BAGAIMANA INREYEN MOTOR YANG BENAR

Assallamu’allaikum mass n’ miss sadayana.

image

Massbro dan miss bro pastinya senang jika motor udah turun dari dieler, dan pastinya pingin buru-buru untuk mengendarainya.
Tentunya memiliki motor baru, pasti tidak lepas ldari isitilah masa inreyen/ periode masa uji atau istilah sederhananya masa adaptasi. Masa Inreyen (Belanda: inrijden) atau Break-in atau Running-in selalu
disampaikan untuk dipatuhi saat membeli kendaraan baru, dan anjuran tersebut ada di buku pedoman pemakaian kendaraan, baik itu mobil maupun motor.
Banyak informasi yang mengatakan Inreyen tidak perlu lagi, alasannya karena mesin sudah ditest di pabrik dan antar komponen sudah dibuat sedemikian presisi.
Namun informasi tersebut bukan merupakan informasi tertulis dan dapat dipertanggung jawabkan, karena nyatanya seluruh pabrikan kendaraan tetap menganjurkan untuk mengikuti proses masa inreyen untuk kendaraan baru (mobil maupun sepeda motor) yang tertulis pada Buku Pedoman Pemakaian Kendaraan.
Selama masa Inreyen, permukaan komponen-komponen baru yang saling bersentuhan memiliki tingkat kehalusan yang berbeda-beda. Sekalipun komponen
tersebut dibuat dengan sangat presisi, jika
permukaannya dilihat dengan bantuan mikroskop akan terlihat tekstur yang kasar, berlubang ataupun bergaris/ alur. Jika mesin dijalankan secara tidak benar, maka
komponen yang bergesekan tadi akan mengalami keausan yang cepat, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa terjadi kerusakan komponen.
Yang umumnya terjadi, apabila Masa Inreyen diabaikan alias pancal mubal,di beberapa bulan ke depan dan tahun-tahun
mendatang akan terjadi:

– Konsumsi BBM akan semakin boros
– Konsumsi Oli akan meningkat (lebih cepat tambah oli / topping-up)
– Kerusakan mesin lebih cepat terjadi

Maklum, “Motor baru mempunyai karakter berbeda dengan motor bekas alias mokas. Apalagi bila usia atau umur pakai motor lama massbro sudah lebih dari 5 tahun,”

Ada beberapa hal yang memang penting dilakukan

1. Pahamilah putaran gas.
Seberapa banyak gas diputar bandingkan dengan tenaga motor yang sudah keluar. “Khususnya motor yang tidak dilengkapi takometer atau penunjuk putaran mesin,”
Setiap motor pasti berbeda karakternya. Oleh karena itu, bukalah gas secara perlahan dan rasakan tenaganya.
Gas dipelintir seperdelapan, seperempat atau atau bahkan setengah. Cobalah rasakan seberapa tenaga yang disemburkan. Ini sangat penting untuk mengisi feeling.Juga pahami masalah power di gigi satu,dua dan seterusnya.l
Putaran gas pada sepeda motor baru ini pastinya berbeda dengan motor lama. Pada motor lama, tarikan cenderung lambat menggapai tenaga bawah. “Ini karena
beberapa komponen di mesin sudah mengalami keausan. Kadang, butuh setengah putaran dipelintir, motor baru jalan,” Sebaliknya, pada motor baru, hanya
seperampat putaran, sudah bisa melompat.

2.Teknik pengereman.
Pada motor bebek dan sport, posisi rem berada pada tangan dan kaki. Pada skutik, semuanya di beradabtangan. Feeling sangatlah penting dilatih. Seberapa kuat
harus menginjak rem dan menarik rem tangan untuk memberhentikan motor . Bila terlalu kuat, motor kemungkinan besar akan sliding, namun bila terlalu lemah, motor tidak mau berhenti. Setiap motor pasti
berbeda. Demikian juga dengan rem depan. Latihlah dengan dua jari tangan. Seberapa kuat menekan tuas lrem motor akan berhenti dengan aman. Bukan mendadak., kalau masshar sukanya agak soft alias mengayun., masalah selera aja.

3. Radius putar.
Setiap motor mempunyai radius putar berbeda.
Meskipun satu merek, bila tipenya berbeda radius putar juga ikut berbeda. “Caranya dengan mencoba mengendarai motor lalu putar balik tanpa kaki turun ke aspal,” . Berapa sudut lebar jalan yang diperlukan untuk dapat membuat motor berputar arah, itulah radius putarnya, ,,ingat ya… tanpa kaki memijak tanah. Pahamilah dan ini penting untuk diingat para biker .

4. handling.
Setiap motor mempunyai sudut rake berbeda. Juga ketinggian setang. Jarak jok ke setang juga tidak sama. Faktor inilah yang membuat handling motor menjadi
berbeda. Ada sepeda motor yang berkarakter turing sehingga setang agak tinggi, ada pula karakter sport yang memaksa kita harus sedikit menunduk. Untukbmelatih handling, cobalah riding dengan pola zig-zag, slalom coyyyy….
Ini untuk melatih keluwesan dan kelenturan badan dalam mengendalikan motor..

image

gak perlu miring-miring ky motogp, ntar malah jatuh , kan sayang, motor baru loh..

