Iklan
Oleh: masshar2000 | 12 Oktober 2017

Said Agil Minta Kelompok Ini Diusir Dari Indonesia

image

M2000 –  Apakah anda ingin negara Indonesia ini menjadi seperti Suriah , Irak atau Yaman ?
Sudah barang tentu anda pasti tidak akan mau bukan , karena ketiga negara tersebut sudah beberapa tahun dilanda perang saudara .

Mereka yang radikal merasa paling benar dan memberontak kepada pemerintah yang sah .
Merekapun melakukan berbagai propaganda melalui video kekerasan yang mereka edit seolah-olah pemerintah melakukan kekerasan pada rakyatnya .
Inilah hoax yang di sebarluaskan pemberontak untuk mempengaruhi warga agar bergabung dengan mereka memerangi pemerintah yang mereka sebut thogut .
Alih-alih berjuang melalui jalur politik , mereka malah memprofokasi warga dengan alasan jihat menjadi mujahid .
Pemerintah manapun pasti tidak akan tinggal diam menghadapi extrimis yang menghalalkan segala cara untuk berkuasa dan satu-satunya cara adalah memerangi mereka dengan mengangkat senjata .

Di Indonesia , kelompok seperti itu memang ada dan mereka mulai terang-terangan seakan tak merasa bersalah .
Mereka gigih menyerang pemerintah melalui medsos . Membuat berita hoax untuk menggiring opini , membuat sumpah serapah kepada para penyelenggara negara bahwa mereka adalah jelmaan dajjal …Apapun yang dibuat pemerintah adalah salah , bahkan seandainya pemerintah membantu mereka pun akan dianggap pencitraan …Entahlah mereka-mereka ini agamanya apa , karena setahu saya agama manapun tidak pernah mengajarkan seperti itu .

Nahdlatul Ulama atau NU melalui ketua umumnya Said Agil Siraj mengatakan jika ada kelompok-kelompok tertentu yang anti-Pancasila, maka Warga Negara Indonesia harus menolaknya, dan bila perlu diusir dari bumi Indonesia. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj.

image

“Jadi itu harus kita pahami bersama bahwa Indonesia bukan negara Islam, bukan negara Protestan, Katholik, Budha maupun Hindu. Tetapi, kita hidup di bumi Indonesia ini dalam keberagaman agama, etnis dan budaya yang berbeda, namun tujuan kita satu untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujarnya saat hadir memberikan sambutan pada acara Takbil Akbar Kebangsaan yang diselenggarakan di Masdjid Agung Al-Kautzar Kendari yang dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Tenggara HM Saleh Lasata dan pejabat TNI/Polri, serta sekira 2.000 umat Islam, Kamis lalu  (12/10/2017).

Oleh karena itu, kata dia, masyarakat Indonesia yang telah dianugerahi kekayaan alam yang melimpah dari Allah SWT dan belum tentu dimiliki oleh negara lain di dunia harus benar-benar dijaga dari tangan-tangan jahat yang ingin memecah belas persatuan dan kesatuan.

Islam, menurut Said Aqil, tidak mengajarkan adanya cara merakit bom, apalagi membentuk kelompok radikal dan teroris, tetapi Islam mengajarkan kasih sayang, saling menghormati dan menghargai satu sama lainnya.

“Apakah kita ingin seperti beberapa negara di Timur Tengah yang kini terpecah, saling memusuhi, perang antar-saudara yang akibatnya berdampak pada kesengsaraan rakyatnya karena setiap saat terjadi perang,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Para ulama di Timur Tengah, menurut dia, banyak yang belum memiliki jiwa nasionalisme dalam rangka mempertahankan kedaulatan bangsa untuk kepentingan bersama.

Di Indonesia, ditambahkannya, para ulama memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi diiringi dengan kesadaran bahwa bangsa Indonesia telah ditakdirkan menjadi bangsa yang majemuk sehingga kita wajib menghormati kebhinnekaan dan menghargai perbedaan.

Bagaimana pendapat anda ?

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: