Iklan
Oleh: masshar2000 | 24 September 2017

Surat Resmi Menkopolhukam Soal Pernyataan Panglima TNI Nobar Film G30 S/PKI dan 5000 Senjata Ilegal

image

M2000 – Beberapa hari terakhir , media sempat dibuat geger dengan pernyataan Panglima TNI Gatot Nurmantyo soal pemutaran film G30S/PKI di seluruh jajarannya .
Pernyataan ini tentu saja direspon beragam oleh masyarakat .

Beberapa masyarakat ada yang setuju karena menganggap itu adalah film dokumenter sejarah yang tidak boleh dilupakan .
Namun disatu sisi , terutama aktifis 98 yang berhasil menggulingkan rezim Suharto menyatakan keberatan karena di film tersebut banyak yang tidak sesuai dengan fakta sejarah dan hanya memunculkan sosok Suharto sebagai pahlawan dan ujung-ujungnya untuk melanggengkan kekuasaan ORBA .

Namun kenyataannya dilapangan justru , hanya karena film ini , malah banyak menimbulkan permusuhan setidaknya di sosmed .
Mereka yang setuju film ini diputar menganggap mereka yang tidak setuju sebagai antek PKI , ini kan lucu , logikanya darimana , mereka yang tidak setuju itukan karena sosok Suhartonya bukan karena PKI nya .

Kalau menurut Gubenur Lemhanas Letjen purn Agus Widjojo , sekarang masih mirip jaman 65-65 saling mencurigai dan gampang menuduh orang PKI  , belum bisa berdamai dengan masa lalu .

Sekedar informasi saja , film inipun sebenarnya sudah tidak boleh diputar lagi pasca reformasi 98 oleh menteri penerangan pada waktu itu .
Presiden Jokowi pun sebenarnya sudah mengatakan agar film ini dibuat versi yang lebih baru lebih milenial agar bisa diterima generasi muda sekarang .

Dan belum selesai kasus film G30S/PKI ,
dalam acara silaturahmi bersama Purnawirawan TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat lalu (22/9), Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan adanya institusi yang berencana mendatangkan 5.000 pucuk senjata secara ilegal ke Indonesia.

“Tapi datanya pasti kami akurat, ada kelompok institusi yang akan membeli lima ribu pucuk senjata. Bukan militer, ada itu,” bebernya.

Menurut Gatot, institusi dimaksud mencatut nama Presiden Joko Widodo.
Memakai nama presiden, seolah-olah itu dari presiden yang berbuat, padahal saya yakin itu bukan presiden. Informasi yang saya dapat kalau tidak A1 saya tidak akan sampaikan di sini,” jelasnya.

Gatot memastikan bahwa pihaknya akan terus mengawasi institusi yang memesan 5.000 senjata tersebut.

Atas informasi tersebut , Menkopulhukam akan melaporkan temuan itu ke presiden .
Dan kelanjutannya selang dua hari setelah pernyataan Gatot tersebut muncul Surat Keterangan resmi dari Menkopulhukam terkait berita tersebut .

image

Klik untuk memperbesar

Dalam SK Menko Polhukam tersebut , Jenderal (Purn) TNI Wiranto meluruskan pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di hadapan para purnawirawan hari Jumat lalu (22/9).
Menurut Wiranto dalam jumpa pers Minggu sore (24/9) di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, pembelian senjata yang dilakukan institusi di luar TNI berjumlah 500 pucuk senjata, bukan 5.000.

Semua senjata yang dibeli itu untuk keperluan intelijen dan tidak dilakukan diam-diam.
“Jadi itu 500 pucuk, untuk kepentingan intelijen,” tegasnya.

Menurutnya, pembelian senjata itu juga sudah dianggarkan dalam APBN. Selain itu, senjata tersebut juga bukan diimpor dari luar negeri sebagaimana disebutkan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. “Pembuatannya di Pindad,” tegas Wiranto.

Jadi sudah jelas bahwa pernyataan Gatot tersebut kurang tepat menurut versi Menkopolhukam …Apakah ini blunder bagi Gatot ?

Sesaat setelah muncul pernyataan resmi dari Menkopolhukam , sejumlah wartawan pun berhasil menemui Gatot untuk menanyakan perihal tersebut , karena menurut data yang beredar di masyarakat , isu ini sangat menakutkan apalagi bersamaan dengan munculnya isu kebangkitan PKI .

Gatot pun menjawab bahwa pernyataan itu memang benar dia yang mengatakan didepan para purnawirawan .

Ya itu 1000% saya yang mengatakan , tapi bukan dalam jumpa pers , itu dalam acara silaturahmi , kalau ada yang menyebarkan ya saya tidak akan mengomentari karena bukan jumpa pers “.

Jadi apakah ini blunder bagi Gatot , atau apakah Gatot salah memilih inteligennya karena menyampaikan info tidak akurat ?

#EMANG GUE PIKIRIN

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: