aksi 212 dan sebangsanya adalah agenda politik yang ditutupi dengan kegiatan keagamaan .

Kita tahu , tahun lalu pada aksi 411 dan puncaknya adalah 212 bisa terjadi karena ada agenda untuk menyingkirkan Ahok dari peta pilgub DKI , karena Ahok adalah kandidat terkuat yang ada saat itu , bahkan tingkat kepuasan masyarakat menurut data yang ada sampai 70% , biasanya didaerah lain , tingkat kepuasan pada pemimpinnya hanya dikisaran 40-60% saja . Artinya kalau tanpa ada gangguan , menurut data yang ada Ahok akan melenggang mulus jadi pemenang pada pilgub DKI saat itu .

Lanjutkan membaca “Alumni 212 Sebaiknya Membuat Partai Politik Saja”

Iklan

Aneh , Presidium Alumni 212 Akan Demo Lagi Tolak Perppu Ormas Dan Kebangkitan PKI

image
Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Ma'arif

M2000 – Lagi-lagi aksi demo akan berlangsung lagi di ibukota . Setelah aksi yang berjilid-jilid pada akhir 2016 dan di tingkatkan lagi pada awal 2017 , kini angka cantik akan menggema lagi di ibukota .
Aksi 299 adalah aksi yang akan digelar pada 29 September 2017 nanti oleh presidium alumni 212.

Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Ma’arif menyampaikan, aksi tersebut digelar dalam rangka mendesak Dewan Perwakilan Rakyat menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat.

Kami akan dorong anggota DPR untuk menolak Perppu tersebut,” ujar Slamet seusai bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Selain itu, aksi tersebut juga meminta DPR menolak dan melawan kebangkitan PKI yang indikasinya semakin menguat dalam beberapa waktu terakhir.
Slamet menambahkan, pihaknya juga akan mengingatkan DPR agar tak ada yang mencoba mencabut TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966 yang memuat pembubaran PKI.

Lanjutkan membaca “Aneh , Presidium Alumni 212 Akan Demo Lagi Tolak Perppu Ormas Dan Kebangkitan PKI”