Semakin kita luwes, semakin menyatu kita dengan motor. Hal ini juga penting melatih reflek saat menghindari lubang atau ketika motor diajak meliuk di tengah kemacetan.

Oke massbro…Selamat menikmati motor baru dan tetap kedepankan safety riding-nya yach!
Jangan lupa pake helm…tuh…tuh…kan lupa…

Jika berkenan memberikan komentar, komentarlah dengan bijak, dan berikanlah masukan atau kritikan yang membangun.

Powered by : m2000_production

20 thoughts on “BAGAIMANA INREYEN MOTOR YANG BENAR

  1. Kalau saya gabungan antara buku panduan sama hasil baca-baca di dunia maya. hehehe.

    Debatable soalnya, di bukman di bilang maksimum rpm 4000 s.d 400km pertama, terus dibatasi smp 8000 RPM sampai dengan 1000 km pertama, lahhh itu lari berapa? 40? apalagi kalo baru stop, tiap 4000 naekin gigi dah keburu diklasonin orang wkwkwkwk.

    Jadi saya manut sama bukman tapi gak sepenuhnya, gas gak pernah di betot tiba-tiba dan yang penting gak sampai redline. Dipanasin saat mau dipakai dari dingin smp auto chokenya mati atau RPM turun ke ideal (kurleb 1-2 menit).
    Ngebut tapi gas gak langsung full throttle (akselerasi smooth/ gak tiba-tiba), gas diurut dan dijaga gak sampai 11000. Rem gak pernah dadakan sampai ngelock.

    Nah perlakuan itu sebagian dari yang saya baca, soalnya konon mesin juga jangan terlalu dimanja manjain, soalnya piston dan kawan-kawannya malah bisa jadi tidak pernah mencapai peak performance nya. Sumber yang saya baca malah dari hasil rekomendasi dia memperlakukan inreyen dibanding mengikuti saran bukman, mesinnya lebih sehat dan powerful dibanding mesin yang diperlakukan sesuai bukman…sayang saya tadi coba nyari2 gak nemu lagi linknya.

    Selain itu, afaik, semua mesin/motor sebelum dilepas atau saat dilakukan QC, itu digeber2 juga sama mekanik pabrik hehehe.

    Sekali lagi, ini debatable, silakan cara mana yang akan dipakai yang dipercayai oleh lads semua 🙂

    http://www.kobayogastea.blogspot.com

    Suka

  2. Kok vario 125 G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡  ada buku panduan ya?yg ada cuma KPB dll tp minus panduan inreyen???cmiiw

    Suka

  3. Memang G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡  ada x bro cz cm dpt 1 buku yg isinya KPB,klo dulu vario cw 110 mmg ada panduan u inreyen gt

    Suka

    • Sori gagal paham KPB apa ya?
      Kalau Skupi FI bojo saya sih dikasih buku manualnya saat dapat STNK, kurleb 14 harian (karena ingin bulannya sama dengan kelahirannya jadi agak lama).
      Saya baca buku manualnya ada kok perlakuan di 500km pertama, lupa halamannya.

      Suka

  4. memang sih, kl motor terlalu dimanjain, biasanya kurang jozz tarikannya. contoh nyata ,dengan mengukuti buku pedoman, vega r dirumah dari beli 2004 sampai sekarang blm pernah rewel, ( awet ),rata2 speed 60 kpj, maklum yg make bokap,kadang saya pake betot gas ampe mentok, top speed cuma 90kpj dan kurang powerfull.

    jadi tergantung pemilik motor mau awet apa powerfull dan tarikan yahud….tentunya kl milih dua-duanya gak bisa, pasti ada salah satu yg dikorbanin.
    kl saya sih suka yg powerfull, lha wong kl beli gak pernah make lebih dr 5 th ,trus jual ganti lagi.

    Suka

    • Nahhhh… itu MAshar… Biasanya berapa lama sih kita ngukut (miara) motor? (asumsi bukan motor yang sangat disayang dan memang ingin dikoleksi), paling lama 5 tahun karena biasanya suka ada rejekinya buat ganti ya? hehehe

      Suka

      • iya massbro, biasanya kl udah 5 th juga udah bosen ,pingin ganti, siapa tahu pemirsa di blog ini ada yg miara motor dlm jangka waktu lama.
        KPB : kartu perawatan berkala

        Suka

      • Kayanya sih ada mas, Vario Bapak saya kayanya udah 6 tahunan hehehe…2006 kayanya, Vario gen awal deh. Gak diganti karena beliau gak liat kepentingannya apa…wong dipake cuma buat anter jemput cucu atau seskali anter Ibu ke pasar, atau ke toko terdekat. Paling jauh ya dipinjam adikku kalo lagi malas pake R4.
        Yang saya rasakan sih shocknya dah lemah, mentul2 wkwkwkwk…

        Suka

  5. KPB sudah dikasih tau mashar, saya dapat 2 buku Maret lalu, KPB dan Buku petunjuknya. Coba dimintakan aja mas.

    Suka

Ngobrol disini !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s