Iklan
Oleh: masshar2000 | 16 April 2017

Beda Dengan Aksi-Aksi Sebelumnya , Begini Konsep Tamasya Al-Maidah

image

Masshar2000.Com -Pilkada Jakarta putaran kedua yang tinggal beberapa hari ini ternyata makin ramai dibicarakan .

Suhu politik di Jakarta jelas mulai memanas , isu pembagian uang , sembako dari masing-masing paslon sudah tersebar luas di jejaring media sosial , artinya tidak ada satupun yang memang bersih dari politik uang , karena memang ujung-ujungnya untuk menggaet suara sebanyak-banyaknya .

Biar tidak dikira hoax karena tidak ada gambarnya , berikut foto-foto yang sudah menyebar di medsos ,

image

image

Nah , beberapa waktu lalu pernah beredar wacana tamasya al Maidah untuk mengamankan jalannya pilkada pada hari pencoblosan .
Tentu saja acara ini di sponsori oleh beberapa tokoh muslim yang ada di Jakarta .Namun biarpun nama acaranya bernuansa islami , tapi acara ini jelas bukan acara keagamaan tapi agenda politik yang dipersiapkan untuk menjegal pasangan Ahok-Djarot .

Tokoh-tokoh besar muslim dari Muhammadiyah , NU bahkan dari MUI sendiri sebenarnya sudah menghimbau agar acara ini tidak jadi dilaksanakan .Mereka beralasan karena pasti akan mengganggu keamanan menjelang hari pencoblosan dan suasana makin tidak kondusif .
Namun sepertinya mereka tetap ngotot agar acara ini tetap bisa berjalan .

Dari pantauan jpnn.com , acara ini akan di hadiri oleh 1,3 juta warga muslim yang akan datang dari berbagai penjuru daerah di Indonesia menuju Jakarta pada 19 April nanti, tepat di hari H pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Lewat gelaran bertajuk Tamasya Al Maidah, gerakan ini untuk ikut mengawal pelaksaan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta serta mengawal pemenangan pasangan calon (paslon) dari golongan muslim, sebagaimana ditegaskan dalam Al Quran Surat Al Maidah ayai 51.

Namun tidak seperti format aksi-aksi bela Islam sebelumnya, aksi kali ini berupa pengawalan terhadap tempat-tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di aseantero Jakarta. Karenanya, menurut Ketua Panitia Tamasya Al Maidah Ustaz Ansufri ID Sambo, aksi ini akan digelar di seluruh tempat pemungutan suara di DKI Jakarta.

Lebih jauh dijelaskan, sekitar 1,3 juta umat Islam akan mengawal 13 ribu TPS dalam rangka Tamasya Al Maidah.

Di Jakarta ada sekitar 13 ribu TPS. Di sana kita mengawal, memantau supaya pelaksanaan pilkada berjalan adil, jujur dan demokratis,” kata Ansufri di Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (14/4).

Menurut Ansufri lagi , kegiatan ini akan memiliki konsep berkumpul dan silaturahmi. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini akan dikemas semenyenangkan mungkin.

Namanya juga tamasya. Jadi kumpul-kumpul, rekreasi bersama keluarga, saudara, teman di TPS. Sembari silaturahmi. Ini dibuat sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan menyeramkan,” paparnya.

Untuk teknis pelaksanaan kegiatan kata dia, nantinya ada sebanyak 100 orang yang akan menjaga satu TPS. Di TPS nanti akan ada  pendataan terhadap mereka yang akan menjaga TPS.
Jadi, Insha Allah sebanyak 1,3 juta (pengawal) akan datang,” tambahnya.

Dia menuturkan, penjagaan dilakukan dari mulai waktu pencoblosan hingga selesainya waktu penghitungan suara. Mereka yang berjaga akan diminta untuk menjaga ketertiban, kedamaian dan keamanan di tempat itu.

Selain itu, mereka nanti akan memberikan dukungan kepada umat Islam yang memilih supaya mereka tidak takut dalam menentukan pilihannya. Sehingga mereka dengan enjoy menentukan pilihannya. Lalu juga, kita harap mereka di situ berdoa, Jakarta khususnya, Indonesia umumnya jadi damai,” tutur Ansufri.

Apakah ini bukan bentuk halus intimidasi kepada pemilih ?
Bayangkan pemirsa  , dengan pemilih yang berjumlah 7 jutaan dikawal 1,3 juta orang pendatang , artinya 1 orang pendatang akan mengawasi 6 orang warga asli jakarta pada hari itu .

Apakah ini bukan bentuk intimidasi halus kepada para pemilih di Jakarta ?

Tapi tunggu dulu , apakah anda yakin peserta tamasya ini akan sesuai target mereka 1,3 juta orang , atau anda juga akan ikut bertamasya bersama mereka ?

image

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: