APAKAH MAKAN DAN MINUM MEMBATALKAN WUDHU ?

M2000 – Pertanyaan tentang makan dan minum bisa membatalkan wudhu banyak kita mendengarnya di masyarakat.
Termasuk admin sendiri , karena keterbatasan pengetahuan admin, akhirnya admin mencari tahu , apakah ada dalilnya tentang makan dan minum bisa membatalkan wudhu, karena sejauh ini yang admin tahu, yang membatalkan wudhu ya itu-itu saja…sangat umum, dan mengenai minum yang setahu admin, asalkan air putih tidak mengapa..tapi apakah demikian, yuk kita pelajari bersama.

image

Banyak orang berpikir bahwasannya makan dan minum itu membatalkan wudhu.  Makan dan minum setelah berwudhu tidak
membatalkan wudhu kecuali jika seseorang setelah wudhu makan daging , baik yang
dipanggang maupun dimasak dengan cara lainnya, maka menurut sebagian ulama hal ini membatalkan wudhunya. (lihat Shahih Fiqh
Sunnah, Abu Malik Kamal Sayyid Salim 1/138).
Adapun dalil yang dipakai oleh para ulama yang mengkatagorikan batal wudhu seseorang yang makan daging onta adalah:
ﻋَﻦْ ﺟَﺎﺑِﺮِ ﺑْﻦِ ﺳَﻤُﺮَﺓَ ﺃَﻥَّ ﺭَﺟُﻼً ﺳَﺄَﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ -ﺻﻠﻰ
ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺃَﺃَﺗَﻮَﺿَّﺄُ ﻣِﻦْ ﻟُﺤُﻮﻡِ ﺍﻟْﻐَﻨَﻢِ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﺇِﻥْ
ﺷِﺌْﺖَ ﻓَﺘَﻮَﺿَّﺄْ ﻭَﺇِﻥْ ﺷِﺌْﺖَ ﻓَﻼَ ﺗَﻮَﺿَّﺄْ ‏» . ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺗَﻮَﺿَّﺄُ ﻣِﻦْ
ﻟُﺤُﻮﻡِ ﺍﻹِﺑِﻞِ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﻧَﻌَﻢْ ﻓَﺘَﻮَﺿَّﺄْ ﻣِﻦْ ﻟُﺤُﻮﻡِ ﺍﻹِﺑِﻞِ ».
“Dari Jabir bin Samurah bahwasanya ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam:
Apakah aku mesti berwudhu karena makan daging kambing? Beliau menjawab: “Jika engkau mau maka wudhulah, namun jika tidak
maka tidak mengapa.” Ia bertanya (lagi);
Apakah aku mesti berwudhu jika makan daging onta?” Beliau menjawab: “Ya,
berwudhulah jika engkau makan daging onta.” (HR. Muslim No 828)

Dalam riwayat lain disebutkan:
ﻋَﻦْ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦِ ﻋُﻤَﺮَ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ -ﺻﻠﻰ
ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻳَﻘُﻮﻝُ ‏« ﺗَﻮَﺿَّﺌُﻮﺍ ﻣِﻦْ ﻟُﺤُﻮﻡِ ﺍﻹِﺑِﻞِ ﻭَﻻَ
ﺗَﻮَﺿَّﺌُﻮﺍ ﻣِﻦْ ﻟُﺤُﻮﻡِ ﺍﻟْﻐَﻨَﻢِ ﻭَﺗَﻮَﺿَّﺌُﻮﺍ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﺒَﺎﻥِ ﺍﻹِﺑِﻞِ ﻭَﻻَ
ﺗَﻮَﺿَّﺌُﻮﺍ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﺒَﺎﻥِ ﺍﻟْﻐَﻨَﻢِ
“Dari Abdullah bin Umar ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda: “Berwudhulah kalian lantaran kalian makan daging onta dan kalian tidak perlu berwudhu lantaran kalian makan daging kambing. Berwudhulah kalian lantaran
kalian minum susu onta dan kalian tidak perlu berwudhu lantaran kalian minum susu
kambing.” (HR. Ibnu Majah No : 536)

Namun menurut jumhur ulama, Abu Hanifah, Malik, Asy Syafii dan Ats Tsauri memakan daging onta itu tidak membatalkan wudhu.
Mereka berdalil dengan hadits berikut:
ﻋَﻦْ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ ﺑْﻦِ ﺍﻟْﻤُﻨْﻜَﺪِﺭِ ﻗَﺎﻝَ ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺟَﺎﺑِﺮَ ﺑْﻦَ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ
ﻗَﺎﻝَ ﻛَﺎﻥَ ﺁﺧِﺮَ ﺍﻟْﺄَﻣْﺮَﻳْﻦِ ﻣِﻦْ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺗَﺮْﻙُ ﺍﻟْﻮُﺿُﻮﺀِ ﻣِﻤَّﺎ ﻣَﺴَّﺖْ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ
“Dari Muhammad bin Munkadir ia berkata: “Aku
mendengar Jabir bin Abdillah berkata: “Perkara yang terakhir dari (ketetapan) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam adalah meninggalkan wudhu dari makanan yang disentuh api.” (HR. Nasai No 185 dan
dishahihkan oleh Syeikh Albani).

Terus apa saja yang membatalkan wudhu ?

WUDHU, seperti yang kita ketahui adalah suatu yang sunnah untuk dilakukan, namun menjadi wajib ketika kita akan shalat. Tiada sah shalat kita jika tidak mempunyai wudhu.
Makanya, sudah pasti sebagai seorang Muslim, kita tentu akan mendapati diri kita berwudhu paling tidak
lima kali dalam sehari. Nah, untuk itu, perlu kiranya kita mengetahui apa saja sih yang bisa membatalkan wudhu kita, berikut penjabarannya :

1. Apa saja yang keluar dari kemaluan dan dubur, berupa kencing, berak, atau kentut. Allah SWT berfirman yang artinya, “Atau kembali dari
tempat buang air.” (Al-Maidah:6)
Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak akan menerima shalat seorang di antara kamu yang berhadas sampai ia berwudhu` (sebelumnya).”

2. Tidur pulas sampai tidak tersisa sedikitpun kesadarannya, baik dalam keadaan duduk yang mantap di atas ataupun tidak. Karena ada hadits Shafwan bin Assal, ia berkata, “Adalah Rasulullah saw pernah menyuruh kami,
apabila kami melakukan safar agar tidak melepaskan khuf kami (selama) tiga hari tiga
malam, kecuali karena janabat, akan tetapi
(kalau) karena buang air besar atau kecil ataupun karena tidur (pulas maka cukup berwudhu`).” (Hasan: Shahih Nasa`i no:123
Nasa`i I:84 dan Tirmidzi I:65 no:69).
Pada hadits ini Nabi saw. menyamakan antara tidur nyenyak dengan kencing dan berak (sebagai pembatal wudhu`).
“Dari Ali r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda,
Mata adalah pengawas dubur-dubur; maka barangsiapa yang tidur (nyenyak), hendaklah berwudhu`.” (Hasan: Shahih Ibnu Majah no:386 ).

3. Hilangnya kesadaran akal karena mabuk atau sakit. Karena kacaunya pikiran
disebabkan dua hal ini jauh lebih berat daripada hilangnya kesadaran karena tidur nyenyak ,jadi otomatis membatalkan wudhu.

4. Memegang kemaluan tanpa alas karena dorongan syahwat, berdasarkan sabda Nabi saw.,”Barangsiapa yang memegang kemaluannya, maka hendaklah berwudhu`.” (Shahih: Shahih Ibnu Majah
no:388 ).
Betul, ia memang bagian dari anggota badanmu, bila sentuhan tidak diiringi dengan gejolak syahwat, karena sentuhan model
seperti ini sangat memungkinkan disamakan
dengan menyentuh anggota badan yang lain.
Ini jelas berbeda jauh dengan menyentuh kemaluan karena termotivasi oleh gejolak
syahwat. Sentuhan seperti ini sama sekali tidak bisa diserupakan dengan menyentuh anggota tubuh yang lain karena menyentuh
anggota badan yang tidak didorong oleh syahwat dan ini adalah sesuatu yang amat
sangat jelas.

5. Makan daging unta sebagaimana yang diriwayatkan oleh al-Bara` bin `Azib ra ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda,
Berwudhu`lah disebabkan (makan) daging unta, namun jangan berwudhu` disebabkan (makan) daging kambing!” (Shahih: Shahih
Ibnu Majah no:401 ).
Dari Jabir bin Samurah r.a. bahwa ada seorang
sahabat bertanya kepada Nabi saw. ” apakah saya harus berwudhu` (lagi) disebabkan (makan) daging kambing? Jawab Beliau, “Jika
dirimu mau, silakan berwudhu`; jika tidak
jangan berwudhu` (lagi).” Dia bertanya (lagi)
Apakah saya harus berwudhu` (lagi) disebabkan (makan) daging unta?” Jawab
Beliau, “Ya berwudhu`lah karena (selesai makan) daging unta!” (Shahih Mukhtashar Muslim no:146 dan Muslim I:275 no:360).

Nah, jadi kalau batal tidaknya kita makan ,itu tergantung dari apa yang kita makan, kalau toh, jika anda merasa kurang yakin bahwa anda batal ya silahkan berwudhu lagi, seperti apa yang ada di hadist diatas.

Semoga bermanfaat…

Library : islampost

______________________________________________________
° BERITANYA SIH SAMA – PENYAMPAIANNYA SAJA YANG BIKIN BEDA °
______________________________________________________
…mari jadikan internet sehat sebagai jendela informasi dunia…
______________________________________________________

15 thoughts on “APAKAH MAKAN DAN MINUM MEMBATALKAN WUDHU ?

  1. Terimakasih atas ilmunya, saya ingin tanya, apa ada hadis yg menjelaskan tentang hukum memakan daging domba. terimakasih ditunggu jawabanya

    Suka

  2. Ping-balik: APAKAH MAKAN DAN MINUM MEMBATALKAN WUDHU ? « PKBM TOTABUAN

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s