Iklan
Oleh: masshar2000 | 9 Oktober 2017

Sisi Lain EGGY SUDJANA , Si Politikus Gagal

image

M2000 – Nama Eggy Sudjana mulai mencuat tatkala menjadi pengacara Habib Rizieq .
Padahal sebelum ini , Eggy sudah malang melintang sebagai aktivis , bahkan menurut wikipedia , Eggy adalah salah satu pendiri Front Pembela Islam FPI pada 1998 silam .

Eggi Sudjana sebelumnya memang terkenal sebagai aktivis yang garang dan sering mengumbar ancaman kepada siapapun lawan politiknya .
Berulang kali dia menyerukan boikot, hingga pernah mengancam akan mengkudeta presiden terpilih Jokowi-JK pada tahun 2014 lalu.

Membaca statemennya yang begitu garang akhir-akhir ini , saya terusik untuk mencoba menelusuri jejak Eggi Sudjana di dunia digital. Dunia dimana riwayat seseorang terekam dengan baik dari media online pada jamannya .
Menurut saya, keliru jika kita melihat Eggy Sudjana sebagai seorang aktivis. Setiap langkah yang diambilnya lebih menyiratkan dia sebagai politisi dibandingkan aktivis , karena seorang aktivis sejati tidak akan pernah mau terjun di politik praktis .
Nah jika anda melihat seseorang yang dulunya getol menyuarakan kebenaran dan membela rakyat atau sering demo , tapi sekarang masuk ke ranah politik , jangan sebut lagi mereka aktivis , tapi bolehlah menyebutnya mantan aktivis .

Untuk Eggy sendiri , ada satu sisi yang menarik dari sosok yang satu ini . Dia adalah sosok yang pantang menyerah, meskipun berkali-kali gagal. Sungguh dia adalah sosok yang tabah dalam menghadapi cobaan politik Indonesia yang begitu kejam.
Eggy Sudjana tercatat sebagai anggota kehormatan Partai Bulan Bintang (PBB) dan sebagai salah satu pendiri PBB, bersama dengan Yusril Ihza Mahendra.
Kedudukan yang begitu mentereng dalam partai yang mengklaim dirinya sebagai penerus Masyumi ini. Tapi, kilau kedudukan ternyata tidak mampu mengantarkannya menuju Senayan.

Pada tahun 1999, ketika dia mencoba maju sebagai calon anggota DPR RI dari PBB, Eggy Sudjana gagal membius calon pemilihnya dan gagal menjadi anggota DPR.
Pada tahun 2000, Eggi Sujana kembali mencoba peruntungannya dengan maju menjadi calon ketua umum PBB, partai yang ikut didirikannya. Dia bersaing dengan Yusril Ihza Mahendra ketika itu.
Dilihat dari sisi manapun popularitas Yuzril memang jauh dibandingkan dengan Eggi Sudjana. Tapi, bukanlah Eggi namanya kalau tidak berani menghadapi Yuzril. Dan terbukti, Eggi kalah dari Yuzril ketika itu.

Perjuangan Eggi tidaklah cukup sampai disana, pada tahun 2004, Eggy Sudjana kembali mencoba melaju sebagai calon anggota DPR RI dengan berpindah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP), namun sayang, keberuntungan belum juga membawa Eggy Sudjana melaju ke senayan ketika itu. Eggi menemukan kegagalan untuk kesekian kali.
Namun sekali lagi , jangan kira Eggy akan berhenti sampai disini. Anda salah ketika mengira Eggy akan menerima begitu saja kegagalannya. Tidak ada kata takluk pada kegagalan dalam kamus seorang Eggy Sudjana.

Pada tahun 2006, Eggi mendeklarasikan dirinya sebagai salah satu calon ketua umum PPP. Lagi-lagi Eggi menemukan hal yang sama seperti sebelumnya, sebuah kekalahan. Eggi dikalahkan oleh Suryadharma Ali ketika itu.
Sungguh sebuah kenyataan pahit yang harus ditelah Eggi untuk kesekian kali.

Lelah dengan perjuangannya yang tak kunjung menemui keberhasilan dalam partai. Eggy kemudian berubah haluan dengan dalih tidak tertarik lagi menjadi anggota DPR lantaran citra lembaga ini sudah terpuruk di masyarakat.
Namun anehnya pada tahun 2009, dengan semangat yang tak pernah pudar, Eggy kembali mencalonkan diri menjadi calon anggota DPD RI. Pesona Eggi yang garang ternyata tidak juga mampu membius warga Jawa Barat. Eggy kembali harus menelan pil pahit kegagalan. Kegagalan yang datang lagi dan lagi.

Semangat pengabdian Eggy Sudjana memang tidak pernah surut. Pada tahun 2010 dia mencoba turut serta dalam pemilihan ketua KPK. Hanya saja, Eggy kembali harus kecewa. Lantaran Eggy tidak berhasil lolos seleksi.
Merasa setiap kegagalannya tidak cukup. Eggy Sudjana mencoba melengkapinya dengan gagal maju sebagai calon indenpen pada Pemilihan Gubernur Jawa barat di tahun 2013. Kegagalan Eggy ada di tahap verifikasi KPU Jawa Barat disebabkan dia hanya mampu menyerahkan 100.000 lembar fotokopi KTP dari 1,5 juta yang menjadi syarat minimum untuk maju sebagai calon independen.

Jangan dikira lagi , itu adalah akhir dari nafsu Eggy yang ingin disebut sebagai politisi tulen atau minimal anggota dewan yang terhormat syukur-syukur jadi kepala daerah .
Dari barat pindah ke timur. Gagal di jawa barat, Eggy kemudian pindah ke Jawa Timur.
Di tahun yang sama Eggy maju sebagai calon Independen pada pemilihan Gubernur Jawa Timur.
Disini Eggi menemui secercah harapan akan sebuah keberhasilan. Dia berhasil melalui tahap verifikasi dan maju sebagai Cagub Jawa Timur.

Ada satu kejadian dramatis ketika Eggi Sudjana maju sebagai Cagub Jawa Timur tahun 2013 lalu. Dia dan Timsesnya menyelenggarakan acara istihgotsah di Aula Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Acara ini sendiri menargetkan pengumpulan massa sebanyak 4.000 orang. Tapi, yang datang hanya puluhan orang saja bahkan tidak sampai 100 orang .
Dari 4.000 undangan yang disebar Timsesnya, hanya sekitar 30 orang yang hadir sejak pagi. Dan menjelang siang satu per satu dari mereka meninggalkan lokasi hingga menyisakan 20 orang saja.

image

Eggy saat menjadi pengacara tim Prabowo-Hatta

Pemilihan Gubernur Jawa Timur berakhir dengan menyisakan kenyataan pahit untuk Eggy Sudjana. Perolehan suaranya berada dalam posisi paling bontot ketika itu, posisi paling sedikit diantara calon lainnya. Dan Eggy pun, untuk kesekian kalinya menemukan kegagalan.

Tahun 2015 lalu Eggy Sudjana berhasil menjadi Ketua Umum Partai Pemersatu Bangsa (PPB). Dia dikukuhkan sebagai Ketua Umum PPB periode 2015-2020.
PPB adalah partai yang didirikan tahun 2001 oleh Soenarko dan Tommy Soeharto. Meskipun telah berumur 15 tahun, partai ini belum pernah sekalipun lolos verifikasi untuk menjadi peserta Pemilu.
Dan dengan modal sebagai ketua partai ini, Eggy rencananya akan mencoba kembali berkarir di dunia politik dengan maju sebagai Cagub Jawa Barat tahun 2018 nanti.

Akankah Eggy berhasil atau melengkapi sederet kegagalannya?
Kita tunggu saja di tahun 2018 nanti.
Sekian panjang perjuangan Eggy untuk menjadi siapa-siapa, tapi kenyataan memang berkata berbeda. Eggy tetap menjadi bukan siapa-siapa dalam kancah perpolitikan tanah air. Meskipun Eggy kenyang dalam dunia keorganisasian dan politik maupun aktivis ,nyatanya semua kegagalannya justru menunjukkan bahwa dirinya bukanlah siapa-siapa di negri ini .

Oya , tanpa merendahkan profesi Eggy Sudjana , dia adalah pengacara yang penuh kontroversi . Eggy pernah menjadi pengacara bupati Garut Aceng Fikri dengan kasus nikah kilat dan pemakzulannya , juga pernah menjadi pengacara tim Prabowo-Hatta saat menggugat hasil pilpres , kemudian sempat juga menjadi pengacara bos First Travel walaupun akhirnya mundur  dan tentunya kembali menjadi pengacara Rizieq Shihab sampai sekarang .

image

Eggy yang juga pendiri FPI menjadi pengacara Rizieq Shihab sampai sekarang , mungkin seumur hidup

Mungkin Eggy memang cocoknya di air jadi pengacara , karena terbukti laris dan kasusnya pun jadi headline media massa , setidaknya daripada menjadi politisi gagal .

Kopi itu memang pahit jendral … tapi tak sepahit kegagalan yang sistematis , terstruktur dan masif .

Salam literasi ,

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: