Iklan
Oleh: masshar2000 | 17 Mei 2017

Mengenal Niluh Jelantik Si Tukang Sepatu Yang Mendunia

image

Masshar2000.Com – Di berbagai media sosial tentu kita sering mendengar nama Niluh Djelantik , bahkan di grub jual beli facebook pun ada yang memakai namanya . Sebenarnya siapa si Niluh Djelantik ini .

Yang penasaran silahkan baca sampai tuntas ya ..
Asli nama ini memang beken banget walau tidak banyak yang tahu siapa dia sebenarnya .

Semua orang berlomba untuk mempersembahkan karya terbaiknya untuk masyarakat dan tentunya untuk bangsa dan negara . Dan banyak cara untuk bisa mengharumkan nama baik bangsa, salah satunya adalah lewat hasil karya yang kita punya.

Namun untuk bisa jadi orang yang sukses tidak semua orang bisa meraihnya , banyak pula yang gagal ditengah jalan dan akhirnya menyerah . Akhirnya semua butuh sebuah proses merasakan manis pahitnya perjuangan, wajib melewati proses jatuh bangun yang nantinya bakal ngebuat kita jadi TOP Generation.

Kalau ngomongin tentang mengharumkan nama bangsa, ada satu nama orang TOP yang mampu membuat TOP Indonesia, yaitu Niluh Djelantik.

Dia memiliki nama panjang Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, sekarang adalah Founder dari label sepatu ternama Niluh Djelantik.
Putri dari pasangan Ni Nyoman Palmi dan Putu Djelantik ini dari kecil memang tidak pernah dibelikan sepatu yang pas, ibunya selalu membelikan sepatu yang ukurannya 2 sampai 3 kali lebih besar makanya harus diganjel saat Niluh memakainya, diganjel pakai kertas ataupun kain gan! .
Ini kalau orang Jawa bilang ” Ngunduri Gede ” alias Kalau udah gede masih bisa dipake . Biasanya ibu-ibu di Jawa akan seperti itu saat membelikan sepatu , baju atau celana …Hahaha prinsip ekonomi ya guys .

Seperti yang dialami Niluh kecil saat dibelikan sepatu , seringkali ketika tubuhnya bertambah besar dan ukurannya sudah pas di kaki, sepatunya sudah keburu rusak atau berlubang, sampai-sampai niluh bilang ke mamanya “Ma, nanti kalau aku udah gede, bisa cari uang sendiri. Aku pengen pengen beli sepatu yang pas deh”.

image

Hingga akhirnya keinginan itu pun baru bisa kesampean pas lulus kuliah dan sudah punya penghasilan sendiri hingga membeli sepatu berhak tinggi di kawasan Blok M, Jakarta sehaga Rp 15.000.
Meskipun ukurannya udah pas, namun sepatu pertama yang dibelinya terasa gak nyaman saat dipakai . Pengalaman inilah yang membuat Niluh tergugah untuk membuat sepatu yang pas dan nyaman di kaki.

Memutuskan Pulang Kampung

Hingga pada suatu ketika Niluh memutuskan meninggalkan Jakarta dan kembali ke kampung halamannya. Di Bali, Niluh bekerja di perusahaan milik Paul Ropp pengusaha asal Amrik bergerak di bidang Fashion sebagai Direktur Marketing dan berhasil meningkatkan penjualan perusahaan tersebut hingga 330%. Dikarenakan jatuh sakit dan Dokter melarang untuk tidak berpergian jauh dalam waktu 6 bulan, akhirnya Niluh memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya. Selang beberapa lama, Niluh bertemu Cedric pengusaha yang biasa memasarkan produk buatan Indonesia di Eropa.

Prinsip dan Konsistensi Antarkan Niluh Jadi TOP Generation

Untuk jadi orang TOP GENERATION tentunya butuh perjuangan yang terkadang ga semulus yang kita bayangkan , lihat saja proses dimana Niluh pulang kampung dan menderita sakit sampai akhirnya memutuskan untuk fokus pembuatan sepatu high heels. Setiap perempuan harusnya bisa pakai sepatu hak setinggi 12cm dengan nyaman, itulah prinsip dari Niluh yang hingga pada suatu sore-sore di depan rumah sambil minum Top coffee susu, terlintas buat ciptain sepatu dengan nama NiLou yang artinya cinta.

Seperti biasanya Niluh selalu ditemani Top coffee susu yang bisa bikin ide ngalir terus, Niluh pun selalu mengerjakan semua dengan konsep handmade agar terjaga kualitasnya dan tetap bagus.
Sambil ditemani Top coffee susu kesukaannya , Niluh mengarahkan tukang-tukangnya dari memotong bahan, menjahit sampai membentuk hak sepatu. Berkat kerja keras sehingga bisa ngebawa Niluh Djelantik menjadi salah satu anak bangsa yang TOP banget .

image

Dan tak disangka, koleksi pertama Nilou langsung booming di Prancis. Pesanan pun membludak hingga 4.000 pasang . Dari situlah Niluh memulai hubungan profesionalnya dengan mendesainkan sepatu untuk beberapa perancang busana dunia seperti Nicola Finetti, Shakuhachi, Tristanblair, dan Jessie Hill. Sederet pencapaian suskes dari Niluh Djelantik pun ditorehkan, bahkan sejumlah selebriti Hollywood, seperti Uma Thurman, supermodel Gisele Bundchen Tara Reid, dan Robyn Gibson (mantan istri Mel Gibson) adalah sebagian perempuan yang menyukai memakai sepatu Nilou.

Di tengah kesuksesannya, cobaan datang menghampirinya . Sepatu Nilou yang sudah mendunia ternyata sudah didaftarkan pihak lain. Penolakan itu tak membuat Niluh bergeming dan akhirnya kongsi pun pecah. Tak ingin terlalu lama tenggelam dalam kesedihan, sesaat setelah menikmati secangkir kopi susu, semangat untuk mencoba peruntungan berbisnis sepatu muncul kembali. Kali ini Niluh memberanikan diri berjuang sendiri membangun usaha sepatu bermerek “Niluh Djelantik” dan agar tidak terulang, Brand Niluh Djelantik pun langsung ia dipatenkan.

High Heels buatannya kembali melanglang buana di Eropa, Australia dan Selandia Baru. Bahkan aktris ternama, Julia Robert memakai produk Niluh, ketika pembuatan film ‘Eat Pray Love’ di Bali. Akhir kerja kerasnya yang membuahkan hasil, Pecinta Top coffee susu ini meraih Best Fashion Brand & Designer The Yak Awards in 2010. Dinominasikan sebagai Ernst & Young for Ernst & Young Entrepreneurial Winning Women 2012 Awards.

Niluh Djelantik adalah salah satu TOP Generation yang menginspirasi karena bisa mengharumkan nama bangsa.
Ini adalah sepenggal kisah jatuh bangunnya Niluh Djelantik yang bisa jadi pembelajaran dan inspirasi buat kita semua anak muda Indonesia yang ingin membangun usaha.
Ya , dialah Niluh Djelantik si tukang sepatu yang mendunia .

Ayo teman , jadilah trendsetter jangan hanya jadi follower …

Library : kaskus , idntime

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: