VESPA – sejarah sang legenda

Assallamu’allaikum mass n ‘ miss semua-mua.

image

Barangkali massbro disini  ada yang punya motor antik dan lucu ini…kog antik dan lucu…
iya…antik kan body nya dari besi semua..lucunya..bentuknya kayak ndog ( telur asin : yg warna biru ).
Saya sendiri sempet ngidam mau beli motor antik ini…dan berhubung sekarang sudah jamannya matic..yo wis lah tuku matic wae…
Karena apa…yg jelas susah dapetin dan lumayan mahal kalau kondisi bagus.Motor ini tergolong langka di daerah saya…dari 1000 penduduk di daerah saya , mungkin hanya satu dua yang punya…dan tentunya karena hobbi…nah tau sendiri kan kalau pe hobbi itu pasti gak mau yang standart.
Seperti salah satu temen masshar yg punya vespa…selalu saja ada yg dimodif…bagi pe hobby, tentunya gak masalah soal harga…karena rata-rata orang-orang model gini berkantong tebal…dan kata dia dan juga komunitas vespa…vespa itu bukan motor…vespa ya vespa…woooo…ngono to broo…
dan ternyata kata dia vespa selalu bernopol depan ” 6 “..kalau bukan ” 6 ” berarti palsu….wooo lagi…kata guwe…
Mass bro pastinya pernah atau bahkan sering menemui konvoi vespa yg aneh-aneh kan …hayo…yg ngomong belum kayaknya perlu di iket di lampu merah nih…..
Kadang kita dibuat jengkel dengan komunitas ini…gimana enggak…dulu waktu masih di ibukota ..masshar sering dibuat kesel dengan salah satu vespa yang stangnya di bikin lebar selebar mobil..udah gitu keluarnya pass pagi jamnya orang- orang masuk kerja…udah panjang , lebar..jalannya pelan lagi…behh…apagi kalau mau nikung balik…mesti turun dan dituntun…weleh-weleh…bikin macet aja..

Sejarah vespa di Indonesia

Vespa masuk ke Indonesia pada tahun 1960 melalui ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk) PT Danmotors Vespa Indonesia/DVI di Pulo Gadung Jakarta , yang sekarang sudah tidak aktif lagi
(sekarang dipegang oleh PT Sentra Kreasi Niaga/ SKN sebagai dealer utama saja. Note: Bukan importir atau distributor eksklusif).
Vespa saat itu mempunyai prestise yang sangat tinggi, terbukti dengan harga vespa saat itu setara dengan harga sebuah rumah tipe standar. Seiring dengan penetrasi Honda ke pasar dunia yang turut menggoyahkan berbagai merk motor, Indonesia
ternyata tidak luput dari fenomena tersebut.
Vespa menjadi salah satu merk sepeda motor yang ‘tergusur’ oleh motor Jepang, meski pada awalnya harga vespa Sprint saat itu bahkan sedikit lebih mahal daripada motor Honda CB 200 Twin Cakram yang saat itu merupakan motor Honda paling mahal.
Ada banyak kajian mengapa vespa kesulitan menggenjot kuantitasnya di Indonesia baik sejak awal hingga hari ini.
Sebenarnya segmentasi pasar Vespa tidak terlalu diperuntukkan bagi kalangan menengah ke atas (bisa dilihat pada daftar harga ) karena ada beberapa tipe.motor merk lain yang jauh lebih mahal sehingga masalah harga bukan merupakan alasan.

image

Mungkin lebih karena bentuk vespa yang khas rupanya hanya disukai orang- orang tertentu saja.
Prestise vespa juga turun karena ada
perusahaan farmasi yang memakai vespa sebagai kendaraan operasionalnya yang mengakibatkan konsumen enggan memakai vespa karena tidak mau dikira penjual obat.
sama kayak kasusnya suzuki carry..yang buat angkot.
Vespa bersama sebagian besar motor klasik lainnya sedunia tergeser oleh motor Jepang yang lebih irit, praktis, dan murah sementara vespa tidak menawarkan perubahan teknologi dan model yang cukup berarti.
Kondisi sebagian besar vespa di Indonesia saat ini banyak yang tidak terawat.
Jika kita melihat ada sepeda motor dituntun di jalan karena mogok, hampir selalu dipastikan itu adalah vespa….upss…sorry keceplosan…
Otomatis persepsi kualitas vespa dipandang masyarakat semakin rendah, tidak peduli seberapa mahal harganya.
Survei MarkPlus Professional Services bersama SWA di 5 kota besar di Indonesia menunjukkan bahwa
persepsi kualitas Vespa berada di bawah Honda dan Yamaha.

Variant vespa pertama kali

1.Vespa Kongo

image

pVespa Kongo adalah vespa penghargaan dari pemerintah Indonesia kepada kontingen Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di
Kongo saat itu.
Pasukan bernama Kontingen Garuda (disingkat KONGA atau Pasukan Garuda),  yang turut diperhitungkan di dunia dibandingkan pasukan perdamaian negara lain itu adalah pasukan Tentara Nasional Indonesia yang ditugaskan sebagai pasukan perdamaian di negara lain.
Indonesia mulai turut serta mengirim pasukannya sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian
PBB sejak 1957 . Awalnya, saat Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 , Mesir langsung mengadakan sidang menteri luar negeri negara- negara Liga Arab dan merupakan negara pertama
yang mengakui kedaulatan Indonesia dengan datang langsung ke Ibu Kota RI waktu itu yaitu Yogyakarta .
Untuk membalas budi Mesir dan Liga
Arab, Presiden Sukarno membalas pembelaan negara-negara Arab di forum internasional dengan mengunjungi Mesir dan Arab Saudi pada 1956 dan Irak pada April 1960.
Pada 1956 itu, ketika Majelis Umum PBB memutuskan menarik mundur pasukan Inggris , Prancis dan Israel dari wilayah Mesir, Indonesia mendukung keputusan itu dan untuk pertama kalinya mengirim Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB ke Mesir yang dinamakan dengan Kontingen
Garuda I atau KONGA I .
KONGA II dikirim ke Kongo pada 1960 dari September 1960 hingga Mei 1961.
KONGA III dikirim ke Kongo pada 1962 , , bertugas hingga akhir 1963.
Menpangad Letjen TNI Ahmad Yani pernah berkunjung ke Markas Pasukan PBB di Kongo (ketika itu bernama Zaire) pada tanggal 19 Mei 1963.
Setelah menyelesaikan tugas perdamaian yang berat, Pasukan Garuda menerima tanda penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia
berupa Vespa (sumber lain mengatakan ada juga penghargaan berbentuk uang dan beberapa peti
jarum jahit).
Di pasaran diketahui adanya vespa Kongo tahun 1963 untuk kontingen 2 dan 3.
Kurang diketahui apakah kontingen 1 juga mendapatkannya, karena.informasi semacam ini tidak mudah didapat.
Yang menarik dan tidak diketahui banyak orang, pemberian vespa tersebut tidak terlepas dari tradisi
dalam dunia kemiliteran dalam hal kepangkatan.

image

Vespa berwarna hijau 150cc ditujukan bagi tentara yang lebih tinggi tingkat kepangkatannya, disusul vespa berwarna kuning dan biru 125cc untuk tingkat kepangkatan yang lebih rendah.
Selain itu guna membedakan vespa tersebut dari vespa lain yang satu tipe, disematkan tanda nomor prajurit yang bersangkutan pada sisi sebelah kiri
handlebar (stang) yang berbentuk oval terbuat dari bahan kuningan serta sebuah piagam penghargaan yang menyertainya. Maka berseliweranlah vespa- vespa tersebut di jalan-jalan sehingga vespa dengan pantat bulat tersebut dikenal sebagian masyarakat
sebagai vespa Kongo, sementara sebagian lain justru menyamaratakan dengan nama vespa ndog (telur) karena bagian samping kanan kirinya bulat
mirip telur.
Vespa Kongo tidak diproduksi di Italia melainkan di Jerman. Dengan berbahan baku plat baja yang lebih keras daripada Vespa bulat umumnya, vespa ini memiliki tingkat kelengkapan yang lebih daripada vespa buatan Italia yang umum beredar di Indonesia
Ciri khas vespa kongo:
1. Spakboard bulat tidak ada sambungannya seperti vespa umumnya.
2. Ring (pelek/teromol) 10 inchi.
3. Punya tonjolan seperti tombol/saklar di sambungan koplingnya (posisi setang sebelah kiri).
4. Spidometer kotak & agak besar (berbeda dengan spidometer VNA/VNB).
5. Ada lambang garuda di body depan sebelah kiri (sekarang jarang yang ada).
6. Di atas spidometer ada lampu kecil seperti lampu cabe.
7. Nomor mesin diawali dengan kode VGLB.
8. Pada BPKB tercantum tulisan ex Brigade Garuda III.

2.Vespa PX

image

Vespa PX salah satu legenda skuter dari pabrikan Piaggio Italia.
Piaggio pertama kali memproduksi
Vespa PX tahun 1975 dengan varian 125 cc , 150 cc, dan 200 cc bermesin 2 tak transmisi manual. Masa produksi PX berlangsung hingga 33 tahun, dihentikan tahun 2008 karena dianggap tidak memenuhi standar emisi gas buang.

3.Vespa Sprint

image

Vespa Sprint dibuat oleh Vespa dari tahun 1965 – 1979.
Datang dalam dua versi. Yang pertama kali keluar dinamai Vespa Sprint, dibuat hingga tahun 1974. Model selanjutnya dinamakan Vespa Sprint Veloce, dibuat tahun 1969 hingga 1979, jadi keduanya pernah keluar bersamaan dari tahun 1969 hingga 1974.
Update terbesar Sprint Veloce adalah pada mesinnya. Desainnya diubah dari desain lamanya yang 2 port dengan tambahan transfer port ketiga pada puncak akhirnya.
Vespa sprint mempunyai penampilan awal yang hampir menyerupai Vespa Grand Lux dan beberapa pendapat mengatakan bahwa vespa sprint
merupakan spec-drop dari Vespa GL.

