UU-LAJ : TARIF DENDA TILANG TERBARU


Assallamu’allaukum mass n’ miss semua-mua.

image

m2000.com – Ahaii…brother biker…kali ini m2000 akan sharing lagi tentang Undang-Undang berlalu lintas…UU-LAJ bro…jangan bosen bacanya ya….biar agak paham dikit..hehehe…( mumpung m2000 sudah download file nya ).

Baru-baru ini pihak Direktorat Lalu Lintas, lewat website resminya merilis daftar denda pelanggaran lalu lintas.
Pasti massbro penasarab kan berapa tarif seharusnya diberlakukan…bukan uang damai atau sidang ditempat.

image

Berikut daftar denda pelanggaran lalu lintas sesuai UU Lalu Lintas no.22 Tahun 2009 :

1. Setiap Orang
Mengakibatkan gangguan pada : fungsi rambu lalu lintas, Marka Jalan, Alat pemberi isyarat lalu lintas fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan.
* Pasal 275 ayat (1) jo pasal 28 ayat (2),
Denda : Rp 250.000

2.Setiap Pengguna Jalan
Tidak mematui perintah yang diberikan petugas Polri sebagaimana dimaksud dalam pasal 104 ayat ( 3 ), yaitu dalam keadaan tertentu untuk ketertiban dan kelancaran lalu lintas wajib untuk : Berhenti, jalan terus, mempercepat, memperlambat, dan / atau mengalihkan arus kendaraan.
* Pasal 282 jo Pasal 104 ayat (3),
Denda : Rp 250.000

3. Setiap Pengemudi ( semua jenis Ranmor )
a ) Tidak membawa SIM
Tidak dapat menunjukkan Surat Ijin Mengemudi yang Sah ( misal fotocopi ).
Pasal 288 ayat (2) jo Pasal 106 ayat (5) hrf b,
Denda : Rp 250.000
b ) Tidak memiliki SIM
Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan,tidak memiliki Surat Izin Mengemudi.
Pasal 281 jo Pasal 77 ayat (1),
Denda : Rp 1.000.000
c ) STNK tidak sah
Kendaraan Bermotor tidak dilengkapi dengan STNK yang ditetapkan oleh Polri.
Pasal 288 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (5) huruf a.
Denda : Rp 500.000
d ) TNKB tidak sah ( bikin sendiri tanpa stempel Polri / ukuran )
Setiap kendaraan Bermotor yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Polri.
Pasal 280 jo pasal 68 ayat (1)
Denda : Rp 500.000
e ) Perlengkapan yang dapat membahayakan keselamatan.
Kendaraan bermotor dijalan dipasangi perlengkapan yang dapat menganggu keselamatan berlalu lintas antara lain ;
Bumper tanduk dan lampu menyilaukan.
Pasal 279 jo Pasal 58 ,
Denda : Rp 500.000
f ) Sabuk keselamatan
Tidak mengenakan Sabuk Keselamatan
Psl 289 jo Psl 106 Ayat (6)
Denda : Rp 250.000
g ) Lampu utama malam hari
Berkendara tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu.
Pasal 293 ayat (1)jo pasal 107 ayat (1)
Denda : rp 250.000
h ) Tidak mengenakan helm
Berkendara tanpa mengenakan helm pengaman dan alat keselamatan.
Pasal 290 jo Pasal 106 (7).
Denda : Rp 250.000
i ) Gerakan lalu lintas
Melanggar aturan gerakan lalu litas atau tata cara berhenti dan parkir.
Pasal 287 ayat (3) jo Pasal 106 ayat (4)
Denda : Rp 250.000
j ) Kecepatan maksimum dan minimum
Melanggar aturan Batas Kecepatan paling Tinggi atau Paling Rendah
Psl 287 ayat(5) jo Psl 106 ayat (4) hrf (g) atau psl 115 hrf (a)
Denda : Rp 500.000
k ) Membelok dan berbalik arah
Tidak memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan saat akan membelok atau berbalik arah. Pasal 294 jo pasal 112 (1).
Denda : Rp 250.000
l ) Berpindah jalur atau bergerak kesamping
Tidak memberikan isyarat saat akan berpindah lajur atau bergerak kesamping.
Pasal 295 jo pasal 112 ayat (2)
Denda : Rp 250.000
m ) Melanggar rambu atau marka
Melanggar aturan Perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu lalu lintas atau Marka.
Psl 287 ayat(1) jo psl 106(4) hrf (a) dan Psl 106 ayat(4) hrf (b)
Denda : Rp 500.000
n ) Mengemudi tidak wajar
– Melakukan kegiatan lain saat berkendara.
-Dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan..misal main handphone.
Pasal 283 jo pasal 106 (1).
Denda : Rp 750.000
o ) Diperlintasan kereta api
Mengemudikan Kendaran bermotor pada perlintasan antara Kereta Api dan Jalan, tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, Palang Pintu Kereta Api sudah mulai ditutup, dan / atau ada isyarat lain.
Pasal 296 jo pasal 114 hrf (a)
Denda : Rp 750.000
p ) Berhenti dalam keadaan darurat
Tidak Memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan Bahaya atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat dijalan.
Pasal 298 jo psl 121 ayat (1)
Denda : Rp 500.000
q ) Hak utama kendaraan tertentu
Tidak memberi Prioritas jalan bagi kendaraan yang memiliki hak utama yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar dan / atau yang dikawal oleh petugas Polri.
*  Kendaraan Pemadam Kebakaran yg sedang bertugas.
* Ambulan yang mengangkut orang sakit .
* Kendaraan yg memberikan pertolongan pd kecelakaan .
* Kendaraan Pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.
* Kendaraan Pimpinan/Pejabat Negara Asing ( tamu Negara )
* Iring – iringan Pengantar Jenazah
* Konvoi dan / atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian RI. Pasal 287 ayat (4) jo Pasal 59 dan pasal 106 (4) huruf (f) joPasal 134 dan pasal 135.
Denda : Rp 250.
r ) Hak pejalan kaki atau pesepeda
Tidak mengutamakan pejalan kaki atau pesepeda.
Pasal 284 jo 106 ayat (2).
Denda : Rp 500.000

image

Nah …gimana mass bro/miss bro semua…banyak banget kan pasal tentang berlalu lintas..
Sebenarnya masih banyak lagi yang lainnya…tapi sengaja m2000 tidak menuliskannya disini…karena terlalu banyak dan bertele-tele…mangkanya ditulis yang umum aja.

Oya…kata-kata diatas tentunya bukan bahasa yang sama persis dengan yang tertera di UU-LAJ….m2000 sengaja menggantinya dengan bahasa yang mudah dinengerti….tanpa mengurangi makna.

Jadi intinya…berkendaralah yang bijak…jadi biker yang baik…and keep safety …sayang kalau duit dibuang percuma.

* Kata Mutiara Hari Ini *
1. Maafkan aku.
2. Ini salahku.
3. Apa yg bisa aku lakukan tuk memperbaikinya?”

library : UU-LAJ , hukum online

Wassallamu’allaikum..
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Jika berkenan memberikan komentar, komentarlah dengan bijak, dan jika anda seorang blogger mohon sertakan ” link ” supaya kita bisa saling berbagi info.
motto : di udara kita saudara…di darat kita sahabat.

Powered by : m2000_production
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷

TIPS MENGHINDARI TILANG POLISI


Assalamu’allaikum mass n’ miss semua-mua.

image

Secara estetika …aduh gak enak bgt bahasanya…Hampir semua orang suka berkendara ,terkebih naik motor..bahkan yg terbiasa naik mobil pun pasti akan merasakan asiknya berhonda bersepeda motor..dengan terpaan angin sepoi-sepoi yg tentunya menambah keasikan berkendara, tak jarang orang akan melepas helmnya..guna menambah sensasi bersepoi-sepoi ini.
Dan sudah menjadi rahasia umum dimanapun tempat di indonesia ini pasti sering kita menemui orang berkendara tanpa ber helm…apalagi didesa-desa yg katanya gak pernah ada razia…lhoh emangnya pake helm ini fungsinya untuk menghindari terkena razia toh…baru tahu saya.
Tapi tidak bisa dipungkiri jika kita pun pasti sering juga berkendara tanpa helm..mungkin karena alasan jarak dekat, cuman ke warung atau yg lain-lain.
Sepertinya perilaku itu sudah mendarah daging di dlm diri kita dan susah dihilangkan…hayo jujur aja massbro…pasti sering kan pada berkendara tanpa helm.
Oke deh…gak usah ngaku gak apa-apa…palingan jg alasannya sama…deket ini..ngapain pake helm..ya kan…
Tapi pernah gak disaat lagi enak-enaknya naik motor tiba-tiba di depan ada razia polisi tak resmi,pasti seketika pula massbro pasti
mengingat-ingat apa surat-surat kendaraan yang di bawa udah lengkap atau belum. kalo udah lengkap sih nyantai aja …nah gimana kalo yang belum lengkap nih….

image

Berikut saya kasih rahasianya biar gak kena tilang..jangan bilang-bilang ya…, khusus yg bernyali saja…
Ketika pak polisi menanyakan surat-surat kendaraan anda, jangan panik massbro.. ambil nafas terus balik pertanyaan
polisi tersebut dengan pertanyaan ” bapak sendiri melakukan razia ini ada izinnya gak dari atasan bapak ? “… kalo polisi tersebut gak bisa menjawab jangan pernah memberikan STNK atau SIM anda sebelum bapak polisi menjawab pertanyaan anda. pertahankan argumen massbro untuk melihat surat izin melakukan operasi razia
kendaraan bermotor pasti saya  jamin pak polisi pasti nyerah dan melepaskan mass bro…ini beneran lho…untuk menghindari oknum polisi yg menyalah gunakan wewenangnya.
Kenapa bisa begitu massbro…karena setiap operasi resmi
kendaraan bermotor pasti sudah memiliki surat izin dari atasan untuk melakukan operasi tersebut beda dengan operasi kendaraan bermotor tak resmi yang dilakukan
oleh oknum polisi yang hanya mencari kesalahan- kesalahan para biker yang tak memiliki surat izin…kalau boleh nyebut..contohnya di daerah bogor..tepatnya arah ke puncak…beberapa temen saya yg suka turing sering mengeluhkan yg beginian…khususnya yg ber plat B…( non F bogor ).
Berikut prosedur yg harus dilakukan polisi saat melakukan razia :
Terdapat beberapa pasal dari PP no. 42 tahun 1993 yang memang minimal wajib harus ada ketika razia berlangsung..yaitu :

1.Pasal 13 PP 42/1993.
Pemeriksa yang melakukan pemeriksaan kendaraan
bermotor di jalan wajib dilengkapi dengan surat perintah tugas yang dikeluarkan oleh:
  a. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas polisi negara Republik Indonesia.
  b. Menteri untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh pemeriksa Pegawai Negeri Sipil.

2.Pasal 15 ayat (1) s/d (3) PP 42/1993.
Menentukan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud
harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 (seratus) meter sebelum tempat pemeriksaan..jadi bukan sembunyi di balik pohon pos .
Untuk pemeriksaan yang dilakukan pada jalur jalan yang memiliki lajur lalu lintas dua arah yang berlawanan dan hanya dibatasi oleh marka jalan, tanda harus diletakkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 (seratus) meter
sebelum dan sesudah tempat pemeriksaan.

3. Pasal 15 ayat [4] PP 42/1993.
Khusus untuk pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari, selain harus dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan, juga wajib dipasang lampu isyarat
bercahaya kuning terang.

5.Pasal 16 PP 42/1993
(1) Pemeriksa yang melakukan tugas pemeriksaan wajib menggunakan pakaian seragam, atribut yang jelas, tanda-tanda khusus sebagai petugas pemeriksa, dan perlengkapan pemeriksaan.
(2) Pakaian seragam, atribut, tanda-tanda khusus dan
perlengkapan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan oleh:
  a. Kepala Kepolisian Republik Indonesia, bagi pemeriksa
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf ( a ).
  b.Menteri, bagi pemeriksa sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 2 huruf b.

Nah ..jelas kan…apa belum jelas nih…ribet ya kalau baca pasal – pasal…coba ulangi lagi deh bunyi pasal-pasalnya dari atas …pasti paham.
Masalahnya berani gak kita protes saat ditilang…siapa tahu emang itu gak resmi alias oknum yg mencari-cari kesalahan para biker..
sebagai catatan…jika kita memang berkendara tidak memakai helm, tidak punya SIM, tidak membawa STNK dan lain-lain…yo wis ngaku wae salah…manut ditilang ..ora usah ngotot…yo to bro…
bagusnya sih kita minta surat tilang dan mengurus sendiri ..
inilah prosedurnya..

image

gimana bro…agak ribet juga ya…
yo wislah yen pingin penak yo pake senjata andalan aja…

image

So…yg jelas saat kita berkendara selalu siapkan kelengkapan surat-surat ,SIM dan jangan lupa pake helm…SAFETY BE FIRST…

yg ini jangan ditiru…

image

image

apalagi yg ini :

image

eithh…jangan benci polisi ya…polisi juga manusia…pengayom dan pelayan masyarakat tepatnya.

image

Wassallamu’allaikum..
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Jika berkenan memberikan komentar, komentarlah dengan bijak, dan jika anda seorang blogger mohon sertakan ” link ” supaya kita bisa saling berbagi info.
motto : di udara kita saudara…di darat kita sahabat.

Powered by : m2000_production
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