Sidang Kasus Ahok Malah Jadi Kampanye Gratis Ahok

image

Masshar2000.Com – Apa kabar penista agama ?
Suasana persidangan yang biasanya tegang dan serius mendadak riuh dengan gelak tawa. Persidangan ke-9 kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dilaksanakan hari ini Selasa tanggal 7 Februari2017.

Nelayan Pulau Seribu bernama Jaenudin, dihadirkan oleh Jaksa. Diakhir kesaksian, Hakim memberikan kesempatan kepada Jaenudin jika ingin mengubah atau menambahkan kesaksiannya.

Tidak ada (tambahan), Pak” Ujar Jaenudin, lalu dia meneruskan.

Saya mau salaman saja (dengan Ahok)”. Ujar Jaenudin di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Ahok bersama seluruh pengunjung persidangan sontak tertawa terbahak-bahak karena sebelumnya saat memulai kesaksian, Jaenudin mengatakan bahwa dia tidak mengenal Ahok, bahkan bersalaman pun tidak pernah. Jaenudin hanya mengenal Ahok sebatas Gubernur DKI.

Majelis Hakim memperbolehkan Jaenudin bersalaman.
Boleh (salaman), tapi di akhir kesaksian ya. Kalau sebelum, belum boleh,”

Di depan majelis hakim, Jaenudin mengatakan saat Ahok mengutip surat Al Maidah di Pulau Pramuka, baik dirinya maupun warga tidak ada yang marah.

Enggak ada (yang marah), biasa saja,” ujar dia.

Nah sekali lagi pemirsa , kesaksian ini dari penduduk setempat dan menambah daftar kesaksian dari warga ditempat kejadian yang tidak merasa Ahok menistakan agama. Orang yang hadir disana. Dia mengatakan bahwa tidak ada yang marah saat itu. Selain saksi yang dulu pernah dihadirkan, memang tidak ada warga Pulau Seribu yang menyatakan bahwa ucapan Ahok menistakan agama.

Tidak ada satupun warga yang marah akibat ucapan Ahok. Ini juga dibuktikan ketika Ahok mendatangi Pulau Seribu. Warga disana menyambutnya dengan begitu antusias. Masa penista agama diperlakukan seperti itu?

Nah , jika dilihat dari sidang pertama sampai ke 9 ini , malah sebenarnya menguntungkan Ahok , kenapa ?
Karena saksi yang di hadirkan bisa dibilang semuanya kurang memenuhi syarat dan hanya menjadi cacian dan bully’an di medsos , ingat kasus FITSA HATS kan ?
Saksi terkesan mengada-ada dan Ahok justru mendapat nilai plus dimata masyarakat , bukan hanya di jakarta saja namun di seluruh Indonesia .

Apa nilai plusnya ?
Jelas Ahok akan dinilai menjadi obyek yang di dholimi , penjelasan para saksi jelas malah menunjukkan bahwa mereka benar-benar tidak tahu apa yang mereka tuntut , kecuali hanya satu kalimat ” penjarakan Ahok ” .
Sungguh ini jelas-jelas sangat menguntungkan Ahok , disiarkan seluruh tivi berita , disaksikan jutaan orang pemirsa dan muncul persepsi bahwa Ahok di keroyok dan di dholimi .
Kata di dholimi terbukti sangat ampuh untuk menggaet pendukung , ingat 2004 , SBY jadi presiden karena masyarakat menilai SBY didholimi dan di kuyo-kuyo Mega , tahun 2014 jokowi dinilai didholimi , di fitnah di jelek-jelekkan dan ternyata malah mendapat simpati luar biasa dari masyarakat dan akhirnya menjadi pemenang pilpres.

Dan dari sidang pertama sampai ke 9 kasus Ahok ini , yang paling merugikan Ahok adalah hanya pada sidang ke 8 yang menghadirkan ketua MUI  Ma’aruf Amin yang juga sesepuh dan pimpinan NU , dimana Ahok tampak mengancam sesepuh NU tersebut dan berujung pada marahnya warga NU .

Kalau dinilai dari 9 kali sidang ,  Ahok dapat poin 8 , sementara penuntut hanya dapat nilai 1 , dan beruntunglah si Ahok .

Jadi kesimpulannya , kalau mau menghadirkan saksi , pilihlah yang bener-benar kredibel , misalnya seperti ketua MUI kemarin .
Tapi susah juga ya , karena Ahok dan pengacara sudah sepakat untuk no coment jika saksinya dari MUI .

Oalah Hok ..Hok , jadi orang kok beruntung terus .

BACA JUGA :

Kisah Sayyidina Ali Kalah Dalam Pengadilan Islam

Iklan

One thought on “Sidang Kasus Ahok Malah Jadi Kampanye Gratis Ahok

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s