Iklan
Oleh: masshar2000 | 17 Januari 2017

FPI Membubarkan Acara Pengobatan Gratis Yang Diadakan PDI Pejuangan

image

Aksi anarkis FPI membubarkan pengobatan gratis

Masshar2000.Com – Ada sebuah aksi yang mungkin akan terlewat soal aksi FPI 161 kemarin .
Selain melakukan demo yang mereka namakan jihad untuk menuntut Kapolda Jabar dicopot , ternyata FPI mempunyai agenda lain .

Seperti yang sudah terjadi , ditempat terpisah
FPI membubarkan Pengobatan Gratis yang diadakan DPP PDI Perjuangan di Tambora
16 Jan 2017.
Ini adalah kesekian kalinya FPI melakukan aksi menolak kampanye Ahok-Jarot.
Mereka menggunakan atribut dan bendera keagamaan tertentu (beberapa diantaranya menggunakan topi bertuliskan FPI) menghentikan dengan paksa bhakti sosiaL berupa pengobatan gratis massal yang dilakukan Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) DPP PDI Perjuangan di Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Minggu tanggal 15 Januari 2017.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana, Ribka Tjiptaning menjelaskan kronologinya, pada Senin (16/1) :

1. Pukul 09.00-12.00 WIB :
Baguna menggelar pengobatan gratis, kegiatan langsung dipimpin Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana, dr Ribka Tjiptaning P AAK. Kegiatan ini dilakukan rutin dan berkeliling di wilayah DKI, dan merupakan perintah langsung dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan.

2. Pukul 12.00 – 12.15 WIB :
Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan calon Wakil Gubernur DKI meninjau lokasi pengobatan gratis, didampingi Ribka Tjiptaning dan Irene (Anggota DPR RI Komisi I Fraksi PDI Perjuangan).

3. Pukul 12.15 – 14.00 WIB :
Bapak Djarot meninggalkan tempat acara pengobatan gratis menuju Kecamatan lain, untuk melanjutkan kampanye dengan mengunjungi acara kawinan salah satu warga. Seluruh aparat Kepolisian mengikuti rombongan Djarot. Tempat pengobatan gratis hanya dijaga dua Polisi dan dua anggota Bawaslu.
Sekelompok massa dengan atribut dan bendera agama tertentu melakukan aksi mengecam acara pengobatan gratis. Mereka berteriak Baguna PDI P Kafir. Mereka juga meminta agar pengobatan segera dibubarkan. Tidak perlu berobat ke Baguna karena sudah ada Puskesmas.
Awalnya teriakan dan berangsur menggunakan cara kekerasan. Mobil-mobil Baguna yang di parkir mulai ditendangi. Massa juga memaksa Ribka Tjiptaning dan Irene (keduanya anggota DPR RI) untuk membuka baju kotak-kotak yang dikenakannya saat itu.
Kedua anggota DPR RI ini menolak melepas baju kotak-kotak. Dua Polisi dan dua anggota Bawaslu tidak bisa berbuat apa-apa dan membiarkan tindakan anarkis sekelompok orang yang menentang acara pengobatan gratis itu.

4. Pukul 14.00-14.30 WIB :
Ribka Tjiptaning memutuskan pengobatan gratis yang dilakukan Baguna DPP PDI Perjuangan untuk diakhiri karena tidak ada jaminan keamanan dan menghindari jatuhnya korban warga setempat, walau masih banyak warga yang sedang antri untuk diperiksa dan mendapat obat.

Atas kejadian ini,saya selaku Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan akan melaporkan ke Bawaslu melalui Ketua Bidang Hukum DPP PDI Perjuangan, yang di Ketuai Trimedya Panjaitan. Agar kejadian ini diproses sesuai dengan ketentuan hukum,” tulis Ribka.

Bagaimana pendapat anda dengan aksi tidak terpuji dari ormas ini ?

Library : Netralitas

Iklan

Responses

  1. Yang kayak begitu mending suruh kepalestina sekalian,biar tahu rasa.

    Disukai oleh 1 orang


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: