KEJURNAS BALAP 150CC – regulasi balap liar

Assallamu’allaikum mass n’ miss sadayana.

M2000.COM – Sudah kita ketahui bersama, bahwa tahun ini akan digelar seri perdana kejurnas balap kategori 150 cc.
Namun apa daya, diantara pabrikan-pabrikan besar tidak mempunyai basic mesin 150cc 4 tak, alhasil suzuki yang juga termasuk pabrikan besarpun menurunkan bebek sportnya yaitu satria FU..tentu dengan segala peraturan yang ada.
Boleh jadi ini seperti regulasi balap liar yang dilegalkan..asal 150cc boleh ikut…lucu memang.
Ini kejuaraan tingkat nasional lho..

Jadi boleh disimpulkan kalau tahun ini akan terjadi pertarungan bebek dan sport di dalam satu trek. Ini terjadi untuk kejurnas Sport 150 cc. Kok bisa? Kan beda desain?
“Intinya mesin berdiri dengan kapasitas 150 cc. Kan, ada bebek mesin tegak 150 cc. Ini bisa digabung dengan tipe motor sport 150 cc,” kata Raymond Gunawan, anggota Komisi Teknik Balap Motor PP IMI.

Intinya mesin berdiri dengan dapur pacu 150 cc. Seperti berita-berita di banyak media, bebek yang bisa bertarung di Sport 150 cc, Suzuki Satria FU-150.
“Ini tahun pertama. Mungkin tahun-tahun berikutnya masih bisa dievaluasi,” ulas Raymond.

Meski boleh beda rangka, tapi aturan membedakan bobot motor plus joki untuk tipe underbone dan sport. Sesuai regulasi dari PP IMI dicantumkan untuk bebek yang bermesin tegak 150 cc ditambah joki minimal beratnya 160 kg. Sedangkan yang berangka sport bobot total dengan rider minimal 155 kg.

Di luar perbedaan aturan antara rangka bebek dan sport, IMI juga mengatur untuk motor yang menggunakan karburator dan injeksi. Motor yang masih menggunakan karbu maksimal diameter venturi 28 mm.

Sedangkan mesin yang menggunakan injeksi, diameter throttle body 30 mm.
Bagian mesin kelas 150 cc, dapur pacu maksimal 150 cc. Diameter klep 26 mm dengan material bebas. Kem bebas material dan ukurannya.
Selain kelas 150 cc, Sport 250 cc juga wajib diketahui. Ini adalah kelas dimana sempat dua tahun ini menimbulkan pro dan kontra.
Perdebatan regulasi Sport 250 cc muncul karena motor kelas ini sempat keluar dua jenis berdasarkan jumlah silinder mesin.
Honda CBR250RR dengan satu silinder, sedangkan Kawasaki Ninja 250 mengusung dua silinder.
Tapi, dengan muncul Ninja 250 cc satu silinder pastinya bikin seru…mudah-mudahan saja ini kelas utamanya.

Dengan perbedaan silinder, regulasi bobot jadi berbeda. Untuk mesin dua si-linder plus pembalap, IMI mengatur bobotnya maksimum 193 kg. Untuk yang satu silinder bobot ditambah pembalap minimal beratnya 185 kg.
Pengabutan bahan bakar, mesin satu silinder dan dua silinder menggunakan karburator maksimum diameter venturinya 34 mm.
Berbeda dengan mesin yang mengaplikasi injeksi. Untuk mesin satu silinder dibebaskan diameter throttle bodynya.
Berbeda dengan mesin dua silinder, dibatasi masing-masing throttle body di silinder maksimal
diameternya 34 mm.
image

image

image

image

image

image

image

image
Aturan yang diterapkan ini sudah ketok palu.
Ini misalnya yg motor sport kalah, apa gak malu-maluin dan pabrikan kebakaran jenggot, secara yamaha aja mau menurunkan R15 nya .
Waduh..padahal m2000 sih usulnya vesva diikutkan…biar tambah seru…kan 150cc juga..tahun depan baru dievaluasi lagi, yg penting 150 cc dulu…hehehe

Iklan

25 tanggapan untuk “KEJURNAS BALAP 150CC – regulasi balap liar”

  1. Sedangkan mesin yang menggunakan injeksi,
    diameter throttle body 30 meter. Perlu sedikit revisi kayaknya bro,hehe

    Untuk vespa mungkin bisa ikut, tapi mesin pake satria yang tegak. 😀

    Suka

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s