Iklan
Oleh: masshar2000 | 22 April 2016

Hati-hati dengan slogan ” kembali ke Al-Qur’an dan Hadist “

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

M2000 – Sebagai umat islam tentu kita tidak asing dengan slogan ” kembali kepada Al-Qur’an dan Hadist “.
Hampir setiap orang yang berdakwah pun menggunakan kalimat populer tersebut.
Apakah ada yang salah dengan slogan tersebut ?
Tentu saja tidak , memang sebaiknya apapun masalah yang tidak bisa dimusyawarahkan kita kembalikan ke Al-Qur’an dan Hadist , karena pasti ada solusi jika berkiblat kepada Al-Qur’an ataupun Hadist.

Namun , jangan dulu ditelan mentah-mentah apa yang tersurat dalam Al-Qur’an dan Hadist tersebut, karena memang tidak semua orang bisa mengartikannya.

Ketahuilah bahwa slogan kembali kepada Al Qur’an dan Hadits itu dipropagandakan kaum Akhir Zaman yg seolah2 benar, padahal sebetulnya salah.
Akhirnya mereka memahami Al Qu’an dan Hadits dgn pikiran mereka sendiri. Padahal Al Qur’an dan Hadits cuma di kerongkongan mereka.
Mereka tidak berpegang pada pemahaman Ulama Salaf Asli, yaitu para Imam Mazhab dalam memahami Al Qur’an dan Hadits yg sebenarnya.
Padahal di Al Qur’an dan Hadits kita diperintahkan untuk bertanya kepada para Ulama. Karena para Ulama lah yg mampu memahami Al Qur’an. Dan sebaik-baik Ulama adalah yang hidup pada 3 generasi terbaik pertama dalam Islam, yaitu generasi sahabat, tabi’in, dan tabi’it tabi’in.

Firman Allah:

“…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]

” ….Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Mujaadilah [58] : 11)

Katakanlah:

“Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. Az-Zumar [39]: 9).

“Sebenarnya, Al Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu” (Al Ankabut:49)

Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih)

Rasulullah SAW bersabda,

“Sebaik-baik manusia adalah generasiku (sahabat), kemudian orang-orang sesudah mereka (tabi’in), kemudian orang-orang sesudah mereka (tabi’ut tabi’in).”

Dalam lafazh lain disebutkan bahwa,

“Sebaik-baik zaman adalah zamanku (zaman para sahabat), kemudian yang setelahnya (zaman tabi’in), kemudian yang setelahnya (zaman tabi’ut tabi’in).”
(HR. Bukhari no. 6429 dan Muslim no. 2533 hadits ini adalah Mutawatir)

Jika ada yang mengajak kembali kepada Al Qur’an dan Hadits sambil meremehkan ulama, jelas mereka adalah kaum Khawarij/Takfiri yang gemar mengkafirkan sesama Muslim mulai dari menyebut Muslim sebagai Ahli Bid’ah, Musyrik, dan Kafir…hati-hatilah.

“Akan keluar di akhir zaman suatu kaum yang usia mereka masih muda, dan bodoh, mereka mengatakan sebaik‑baiknya perkataan manusia, membaca Al Qur’an tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka. Mereka keluar dari din (agama Islam) sebagaimana anak panah keluar dan busurnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

يخرج قوم من أمتي يقرئون القرآن يحسبون لهم وهو عليهم لاتجاوز صلاتهم تراقيهم
“Suatu kaum dari umatku akan keluar membaca Al Qur’an, mereka mengira bacaan Al-Qur’an itu menolong dirinya padahal justru membahayakan dirinya. Shalat mereka tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka.” (HR. Muslim)

يحسنون القيل ويسيئون الفعل يدعون إلى كتاب الله وليسوا منه في شيء

“Mereka baik dalam berkata tapi jelek dalam berbuat, mengajak untuk mengamalkan kitab Allah padahal mereka tidak menjalankannya sedikitpun.” (HR. Al-Hakim)

image

Inilah beberapa contoh yang hadist yang berbahaya kalau ditelan mentah-mentah , apalagi jika orang langsung menerimanya dan berpedoman kepada slogan ” kembalikan kepada Al-Qur’an dan Hadist. “.

Membunuh Orang yang Lewat di Depan Orang Sholat

Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah SAW bersabda:

“Janganlah kalian shalat, kecuali menghadap sutrah (pembatas, red) dan janganlah kalian membiarkan seorangpun lewat di hadapanmu, jika dia menolak hendaklah kamu bunuh dia, karena sesungguhnya ada syetan yang bersamanya.”[HR Muslim]

Kalau kita “kembali kepada Al Qur’an dan Hadits” dengan pemahaman sendiri tanpa mengikuti jumhur ulama yang lurus, bisa-bisa kita membunuh orang yang lewat di depan orang sholat. Hadits di atas menegaskan haramnya lewat di depan orang sholat. Tapi belum pernah ada sejarah Nabi, para sahabat, mau pun para tabi’in dan tabi’it tabi’iin membunuh orang yang melewati orang sholat. Padahal bisa saja yang lewat itu orang gila dan anak-anak.

Sholat Boleh Menghadap Kemana Saja

Orang yang melaksanakan sholat dan menghadap bukan ke kiblat, akan tetapi menghadap kearah selain kiblat, sholatnya tetap sah jika diukur dari slogan “Kembali kepada Al-Quran dan Sunnah” itu.
Toh memang di Al-Quran disebutkan begitu,
وَلِلَّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ فَأَيْنَمَا تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, Maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha mengetahui” (Al-Baqarah 115)

Orang Non-Muslim Najis, Maka Jauhi

Kalau dengan slogan itu juga, maka menjadi benar jika ada seorang muslim yang tidak mau bergaul dan berbaur dengan saudara-saudaranya yang non-muslim, karena memang orang non-muslim itu najis. Sebagaimana firman Allah swt:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلَا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَذَا

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, Maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini” (At-Taubah 28)

Padahal sama sekali tidak ada satu pun pendapat dari 4 madzhab Fiqih yang mengatakan bahwa orang non-muslim itu najis. Semua bersepakat bahawa najis yang dimaksud diayat ialah najis secara makna bukan secara zahir.

Semoga bermanfaat,

Wassallamu’allaikum , …

Library : media islam

Iklan

Responses

  1. Wah, ini ilmu yang sangat bermanfaat, terima kasih masshar2000.com 🙂

    Suka


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: