UMK JATENG 2015

image

M2000 – Setelah melalui langkah panjang , akhirnya Gubenur JawaTengah Ganjar Pranowo menetapkan UMK di seluruh 35 kabupaten/kota .

Upah minimun tertinggi tetap berada di
Kota Semarang dengan jumlah Rp 1.685.000.
Ganjar mengumumkannya di ruang rapat lantai dua Kantor Gubernur Jateng. Ada yang unik dalam pengumumannya itu, ia menggunakan
bahasa Jawa Karena bertepatan dengan hari Kamis, yaitu hari yang sudah diatur Pergub agar menggunakan bahasa Jawa saat berkomunikasi.
UMK paling inggil inggih punika Kitha Semarang, Rp 1.685.000,” kata Ganjar, Kamis lalu (20/11/2014).

Sementara itu UMK paling rendah ada di
Kabupaten Cilacap wilayah Barat dan Kabupaten Bayumas yaitu Rp 1.100.000. Dengan penetapan
itu, besaran UMK terendah tidak lagi berada di Kabupaten Purworejo yang besarannya Rp 910.000 tahun 2014 dan meningkat menjadi Rp 1.165.000 tahun depan.
Rata-rata kenaikan UMK Rp 157.929 dan kenaikan UMK 2015 dari 2014 sebesar 14,96%,” pungkas Ganjar dengan bahasa Jawa.

Lebih lanjut ia menyebutkan ada 31 Kabupaten/ Kota yang sudah 100% KHL, namun ada 6 Kabupaten/Kota yang belum sampai 100% KHL termasuk Cilacap yang dibagi menjadi wilayah
Kota, Wilayah Timur, dan Wilayah Barat.
Penetapan UMK sudah memperhatikan kenaikan harga BBM,” tegasnya.

Berikut daftar upah minimun di 35 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah tahun 2015 :

1. Kota Semarang – Rp 1.685.000
2. Kabupaten Demak – Rp 1.535.000
3. Kabupaten Kendal – Rp 1.383.000
4. Kabupaten Semarang – Rp 1.419.000
5. Kota Salatiga – Rp 1.287.000
6. Kabupaten Grobogan – Rp 1.160.000
7. Kabupaten Blora – Rp 1.180.000
8. Kabupaten Kudus – Rp 1.380.000
9. Kabupaten Jepara – Rp 1.150.000
10. Kabupaten Pati – Rp 1.176.500
11. Kabupaten Rembang – Rp 1.120.000
12. Kabupaten Boyolali – Rp 1.197.800
13. Kota Surakarta – Rp 1.222.400
14. Kabupaten Sukoharjo – Rp 1.223.000
15. Kabupaten Sragen – Rp 1.105.000
16. Kabupaten Karanganyar – Rp 1.226.000
17. Kabupaten Wonogiri – Rp 1.101.000
18. Kabupaten Klaten – Rp 1.170.000
19. Kota Magelang – Rp 1.211.000
20. Kabupaten Magelang – Rp 1.255.000
21. Kabupaten Purworejo – Rp 1.165.000
22. Kabupaten Temanggung – Rp 1.178.000
23. Kabupaten Wonosobo – Rp 1.166.000
24. Kabupaten Kebumen – Rp 1.157.000
25. Kabupaten Banyumas – Rp 1.100.000
26. Kabupaten Cilacap,
      Wilayah Kota Rp 1.287.000
      Wilayah Timur Rp 1.200.000
      Wilayah Barat Rp 1.100.000
27. Kabupaten Banjarnegara – Rp 1.112.500
28. Kabupaten Purbalingga – Rp 1.101.600
29. Kabupaten Batang – Rp 1.270.000
30. Kota Pekalongan – Rp 1.291.000
31. Kabupaten Pekalongan – Rp 1.271.000
32. Kabupaten Pemalang – Rp 1.193.400
33. Kota Tegal – Rp 1.206.000
34. Kabupaten Tegal – Rp 1.155.000
35. Kabupaten Brebes – Rp 1.166.550

Tentu saja final penetapan UMK ini tidak bisa melegakan semua pihak.
Sudah mencoba seoptimal mungkin barangkali tidak semaksimal mungkin. Tentu pasti ada yang setuju atau tidak. Maka ini saya kumpulkan dari Kabupaten/Kota,” tegas Ganjar.

Pemirsa di kota mana..Semoga saja pendapatannya sudah jauh diatas angka-angka tadi.

Iklan

3 tanggapan untuk “UMK JATENG 2015”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s