MAHASISWA PAPUA DI JOGJA DEMO – TUNTUT PAPUA MERDEKA

image

M2000 – Dua hari menjelang peringatan HUT RI ke 69, di kota pelajar diwarnai aksi demo dari mahasiswa Papua.
Ditempat yang sama , kelompok ormas juga menggelar demo yang berseberangan.

Artinya dalam hari yang sama, ada dua demo tapi beda tuntutan di
Yogyakarta.
Mahasiswa Papua menuntut kemerdekaan. Sedangkan, warga berunjuk rasa menegaskan Papua bagian NKRI.
Polisi menjaga ketat massa agar tidak menimbulkan kontak fisik.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) mengambil start dari Asrama Mahasiswa Papua di Jl Kusumanegara, lalu longmarch menuju ke Titik
Nol Kilometer Yogyakarta.

image

Namun di depan Taman
Makam Pahlawan Kusumanegara, mereka
dihadang puluhan anggota ormas berbaju hitam-hitam.
Mahasiswa Papua menolak membubarkan diri. Mereka terus maju. Kedua kelompok massa ini saling berhadap-hadapan dan kericuhan pun tak terhindarkan.
Sejumlah orang terlibat adu pukul. Beberapa di
antaranya terlihat mengalami luka ringan.

Puluhan personel kepolisian yang berada di lokasi segera memisahkan kedua kelompok tersebut.
Petugas sempat mengeluarkan tembakan
peringatan untuk menghalau massa.
Jl Kusumanegara di sekitar lokasi sempat ditutup oleh polisi.
Massa ormas akhirnya mundur. Para mahasiswa
kembali melanjutkan perjalanan ke Titik Nol.

Sepanjang perjalanan massa mendapatkan
pengawalan ketat dari puluhan personel kepolisian.
Di Titik Nol, di tengah jalan masa berorasi dengan membentuk lingkaran.

Di tempat yang sama, belasan orang yang mengatasnamakan Masyarakat Jogja Cinta
Damai membentangkan spanduk yang di antaranya bertuliskan “Papua+Jogja = NKRI”,
“Papua bagian dr NKRI, NKRI Harga Mati”.
Di sekitar Titik Nol juga terpasang spanduk “Jogja Rumah Bersama, Tapi Bukan Untuk ISIS dan Separatis”, “Selamatkan Bangsa Tegakkan Hukum Sikat Sparatisme, NKRI Harga Mati”, dan “Yogyakarta Anti Sparatisme.”

image

Ratusan personel kepolisian memisahkan
kedua kelompok ini. Massa Masyarakat Jogja
Cinta Damai beringsut dan meneruskan aksinya di trotoar jalan sambil terus
membentangkan spanduk. Sementara Aliansi Mahasiswa Papua tetap menggelar aksi tepat di tengah perempatan kantor pos besar ini dengan membuat lingkaran aksi.
“Aksi semacam ini harusnya dibubarkan,
karena jelas-jelas aksi separatisme. Apalagi
mereka membawa bendera Bintang Kejora.
Yogya itu kota perjuangan, bukan untuk separatisme,” kata Yasin, anggota Masyarakat Jogja Cinta Damai.

Menurut Yasin, di Yogya ada ribuan mahasiswa Papua. Yang melakukan aksi hanya sedikit di antaranya. “Tidak semua
mahasiswa Papua di Yogya itu menuntut
kemerdekaan, banyak juga yang cinta Indonesia,”.

Bagaimana pendapat pemirsa semua, apakah aksi mahasiswa Papua tersebut bisa dibilang separatisme atau hanya demo biasa.

Kalau aksi tersebut memang masuk kategori separatisme dan makar , harusnya dibubarkan dan pendemo harusnya ditangkap, karena demi tegaknya hukum dan kedaulatan NKRI .
Tapi nyatanya dibiarkan saja, berarti aparat masih menganggap itu sebagai demo biasa.

…Salam Merdeka…

Library : detik.com

Iklan

One thought on “MAHASISWA PAPUA DI JOGJA DEMO – TUNTUT PAPUA MERDEKA”

  1. wes papua terus kan hak kemerdekaannya-bgmna pun tuhan pasti sllu akan menjaga untuk ngri papua -kompak ya negri ku papua .

    Suka

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s