Ini Isi Surat Yang Membuat Sri Bintang Pamungkas Di Tahan Aparat Atas Tuduhan Makar

image

M2000 – Seperti diberitakan , 11 orang aktivis diciduk aparat karena tuduhan makar .
Menurut pihak kepolisian , mereka sudah di amati selama 3 minggu sebelumnya.
Dikabarkan , ke 10 aktivis tersebut akan mendompleng aksi damai 212.

Setelah dibawa ke Mako Brimob untuk dimintai keterangan , 7 orang dikenakan status tersangka dan dibebaskan , sedangkan 3 orang ditahan termasuk aktivis kawakan Sri Bintang Pamungkas .

Sri Bintang sendiri sebelumnya ditangkap di rumahnya sekitar pukul 06.30 WIB pada tanggal 2 desember bertepatan dengan aksi damai 212.
Beberapa polisi berpakaian preman menyambangi rumahnya ketika Sri Bintang masih mengenakan sarung.

Ernalia, istri Sri Bintang Pamungkas mengaku tidak melihat langsung surat penangkapan yang dibawa polisi. “Bapak (Sri Bintang) pegang surat tapi langsung diumpetin. Mungkin surat penangkapan,” ujar Ernalia di depan Mako Brimob, Depok, Jumat (2/12).

image

Saat menyambangi mako Brimob, Ernalia menunjukkan sebuah surat yang ditulis Sri Bintang Pamungkas. Surat itu diduga ada kaitannya dengan tuduhan makar. Sri Bintang dikenakan Pasal 107 KUHP jo Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP (pemufakatan jahat).

Kepada wartawan Erlia mengirimkan pesan isi surat yang ditulis suaminya. Berikut isi surat yang membuat Sri Bintang ditangkap atas tuduhan makar.

Kepada Yth.:

Pimpinan

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia

d/a Gedung DPR/MPR-RI

Jl. Jenderal Hatot Soebroto

Jakarta Selatan

Dengan hormat,

Bersama ini, kami dari kelompok Gerakan Nasional People Power Indonesia, yang merupakan gabungan dari beberapa exponen aktivis, sehubungan dengan situasi tanah air sekarang ini, sudah menyampaikan keinginan kami meminta kesediaan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk memanggil Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia guna menggelar Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (SI-MPR RI) sesegera mungkin. Yaitu, dengan maksud menyelesaikan persoalan-persoalan Negara yang dari hari ke hari semakin berbahaya bagi kelangsungan jalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Adapun tujuan akhir dari SI-MPR RI itu adalah untuk menghasilkan Ketetapan-ketetapan MPR-RI yang meliputi:

1. Menyatakan berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945 Asli di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

2. Mencabut Mandat Presiden dan Wakil Presiden RI yang sekarang, masing-masing dijabat oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla

3. Mengangkat Penjabat Presiden Republik Indonesia yang baru, yang sekaligus menjadi Ketua Presidium Republik Indonesia dengan wewenang menyusun Pemerintah Transisi Republik Indonesia

Demikian permintaan kami, dengan harapan MPR-RI dapat memenuhinya dengan segera. Terimakasih atas segala perhatian dan kesediaannya.

Hormat saya,

Sri-Bintang Pamungkas

Bagaimana pendapat anda , apakah isi surat tersebut memang ada indikasi makar ?

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s