Sadis Dibalas Sadis , Wanita Ini Membunuh , Memenggal Bahkan Memasak Kepala Militan ISIS

image

M2000 – Siapapun tahu sepak terjang kelompok ISIS, selain kejam , ISIS juga kerap menyandera wanita untuk dijadikan budak seks mereka.
Hal ini memicu sejumlah wanita-wanita Irak untuk ikut berpartisipasi memerangi mereka.

Seperti yang dijalani wanita Irak ini .
Adalah Wahida Mohamed , seorang ibu rumah tangga di Irak yang mengaku sudah lama ikut memerangi kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Dia menyebutkan membunuh dan memenggal mereka, bahkan dia memasak kepala mereka di panci.

Wahida Mohamed memimpin pasukan yang terdiri dari 70 orang pria di Kota Shirqat, sekitar 80 kilometer dari Mosul. Usianya masih 39 tahun, dan selalu membawa pistol Beretta 9 milimeter, dia merupakan salah satu buronan ISIS.

Baca lebih lanjut

Video suasana adu tembak polisi dan teroris Prancis

image

M2000 – Pemirsa sekalian, seperti kita ketahui, baru saja kota Paris , Prancis di kejutkan oleh ulah teroris yang membabi buta menembaki kerumunan warga di gedung konser .

Situs liveleak pun , hari ini, Sabtu (14/11), melansir beberapa video tragedi serangan teror di Ibu Kota Paris, Prancis, tadi malam. Kali ini datang dari saksi mata merekam suasana saat Gedung Konser Bataclan diserang tiga orang bersenjata ketika yang sedang dipenuhi anak muda.

Sosok di balik kamera ini tengah menggambarkan suasana penyanderaan, ketika beberapa detik kemudian terdengar rentetan tembakan.
Insiden di Bataclan terjadi nyaris bersamaan dengan bom di Gerbang Stadion Stade de Frace.

Pelaku memberondongkan peluru ke arah kerumunan 1.000 penonton selama nyaris 15 menit. Di lokasi ini, jatuh korban tewas paling banyak, laporan terakhir mencapai 112 orang. Para pelaku sempat menyandera 60 penonton sebelum akhirnya meledakkan diri ketika polisi antiteror menerobos masuk gedung. ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas seluruh serangan tadi malam.

Gedung Bataclan jaraknya sangat dekat dengan Kantor Redaksi Charlie Hebdo yang Januari lalu diserang kelompok militan.
Beberapa pengamat terorisme negara kita pun mengatakan, wajar jika ISIS yang melakukan serentetan teror tersebut.
Karena ISIS memang ingin membuat teror di negara-negara yang menentang keberadaannya.

Berikut video detik-detik adu tembak antara polisi Prancis dan pelaku teror di Paris:

library : merdeka

_______________________________
Powered by : M2000 production
_______________________________