4.Vespa 150 Sprint Veloce

image

Diproduksi antara tahun 1969 hingga 1979 mesin Vespa Sprint 150 Veloce dirancang lebih dahsyat ketimbang Vespa 150 Sprint. Dimana salah satunya adalah dengan ditanamkannya karburator berukuran 20/20 dan saringan karburator yang diperbesar.
Perubahan lainnya adalah pada knalpot yg lebih besar sehingga menghasilkan suara berbeda dari serie sebelumnya. Dengan top speed mesin mencapai 97km/jam, ukuran body Vespa 150 Sprint Veloce sama dengan Vespa 150 Sprint.
Spint Veloce memiliki model baru dalam bentuk lampu depan yang membulat dengan lingkaran 130mm dan dilindungi oleh ring lampu beraksen krum.
Terdapat lampu kecil yang tersambung dengan lampu depan, berwarna hijau dikelilingi oleh ring alumunium di
stang bagian atas speedometer.

Berikut perbandingan spek dari vespa sprint dan sprint veloce :

VESPA SPRINT
* Produksi: 1965-1974
* Engine: single cylinder, 2- stroke
* Cylinder bore : 57,0 mm
* Piston stroke: 57,0 mm cubic
* Cubic Capacity : 145.45 cc
* Bhp at rpm: 2/4800
* Lubrication : 2%
* Carburator : Dell’Orto SHB 16/10
* gears : 4
* chassis : one- piece metal pressing
* Tank Capacity : 7,7litres
* mileage : 2,1l/100Km (112mpg)
* tires: 3.5 x 10″
* weight: 89 kg (172lbs)
* max. speed : 94 km/h (57mph)
* Engine scheme : VLB1M
* VIN scheme : VLB1T 1001-1205477

sedangkan,
VESPA SPRINT VELOCE
* Produksi: 1969-1979
* engine: single cylinder, 2- stroke
* cylinder bore : 57 mm
* piston stroke: 57 mm
* cubic capacity : 145.45 cc
* bhp at rpm : 8/5000
* lubrication: 2%
* carburetor : Dell’Orto SI 20/20
* gears: 4
* chassis : one- piece metal pressing
* Tank Capacity : 7,7litres
* mileage : 2,08l/100Km (113mpg)
* tires: 2.75 x 9″
* weight: 89 kg (178lbs)
* max. speed : 97km/h (59mph)
* VIN scheme : VLB1T 150001- 368119

Vespa sprint mempunyai daya angkut tinggi yang diselaraskan dengan kecepatannya dan menjadi primadona produk Vespa di era 1970an dengan harga terjangkau dibandingkan dengan seri-seri khusus lainnya pada masa itu.
berikut galeri modifikasi vespa :

image

image

image

image

image

image

keren kan….

Nah…mass bro…adakah yang memiliki salah satu variant diatas…menurut saya bagusnya sih jangan dijual…dirawat saja…sekarang aja udah antik…apalagi beberapa tahun mendatang..hmmmm…pastinya akan banyak diburu kolektor…
Dan jika permintaan semakin banyak tentunya harga akan melambung tinggi…bisa jadi seharga mobil lho…
pertanyaannya : pernahkah massbro lihat vespa ditilang…jujur masshar belum pernah lihat…apalagi yg udah kaya odong-odong itu…

image

kata mbak nya :

image

kata nenek : ai juga pake’

image

salamjadoeltapigaoel…

library : motorlama.com

Wassallamu’allaikum..
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Jika berkenan memberikan komentar, komentarlah dengan bijak, dan jika anda seorang blogger mohon sertakan ” link ” supaya kita bisa saling berbagi info.
motto : di udara kita saudara…di darat kita sahabat.

Powered by : m2000_production
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷

Iklan

21 tanggapan untuk “VESPA – sejarah sang legenda”

  1. Yamaha RD350 larang bgt, 1,2 jt…. thn “80 ayah sy beli Ymh L2, seharga 390rb, seharga emas 200gr… asli muahal bgt…. sekarang emas 500rb/gr, alias 100jt kalo 200gr… pantes dulu yg punya motor jarang bgt….

    Suka

  2. Vespa puluhan tahun melintas di jalanan Indonesia, walaupun rodanya cuma berukuran 8 / 10inci. Tanpa keluhan.

    Tapi sekarang kalo ada artikel skuter baru yang menggunakan roda 12inci, alias lebih kecil dari biasanya yang 14inci, kok sering pada protes ya??

    Suka

  3. Pertama kali belajar naik vespa pakai seri px 150 cc, enak lo naik vespa palagi kalau lewat jalan bergelombang badan serasa digoyang Inul :mrgreen:

    Suka

  4. bobot vespa ternyata nggak beda jauh sama matic plastic??
    Itu beneran vespa sprint cuma 89kg?
    Dan lebih irit? 150cc 2takt 2,1 liter per 100km?

    Suka

  5. iya betul..rata2 variant vespa 80-100kg..kadang kita bayanginnya berat ..krn body besi semua trus body semok..kl soal bbm itu kan klaim pabrikan…tp rata2 kt yg make 25-30 kpl…kl dulu barunya ya brarti lebih irit lagi..

    Suka

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s