Iklan
Oleh: masshar2000 | 30 Mei 2017

Bilang Bom Kampung Melayu Rekayasa , ARP Diciduk Polisi dan Kini Minta Maaf

image

Masshar2000.Com – Beberapa hari lalu bom panci kembali terjadi di Kampung Melayu Jakarta Timur . Masyarakat pun bertanya-tanya siapa yang meledakkan bom bunuh diri tersebut dan apa motifnya karena bertepatan dengan pawai obor yang dilakukan warga Jakarta untuk menyambut datangnya bulan ramadhan .

Pasca kejadian , polisi sudah mengidentifikasi korban dan mengatakan kalau pelaku masih berafiliasi dengan jaringan ISIS . Akibat dari bom bunuh diri tersebut , 5 orang meninggal termasuk pelaku dan 3 orang anggota kepolisian .

Berbagai kalangan mengucapkan bela sungkawa dan menggunakan tagar #prayforjakarta dan #kamitidaktakut yang langsung menjadi trending topik di twitter.

Namun berbeda dengan apa yang dikatakan Ahamad Rifa’i Pasra (ARP 37) , bukannya berempati terhadap para korban , tapi ARP malah mengatakan bahwa bom tersebut adalah setingan atau rekayasa pengalihan isu . Sungguh ini adalah postingan orang yang tidak beradap , bukannya berempati pada korban dan mendoakannya , tapi dia malah bilang bom rekayasa.
Tulisan ARP pun jadi viral dan akhirnya sampai ke divisi humas polri yang berujung ARP diciduk aparat.

ARP akhirnya mengaku menyesal telah memposting informasi sesat yang menyebut peristiwa bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur sebuah rekayasa. ARP pun menyampaikan permohonan maafnya kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan publik.

“Kami dari kuasa hukum diminta menyampaikan surat terbuka permintaan maaf pada bapak Kapolri dan masyarakat Indonesia yang sudah tersakiti akibat status FB-nya yang viral di dunia maya terkait bom Kampung Melayu dan peristiwa lainnya,” ujar M Ihsan selaku kuasa hukum ARP seperti dikutip dari detikcom, Senin (29/5/2017).

Ihsan mengatakan istri ARP memintanya untuk mendampinginya setelah suaminya dijemput polisi dari rumahnya di Padang Panjang, pada Minggu (28/5) sore.
“Istri ARP menceritakan bahwa dia saat ini sedang hamil 5 bulan dan punya 2 anak perempuan usia 5 tahun dan 3 tahun,” ujar Ihsan.

image

ARP paling kanan mengenakan lengan panjang gelap

Sambil menangis, istri ARP memohon pendampingan hukum bagi suaminya itu kepada Ihsan. Sejak Senin (29/5) siang hingga malam, Ihsan mendampingi ARP selama pemeriksaan.

“Terlihat penyesalan dan kesedihan di raut muka ARP sehingga dia menuliskan surat permintaan maaf pada Bapak Kapolri dan penyesalan atas kebodohan dan kesalahannya menulis di FB sehingga menyakiti banyak orang,” ungkapnya.

Berikut isi surat permohonan maaf ARP kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian :

image

Kepada Yth.
Bapak Kapolri
di 
Tempat

Saya yang bertanda gangan di bawah ini:
Nama: Ahmad Rifa’i
Jenis Kelamin: Laki-laki
Tempat Tanggal Lahir: Rao, 19 Agustus 1980
Agama: Islam
Pekerjaan: Karyawan Swasta
Kewarganegaraan: Indonesia

Alamat: Jl Sutan Syahrir No 36 RT 06/07 Keluraham Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Bart, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat

Dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kekeliruan dan kekhilafan yang saya lakukan dengan pernyataan saya di Facebook yang telah merugikan dan mencemarkan nama baik Bapak dan pihak-pihak lain yang saya sebut dalam Facebook tersebut.

Istri saya saat ini sedang hamil 5 bulan dan anak saya usia 5 tahun dan 3 tahun sangat membutuhkan kehadiran saya dan saya tidak dapat membayangkan nasib mereka selama saya ditahan, semua terjadi karena kesalahan dan kekeliruan saya. Sekali lagi saya mohon dengan setulus-tulusnya agar Bapak dapat memaafkan saya.

Jika Bapak memaafkan dan mengijinkan saya pulang ke rumah, saya siap membuat perjanjian dan memenuhi segala persyaratan yang Bapak ajukan dan sesuai kemampuan saya.

Atas kemurahan hati Bapak saya ucapkan terima kasih.

Jakarta, 29 Mei 2017

Ahmad Rifai

Nah , mulai sekarang berhati-hatilah dalam menulis di sosmed , mungkin hanya keisengan tapi itu bisa berakibat fatal dan hukuman penjara .

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: