Iklan
Oleh: masshar2000 | 16 Januari 2017

Surat Terbuka Alumni Mahasiswa 98 Yang Lengserkan Suharto Kepada Mahasiswa Yang Demo 121 Kemarin …Kalian Jangan Jadi Pecundang !

image

Demo Mahasiswa 121 , Aksi Bela Rakyat

M2000 – Seperti yang sudah terjadi , pada aksi demo mahasiswa kamis (12/1) kemarin , tampak tidak kompak.
Aksi yang seyogyanya di hadiri mahasiswa seluruh Indonesia , nyatanya hanya beberapa kota saja dan itupun hanya di ikuti ratusan mahasiswa saja .
Tengoklah di Jakarta yang ibaratnya sebagai pusat demontrasi , hanya ratusan mahasiswa saja yang turun ke jalan.
Dan ternyata , aksi mahasiswa ini banyak dikritik oleh mahasiswa sendiri , bahkan ada yang mengatakan demo kali ini terlalu tendensius dan bernuansa politis atau tidak menggambarkan mahasiswa yang kritis dan independent padahal mereka mengatasnamakan rakyat dengan tema Aksi Bela Rakyat.

Adalah Ferry Putera , seorang mahasiswa era tahun 1998 yang menulis Surat Terbuka kepada para adik-adiknya mahasiswa pasca demonstrasi yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia, Kamis (12/1/2017) yang lalu dan kemudian jadi viral.

Menurut Ferry, permasalahan yang mereka hadapai pada tahun 1998 itu jauh berbeda dengan masalah yang sekarang ini.
“Yang kami lengserkan saat itu adalah sebuah rezim totaliter yg sangat korup, dan menindas”, tulis Ferry melalui media sosial facebooknya.

Berikut isi surat lengkap yang ditulis oleh Ferry tersebut:

Kepada Para Adinda Mahasiswa,

” Tahun 1998 lalu kami kakak kalian tampil heroik menjatuhkan Soeharto. Mengapa ? Sebab Yg kami lengserkan saat itu adalah sebuah rezim totaliter yg sangat korup, dan menindas.

Tapi Presiden yang sekarang?
Di zaman sekarang, kekuasaan telah terdistribusi secara efektif sehingga tidak mungkin seorang penguasa bisa berkuasa tanpa batas. Apalagi Jokowi sang presiden tidak ada sedikitpun terindikasi melakukan KKN. Anaknya saja jualan martabak. Semua anggota keluarga tetap melanjutkan kehidupan normalnya tanpa terpengaruh oleh silaunya gelimang harta dan kekuasaan.

Jadi, tidak ada alasan yang bisa diterima akal atas aksi demo kalian hari ini, apa lagi dengan bunyi tuntutan Mundur kepada
Presiden Jokowi. Yang terjadi Justru semakin memperlihatkan rendahnya kelas kalian di mata kami kakak kalian …
Baik saya jelaskan..,

Kenaikan harga BBM?
Yang naik itu bukan premium dan solar tapi Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite dan Pertalite. Naiknyapun hanya Rp. 300, dan itu sebenarnya ditujukan untuk BBM kepada mereka yang mampu. Apakah mereka keberatan ? Tidak!!! Kalaupun mereka keberatan mereka bisa pindah ke Premium.

Lalu kalian bilang Jokowi tidak peduli kepada rakyat dan tunduk dengan pasar?
Apakah dengan memaksa harga BBM di Papua sama dengan daerah lain itu msh kalian anggap pro pasar? Bayangkan oleh karena kebijakan satu harga itu Pertamina sampai harus rela merugi Rp. 800 miliar. Pasar memang tidak bisa dilawan. Tapi pada batas tertentu negara harus hadir demi keadilan walau mahal sekali ongkosnya.

Apakah rezim sebelumnya mikir soal beginian? Jelas tidaak!!!

Kenaikan listrik?
Di Indonesia, total pelanggan listrik 900 VA ada 22,9 juta rumah tangga. Namun berdasarkan kajian dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), hanya 4,1 juta pelanggan dinilai layak mendapatkan subsidi. Sisanya, 18,8 juta pengguna distrik 900 VA merupakan rumah tangga mampu sehingga tidak berhak mendapatkan subsidi dari pemerintah. Pelanggan inilah yang subsidinya dicabut.”

Lalu apa salah bila orang mampu tidak perlu di subsidi?

Lantas kalian demo menuntut Jokowi mundur itu dasarnya apa?

Cobalah berpikir bijak dan cerdas, supaya kalian tidak jadi pecundang hanya karena provokasi segelintir orang picik dan haus kuasa.

Ingat, musuh sejati bangsa ini yang sesungguhnya adalah Korupsi, Narkotika, Terorisme, Rasisme dan Penindasan, bukan seorang Presiden yg dipilih secara demokratis oleh Rakyat “.

Salam !

Library : suaranetizen

Iklan

Responses

  1. Setuju nih

    Disukai oleh 1 orang


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: